Rabu, 02 Januari 2019

Taman Nasional Baluran, Surganya Pemburu Foto


Taman Nasional Baluran terletak di Desa Wonorejo Kecamatan Banyuputih Situbondo Jawa Timur. Destinasi ini merupakan salah satu wisata alam yang menjadi incaran para photo hunter.  Tidak mengherankan memang, sebab hutan yang memiliki luas area 25.000 ha ini memiliki banyak keanekaragaman flora fauna dan pesona alam yang mengagumkan.  Tak kurang dari 444 jenis tumbuhan dapat hidup dan beradaptasi sempurna di hutan ini.  Sebutlah salah satunya adalah sejenis bunga bangkai yang banyak kita jumpai di dekat Savana.
Penamaan Taman Nasional ini berasal dari nama Gunung Baluran yang berada di daerah ini. Pada awalnya tempat ini adalah Suaka Margasatwa berdasarkan ketetapan Gubernur no.9 tanggal 25 september 1937 stbl . 1937 no.544,  kemudian pada tahun 1980 bertepatan dengan hari Strategi Pelestarian Se-dunia, Menteri Pertanian mengumumkan Suaka margasatwa ini sebagai Taman Nasional Baluran. 

Hewannya Beragam

Keberagaman satwa dan jenis vegetasi yang ada telah menjadi daya tarik pemburu foto untuk berkunjung dan mendapatkan obyek-obyek photo yang menjual.  Jika anda berkunjung ke tempat ini anda dapat menyaksikan aktivitas berbagai hewan liar mulai banteng, ajag, kerbau, macan tutul, kera, bahkan kucing bakau, rusa, kancil, ayam hutan serta aneka jenis burung.  Tapi anda harus tetap waspada, karena anda berada di tengah rimba liar.

Savana Bengkol (dokumen pribadi)

Surga Tersembunyi Di tengah Rimba

Tak mau kalah dengan flora fauna yang ada, alam pun ingin ambil bagian tuk memikat pengunjung yang datang. Cantiknya Savana bekol menjadi surga tersembunyi di tengah rimba ini.  Di pagi dan menjelang malam pemandangan di tempat ini mampu menghipnotis pengunjung.  Semburat jingga yang memancar di balik Gunung Baluran laiknya lampu sorot yang mengaburkan gelapnya senja di Savana Bekol.  Ya, Taman Nasional Baluran  layak menjadi referensi liburan anda.
Savana

Biaya Masuk Taman Nasional Baluran

Lokasi ini dapat anda jangkau setelah anda membayar tiket masuk sebesar Rp.15.000,- untuk wisatawan domestik dan Rp.150.000 untuk wisatawan mancanegara. Setelah mengantongi ijin masuk, anda bisa memulai petualangan anda bersama keluarga. Perjalanan menuju savana memang cukup jauh dan bergeronjal, oleh karena itu sebaiknya anda masuk ke lokasi di pagi hari.  Jika malam datang, kegelapan akan membungkus perjalanan anda. 
Tak jauh dari savana, ada sebuah penginapan yang diperuntukkan bagi pengunjung yang ingin tinggal dan bermalam.

Dokumen pribadi

Pantai Bama

Selain savana, Taman Nasional ini juga memiliki pantai yang cukup menarik.  Pantai Bama namanya. Untuk menjangkaunya anda  harus melalui Savana terlebih dahulu.  Pantai Bama dilengkapi dengan fasilitas umum seperti toilet dan penginapan.  Anda bisa menyaksikan berbagai atraksi unik pada bulan-bulan tertentu seperti perkelahian rusa jantan, atraksi kera atau jika anda salah satu penggemar kegiatan memancing dan snorkling, maka di pantai ini anda bisa melakukannya.
Pantai Bama ini sendiri memiliki pos pantau yang berbentuk menara untuk menyaksikan berbagai aktivitas satwa liar seperti merak.  Sebenarnya di Taman Nasional ini ada 5 pos pantau lain selain Pantai Bama yaitu:

dokumen pribadi

  • Batangan, di lokasi ini anda bisa menjumpai Gua Jepang dan Pusat Informasi.  Ada species burung merak yang bisa kita saksikan
  • Bekol dan Sumiang.  Lokasi ini dilengkapi dengan wisma peneliti, wisma tamu serta menara pandang. Di sini anda bisa mengamati aktivitas banteng, kerbau liar, ayam hutan, rusa dan kijang.
  • Popongan, Sijile, Kalitopo, dan Sirontoh. Nah lokasi ini merupakan salah satu spot yang berbeda dengan yang lain, karena di sini anda bisa mengamati kehidupan burung migran, bersampan di laut serta menyaksikan aneka ikan hias.
  • Manting dan Air Kacip. Hati-hati, anda memasuki wilayah kekuasaan macan tutul. Pastikan kaca jendela anda tertutup rapat.  Oh iya, di sini ada mata air yang tak pernah kering loh.
  • Curah Tangis.  Buat kamu yang hoby panjat tebing, kamu bisa loh menguji adrenalin di tempat ini, sebab pos pantau ini dilengkapi dengan fasilitas panjat tebing setinggi 30 m dengan tingkat kemiringan 85%.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

Total Absen

Pengikut