Senin, 30 Januari 2017



"Stop!"

Seorang pria mencoba menghadang laju kendaraan kami.  Tubuh mereka berbalut jaket tebal dengan penutup kepala terbuat dari rajutan woll.  Seketika kami pun berhenti.  Pria berjaket biru dengan sebatang rokok di tangan kian dekat ke hadapanku. Kujejakkan kedua kakiku ke tanah, perlahan aku menghampirinya.

" Maaf kalian mau kemana?" tanyanya.  Kutangkupkan kedua tanganku di dada layaknya orang  Jawa.
" Kami rombongan blogger dari MalangCitizen.com. Tujuan kami ke sini adalah menikmati pesona Paralayang dan Omah kayu" tuturku sedikit panjang kali lebar. (tidak perlu dikali tinggi ya guys 😆).  Sejenak para penjaga loket itu saling pandang.

"Ok. Bu silakan"
Akhirnya mereka pun mengizinkan kami melanjutkan perjalanan.  Rupanya hari itu kami sedang beruntung.  Seorang teman mentraktir kami tiket masuk Paralayang dan rumah kayu.  Lumayan, kami bisa saving Rp.15.000/ orang untuk menikmati keindahan panorama alam.








Setelah menempuh jalan tanah yang menanjak dan berliku, akhirnya kami pun tiba di sebuah dataran yang cukup luas. Ada puluhan kendaraan bermotor yang parkir disitu.  Kami pun melakukan hal yang sama (parkir).  Sore itu, udara sedikit mendung.  Sejak siang hari gerimis menggoda perjalanan kami.. untunglah bukan "gerimis mengundang".

Khawatir kemalaman, kami pun segera menuju Omah Kayu.  Perjalanan menuju omah kayu sedikit terjal dan licin.  Untungnya ada kayu pelindung yang berfungsi sebagai pegangan dan pembatas jalan.  Tapi tetap saja kami harus hati-hati, terlebih ada anak -anak dalam rombongan kami yang harus diawasi dan dijaga agar tetap aman.

Ah,..kabut rupanya mulai turun.  Biasanya saat seperti itu adalah saat yang kurang pas untuk berfoto.  Ternyata justru sebaliknya. Kami melihat pemandangan yang luar biasa dengan kehadiran kabut ini.  Begitu Sempurna.
Omah kayu ini sebenarnya adalah sebuah penginapan bergaya alam yang diperuntukkan bagi mereka yang punya nyali!

Loh? Kenapa hanya yang punya nyali saja? Ya tentu saja...karena omah kayu terletak di pucuk gunung banyak.  Bangunan yang terbuat dengan bahan utama kayu ini didirikan di atas beberapa pohon pinus dengan posisi menghadap ke jurang.  Di dalamnya ada beberapa kasur untuk alas beristirahat.  Tak jauh dari omah kayu ada beberapa bangunan yang ternyata merupakan toilet umum.

Sore itu kabut tebal menyelimuti Omah Kayu dan jurang di hadapannya,  Untunglah pandangan mata kami tidak terhalang.  Sebab akan sangat bahaya bila kabut menutup jalan kami.  Sejenak kami semua terpukau dengan pemandangan di hadapan kami, terutama aku yang sangat menyukai alam.  Kuhirup udara dalam dalam, mencoba membasuh aliran pernafasan dengan sejuknya udara gunung.

"Masya Allah cantiknya,"  Decakku kagum.  Ini adalah pertama kalinya aku bertualang setelah puluhan tahun Vakum.  Tak menyagka aku bisa kembali merasakan aroma daun basah.   Aku dan rombongan benar-benar beruntung bisa menyaksikan dan menikmati kebersamaan ini.  Yah.. pemandangan ini memang tidak biasa.. kami seperti sedang berada di salah satu belahan bumi yang lain.
Momen itu tak kami lewatkan begitu saja, semua team mengabadikannya lewat berbagai kamera yang dibawa. Ada yang berpose ngelamun, ada yang berselfie ria, dan ada yang memang mengabadikan gambar-gambar candid hingga panggilan lewat pengeras suara terdengar.  Sepertinya waktu sudah menunjukkan pukul 17.30 WIB dan itu artinya kami harus meninggalkan lokasi omah kayu sebelum malam membungkusnya dengan pekat.

Kami meniti jalan setapak yang mulai licin  dengan begitu hati-hati...berjalan menuju tujuan berikutnya..Paralayang.

Pesona Paralayang

Udara mulai terasa dingin.  Angin berhembus lembut, mengibaskan rambut-rambut yang tergerai.  Pemandangan kota di bawah sana tampak seperti sebuah maket di  kantor pemasaran sebuah rumah..  kecil-kecil hanya tampak seperti rumah-rumah di permainan monopoli.
Lihatlah gunung di depan sana yang berselimut awan..indah bukan? Adakah lukisan manusia yang mampu menirunya sempurna?

Ah..rasanya diri ini begitu kecil dan tak berdaya saat sudah berhadapan dengan semua karya cipta Allah.  Paralayang ini merupakan salah satu spot wisata di Gunung Banyak yang dikenal dengan olahraga alam bebas paralayang.  Pada musim-musim tertentu pengunjung bisa mencoba terbang solo maupun tandem di sini dengan membayar Rp. 350.000,-. di luar tiket masuk yang dikenakan.


Sayangnya saat kami datang hari sudah hampir malam.  Tak ada satupun paralayang yang terbang melintas.. Namun kami cukup puas, sebab kami bisa menyaksikan matahari terbenam dengan rona jingganya.  Begitu cantiknya.  Kulihat beberapa pengunjung asyik mengabadikan foto-foto selfie mereka.  Ada yang menjadi angel, ada yang hanya sekedar berdiri menatap awan bahkan ada yang duduk mesra dengan pasangannya di tanah.

Di lokasi wisata ini fasilitasnya tergolong cukup lengkap.  Ada sarana ibadah, kedai dan bahkan lahan parkir yang luas.  Anda mau ngopi -ngopi sambil menikmati sunset pun asyik-asyik aja.  Tapiii..kalau ingin menyaksikan pertunjukkan paralayang, mungkin anda bisa bertanya dulu..bulan apa saja yang anginnya baik.

Di lokasi yang buka mulai pukul 07.00 - 21.00 WIB ini tersedia berbagai menu yang cukup terjangkau kantong.  Tapii ingat yaa.. awasi putra-putri anda, sebab meleng sedikit bahaya akan mengancam mereka.  Posisi bibir jurang sangat curam dan terjal.  Tak ada satupun pengaman yang bisa mengamankan anak-anak balita.

Anginnya juga cukup kencang menjelang sore, so buat yang tubuhnya ringkih kaya aku jangan lupa jaket dan jas hujan ya.  Jangan sampai pulang dari sini langsung masuk angin.
Bila ada pertanyaan lebih lanjut tentang tempat wisata ini, silakan tinggalkan komentar..
0

Sabtu, 28 Januari 2017

Kota malang kian cantik dan mengundang pesona lewat berbagai taman yang tercipta. Tak mau tertinggal Batu pun kian memoles diri.  Berbagai destinasi kuliner dan wisata mulai tumbuh seiring meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke dua kota ini.  Gambaran sebuah kota yang sepi tak lagi tampak.  Bahkan tak berapa lama lagi Malang akan memiliki Taman Antariksa.

Taman ini rencananya akan berdiri di atas lahan milik Mitra Garden Rest Area, tak jauh dari lokasi Taman Kelinci dan Wisata Petik Stroberi di Areal Gunung Banyak Kabupaten Malang. Yups!  Taman Antariksa memang satu manajemen dengan 2 lokasi yang saya sebutkan terakhir.  Tempat wisata ini merupakan pengembangan dari wisata edukasi yang digagas oleh Pak Budi Santosa, SP selaku pemilik lahan dan Pak Ali selaku pengelola wisata.  Bersanding dengan Rabbit Field yang telah lebih dulu hadir tampaknya taman ini pun akan menyedot banyak pengunjung yang haus akan wisata edukasi.


Rabbit Field  kini menjadi salah satu wisata hitz keluarga.  Di lokasi ini wisatawan dapat berwefie ria dengan rumah hobbits mirip di Film Lord Of The Ring.  Kalian tentu masih ingat dong dengan film yang pernah booming ini?  Yes!  Apalagi kalau bukan yang bercerita tentang perjuangan Frodo, Bilbo  dan  Penyihir Putih.  Bukan itu saja, pengunjung juga bisa belajar tentang bagaimana  cara memegang kelinci yang benar, cara merawat dan memberi makan, atau mau sekedar bermain dengan hewan hewan menggemaskan ini juga boleh.

 Kelinci Jenis Anggora Inggris Koleksi Taman Kelinci Pujon


Rumah Hobbit Spot Wefie Di Taman Kelinci

Tips Bermain Dengan kelinci

Hmm ..ternyata menggendong kelinci tidak boleh sembarangan loh, ada tipsnya agar kelinci itu tidak lari dan mencakar.  Mau tau? Ini dia tips bermain dengan kelinci a la taman kelinci Malang :

  1. Hindari memegang kelinci di bagian telinganya, alasannya di sana banyak terdapat syaraf, so kelinci akan merasa kesakitan dan tidak nyaman
  2. Gendong kelinci dengan posisi seperti menggendong seorang bayi.  Satu tangan memegang punggung sementara tangan satunya memegang "pantat" kelinci
  3. Jangan mengejar -ngejar kelinci.  Sebab kelinci merupakan salah satu hewan yang mudah stress.  So bila anda kejar dia bisa ketakutan dan sakit.
  4. Beri makan secukupnya.  Kelinci termasuk hewan yang rakus, dia tak pernah berhenti makan, tapi bila terlalu banyak makan perutnya bisa kembung.  Kasihan kan?
  5. Usap lembut kepalanya.  Kelinci suka sekali diusap di bagian ini, Biasanya dia akan meresponnya dengan membaringkan tubuhnya
Nah sudah taukan sekarang?
                     Cici Kelinci jangan lari ya

Seorang pengunjung tampak mengabadikan  seekor kelinci

Melepaskan Dahaga Di Kafe Kampong

Selain bermain dengan kelinci-kelinci lucu anda juga bisa melepaskan penat di sini dan menikmati aneka menu yang di sajikan di Kafe Kampong.  Menu special yang ditawarkan adalah  Sate Kelinci.  Namun bila anda punya hati selembut sutra seperti saya (cie..cie) jangan khawatir, anda dapat menikmati menu yang lain seperti Ayam goreng, cap cay atau sekedar camilan ringan seperti roti bakar, sosis bakar, pisang goreng keju dan berbagai menu lainnya seperti aneka minuman.  Harga makanan dan minumannya pun masih relatif standar berkisar antara Rp. 4000 hingga Rp.35.000,-.



Kenyang bersantap anda dapat beristirahat sejenak di Taman Stroberi sambil menikmati panorama Gunung Banyak yang instragamable .  Taman yang berlokasi di Desa Pandesari Pujon Kidul ini berada tepat di atas Kafe kampong.  Di sini pengunjung bisa melihat-lihat tanaman stroberi dan menikmati wisata petik stroberi.  Stroberi yang anda panen bisa ditimbang dan dibawa pulang setelah melakukan pembayaran.

Terus Berbenah Demi Kepuasan dan Layanan Pada Pengunjung

Sebagai sebuah destinasi wisata baru, tentu tempat ini masih memiliki kekurangan di sana-sini,  jadi sebaiknya jangan berekspektasi terlalu tinggi dan membandingkannya dengan tempat wisata sekelas Jatim Park.  Tentu sangat jauh berbeda dan itu wajar, melihat harga tiket masuknya pun berbeda.  Tapi yang perlu diacungi jempol adalah pihak pengelola sangat welcome terhadap masukan dan kritik membangun dari setiap pengunjung.

Pengelola pun tidak tinggal diam dan santai, mereka berusaha melengkapi berbagai fasilitas yang belum ada seperti tempat ibadah, alat peraga, pelayanan dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan kepuasan pengunjung yang datang.  Rencananya di bagian depan akan ada sebuah saung untuk tempat beribadah.

Sarana Transportasi

Taman antariksa dan taman kelinci memiliki akses masuk yang sama dengan wisata Paralayang dan Omah Kayu, sebuah destinasi wisata yang telah lebih dulu hadir dan menjadi favorit penguji adrenalin.  Namun sayangnya kondisi jalannya masih rusak sehingga sedikit licin di saat musim hujan seperti sekarang ini.  Oleh karena itu kita mengharapkan Pemerintah Kabupaten Malang segera turun tangan membantu perbaikan jalan ini.  Semua demi Malang juga kan?

Sejauh ini para pengunjung banyak yang menggunakan moda transportasi sepeda motor dan mobil pribadi.  Tapi bila anda ingin jadi backpacker anda bisa menggunakan angkutan umum ke lokasi ini, dengan rute sebagai berikut:
  • Bila Start dari Arjosari ➨ Anda bisa naik angkot AL / ADL menuju Landungsari  (tiket Rp. 6000 ) ➨ lanjutkan dengan kendaraan Bis Bagong tujuan Jombang (turun di Pandesari Pujon dengan harga tiket Rp. 15.000) ➨Sesampai di Pandesari perjalanan bisa dilanjutkan dengan ojek motor (Rp. 10.000)
  • Bila dari Kediri anda bisa naik bis ke Pandesari Pujon ➨ Lanjutkan dengan ojek motor
  • Bila dari Blitar anda bisa menggunakan jasa Kereta Api, turun di stasiun Kota Malang ➨Lanjutkan dengan AL/ADL ke terminal Landungsari ➨ Naik Bis Bagong (turun Pandesari Pujon) ➨ojek menuju lokasi

Tiket masuk

Tempat ini merupakan salah satu spot wisata yang memiliki tiket masuk cukup murah.  Untuk bisa bermain dengan kelinci-kelinci lucu anda bisa membayar Rp. 10000 dengan mendapatkan fasilitas 3 buah wortel untuk si kelinci ( usia 5 tahun ke bawah GRATIS).

Jam Operasional Taman Kelinci adalah jam 07.00 WIB - !7.00 WIB

Lokasi





0

Rabu, 25 Januari 2017


Pernahkah teman-teman pernah mendengar wana wisata Coban Rondo? Saya pribadi telah mendengar nama tempat ini sejak puluhan tahun yang lalu saat masih duduk di bangku kuliah di Universitas Brawijaya, namun baru beberapa waktu lalu sempat mengunjunginya.  Coban Rondo berasal dari kata "Coban" dan "Rondo".  Coban artinya air terjun, sedangkan rondo dalam bahasa jawa kasar memiliki arti "Janda".

Asal -usul Coban Rondo


Istilah coban rondo sebenernya memiliki sebuah sejarah tersendiri yang terpampang di sebuah papan dekat air terjun.  Alkisah pada zaman kerajaan Majapahit dahulu ada sepasang suami istri bernama Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro.  Keduanya belum lama menikah.  Saat usia pernikahannya menginjak 38 hari, sang Dewi mengajak suaminya untuk bertandang ke Gunung Anjasmoro.  Menurut adat leluhur mereka, seorang penganti baru tidak boleh melakukan perjalanan jauh bila usia pernikahannya belum mencapai "selapan hari".  Tapi mereka keukeh untuk melakukan perjalanan itu meskipun dilarang oleh orang tua Dewi Anjarwati.  Ditemani beberapa Punokawan mereka berangkat.  Tak dinyana saat memasuki hutan rimba mereka dihadang oleh seorang lelaki entah darimana asalnya.  Lelaki yang dikenal dengan nama Joko Lelono itu jatuh cinta pada Dewi Anjarwati dan bermaksud untuk merebutnya.  Tentu saja Raden Baron tidak tinggal diam,  dia menyuruh punokawan untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati ke balik sebuah air terjun di dalam hutan.  Pertarungan antara Raden Baron dan Djoko Lelono pun tak terelakkan.  Keduanya gugur dalam pertarungan itu.  Saat berada di balik air terjun itulah Dewi Anjarwati menjadi "Rondo".  Sejak itu air terjun tersebut dikenal dengan "Coban Rondo".



Indahnya CobanRondo Waterfall



Di Papan ini Terpampang Kisah Dewi Anjarwati

Hijaunya Dedaunan 

Nah sekarang pasti teman -teman sudah tidak penasaran lagi dengan namanya kan?  
Awal mengunjungi tempat ini kira-kira bulan Desember lalu, kami membawa beberapa keluarga.  Perjalanan memasuki area wisata terasa begitu sejuk, ini baru jalan masuknya loh yaa.  Bayanganku tentang air terjun ini adalah sama dengan air terjun lainnya yang membutuhkan effort sangat besar untuk mencapainya.  Kebayang deh bagaimana capeknya.  Namun ternyata aku salah.  Air terjun ini jalannya sudah di paving, fasilitasnya juga sudah lengkap..so buat emak "endut" banyak lemak kaya saya atau buat lansia sekalipun cocok banget.  Semua usia bisa menikmati keindahannya.  Bikin pengen datang lagi dan lagi.
Panorama alam yang cantik dihiasi deretan pepohonan pinus yang menjulang tinggi sungguh menjadi terapi mata buat kita yang telah suntuk dengan pemandangan kota dan kemacetan dimana mana. Udaranya juga sangat segar, Sepanjang mata memandang hanya hijau dedaunan dan aroma tanah basah yang mampu membuatku terlena.

Air terjun yang terletak pada ketinggian 1135 mdpl ini memiliki ketinggian 84 m dari permukaan tanah.  Airnya berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo.  Sedangkan Coban Dudo sendiri berasal dari aliran dua buah air terjun kembar yang dikenal dengan nama "Coban manten" yang terletak di Kepundan, sebuah dataran tanpa pohon yang berada di puncak.
Air terjun coban rondo ini mulai dikelola sebagai wanawisata sejak 1980 dan berada di bawah pengelolaan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Malang.  Selain sebagai wisata alam, air terjun ini juga digunakan sebagai sumber air bagi perusahaan pengelolaan air minum PDAM.

Ada Apa Aja Ya di Coban Rondo

Akhirnya tanggal 21 kemarin saya datang lagi bawa rombongan blogger 14 orang.  Ada banyak spot menarik di air terjun ini.  melewati gerbang masuk anda akan diminta untuk membayar tiket Rp. 19.000,- per orang (masih terjangkaulah) lalu kita akan melewati deretan hutan pinus dengan pemandangan perkampungan di bawah gunung ...tepatnya kota Batu.  Setelah menempuh jarak kurang lebih 1,5 Km kita akan sampai di sebuah taman bermain.  Anda bisa memarkir kendaraan anda disini dan mengajak keluarga menikmati berbagai wahana yang ada.  Tiket permainannya sangat murah, sebagai berikut :
ATV 


Wahana Memanah yang Asyik
  • Berkuda.  Untuk bisa jalan-jalan naik kuda anda hanya diharuskan membeli tiket seharga Rp.15.000 untuk satu kali putaran.  Kebayangkan kita bisa bergaya ala- ala joki ..tapii..jangan takut, anda tetap aman kok, karena tali kekangnya dipegang oleh sang joki aslinya
  • Labirin.  Nah ini cocok banget buat yang mau mengenang masa kecil.  Main petak umpet di dalam labirin dan bertemu di tengah labirin.  Disini anda ditantang untuk bisa menemukan jalan yang benar ke pusat labirin.  Menguji kecerdikan kita.  Tiketnya hanya Rp. 10.000,-
  • Memanah.  Wah ini olahraga yang menarik.  Taukan bahwa cabang olahraga ini adalah salah satu cabang olahraga yang disunnahkan Rasulullah untuk kita kuasai selain renang dan berkuda.  Bahkan perintahnya tertulis di dalam kitab Suci Al Quran Nur Qariim.  Anda bisa mencoba olahraga ini hanya dengan membayar Rp. 5000,- untuk 5 anak panah
  • Pintbal.  Nah ini buat kamu yang suka shoot sasaran.  Menembak dengan peluru karet.  sama seperti labirin anda juga hanya diminta membayar Rp.10.000,-
  • ATV
  • Play land.  Ini adalah arena bermain anak yang terdiri dari prosotan, jungkat-jungkit, ayunan dan sebagainya.  Tiketnya Rp. 10.000
  • Berkemah.  Ini salah satu kegiatan yang cocok untuk anak-anak remaja.  Dengan membayar Rp.100000 untuk 2 hari 1 malam anda sudah bisa menikmati malam di tengah hutan pinus.Tapii untuk berkemah minimal 50 orang yaa
  • Flyingfox.  Ini adalah kegiatan uji adrenalin.  Tiketnya hanya Rp. 30.000,- anda sudah bisa meluncur di atas udara dengan bantuan tali dan webbing Insya Allah aman
  • Treewalk.  Tiketnya Rp.50.000 untuk 4 rangkaian/set
  • Segway.  Untuk permainan ini anda diwajibkan membeli tiket  Rp. 30.000,-
  • Sepeda Gunung.  Mau membakar kalori?  cobain deh olahraga yang satu ini. Bakar kalori sambil menikmati pemandangan gunung dan hutan
  • Fun Tubing.  Buat anda yang cukup suka bermain air anda bisa mencoba olahraga yang satu ini, mengarungi sungai dengan bantuan ban.  Tiketnya  Rp. 35.000,-
  • Outbond.  Kalau outbond ini adalah paketan..silakan menghubungi marketingnya langsung untuk memilih jenis paketnya  (antara 100.000 - 1.000.000 )
  • Rafting.  Kurang puas ber fun tubing? kurang menantang? coba deh yang satu ini  hanya dengan Rp. 175.000 per 2,5 jam anda bisa menikmati olahraga arus deras menggunakan perahu karet (syaratnya minimal 5 orang ya)
  • petik apel
dan masih banyak program permainan lainnya untuk anak dan keluarga, yang pasti di sini Gak Cuma Air Terjun. Bukan sembarang tempat wisata.  Pokonya asiiik banget.  Bukan itu aja fasilitas di tempat ini juga lengkap.  Ngga perlu takut cari tempat makan, sebab banyak kedai yang menjajakan berbagai menu nikmat disini dengan harga terjangkau koceklah.

Kocek terbatas? Ngga usah bingung..kamu masih bisa jalan jalan ke air terjunnya aja tanpa dikenai biaya tambahan.. tapi harap waspada dengan barang bawaan anda ya, sebab hutan ini masih terjaga habitatnya..banyak monyet liar yang mengincar barang bawaan anda.  Mereka jinak sih..cuma sedikit usil sama makanan aja.

Wana wisata yang dikelola oleh Perum Perhutani ini recomended banget buat segala kalangan, bahkan kemarin kami bertemu dengan team marketing dari Morinaga, salah satu produk makanan bayi yang cukup ternama milik Kalbe Group.  Sekelas Kalbe aja milih tempat ini lohh..kamuu yang ngaku asli malang dan batu jangan sampai belum pernah yaa.  Ngga perlu bingung cari tempat wisata ke luar negeri.. Indonesia punya banyak pesona yang belum kita jelajahi.  Pastinya Murah, Meriah dan Mewah (3 M).


Rute Ke Lokasi

Wana wisata yang terletak di daerah Pandesari Pujon Kabupaten Malang ini dapat dijangkau dengan beberapa alternatif moda transportasi tergantung dari mana pengunjung berasal
  • Bila anda datang dari Surabaya anda bisa menuju terminal Landungsari menggunakan angkutan AL, ADL dari terminal Arjosari (ongkosnya Rp. 6000,-).  Kemudian perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan Bis ke arah Pujon ( Ada Bagong ) turun di Patung Sapi Pujon.  Dari sini anda bisa menumpang sebuah ojek motor ke dalam (kurang lebih Rp. 10.000,-)
  • Bila anda dari Kediri. Anda bisa menggunakan bis Bagong dari terminal Kediri menuju ke arah Pujon.  Turun di Patung Sapi dan dilanjutkan dengan Ojek Motor
  • Bila dari Blitar anda bisa naik kereta ke Malang, turun di stasiun kota Malang, lalu lanjutkan dengan menumpang Angkot AL menuju  Terminal Landungsari.  Dari sini anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan bis ke patung sapi Pujon lalu dilanjutkan dengan ojek.
  • Moda termudah adalah dengan menggunakan Uber Taxi atau pun rental mobil

Coban Rondo waterfall memang bukan sembarang coban.  Kalau kita mengenal istilah One Stop Shooping...wana wisata ini bisa diibaratkan seperti itu.  Segala bentuk permaianan dan wisata alam bisa kita nikmati disini.

Info lebih lanjut hubungi
Marketing Pemasaran Coban Rondo
Desa Pandesari Kec. Pujon Kab. Malang 65391
Jawa Timur
www.cobanrondo.co.id
email : cobanrondopalawi@yahoo.com
Telp. 0341- 502 5147
0

Dancok!!

Kata itu terdengar saat seorang pria menggigit sepotong tahu yang disajikan di sebuah cafe di tengah hutan.  Sekilas yang mendengarnya langsung menoleh kaget termasuk saya.  Kaget dan penasaran kenapa ekspresinya sampai seperti itu?  Ahhh.. ternyata di dalam tahu yang memiliki nama menu Tahu Dancok itu  terselip beberapa potongan cabai rawit.  Pantesaaan..
Pedasnya Tahu Dancok Yang Menggigit



Salah satu menu andalan dancok malang Pisang Pasir





Teh Eucalyptus ini mungkin hanya ada di sini


Ucapan pria itu memang sedikit membuat telinga gatal karena terdengar seperti suara "pisuhan" ala Jawa Timur", eitsss jangan salah sangka dulu.. pria itu tidak sedang "misuh" tapi dia sedang menikmati lezatnya menu itu sampai histeris dan menyebut nama cafenya.. (saking nikmatnya).  Dancok sendiri sebenarnya kependekan dari Daun Coklat.  Sebuah nama cafe yang didirikan oleh Pak Bambang salah satu pejabat Perhutani, Mas Iwan dan beberapa anggota lainnya.  Nama ini diambil sesuai dengan menu berbahan coklat yang ditawarkan di cafe ini, salah satu yang Favorit adalah Ja Co alias Jahe Coklat.  Sebuah paduan minuman coklat dengan sari jahe yang begitu sempurna di lidah.
Menikmati Nikmatnya Vietnam Drip


Cafe yang berlokasi di dalam area wisata Coban Rondo Waterfall ini memang menjadi salahsatu spots wisata kuliner yang lagi hitz di Instagram dan media sosial.  Tak heran memang, sebab Cafe yang dikenal dengan nama DancokMalang ini memiliki panorama yang cantik, udara yang segar, dan Selfie Booth yang menarik.  Memasuki area cafe pengunjung diwajibkan membayar tiket masuk Rp.2500,- untuk bisa berfoto di selfie booth, Istirahat di dalam hangatnya hammock dan bisa juga sekedar duduk sama pasangan menikmati segarnya aroma hutan pinus.  Buat anda yang membawa rombongan dan ingin mengadakan sebuah acara gathering, bisa juga loh.  Menu-menu di cafe ini cukup nikmat, harganya pun relatif terjangkau untuk kelas cafe Hitz.  Harga menu tertinggi di cafe ini tidak sampai Rp.20.000.

Harga yang terjangkau menjadi daya tarik untuk cafe ini

jujur sih aku suka banget cui mie dan pisang pasirnya plus tahu dancok.  Minumnya aku suka teh Eucalyptus dan Ja Co.  Eucalyptus adalah nama latin dari tanaman pinus. Teh ini memang dibuat dari daun pinus segar yang direbus.. rasanya seperti teh hijau.  Pemilihan tembikar sebagai wadah teh ini sungguh membuat citarasanya terasa alami. mirip seperti teh hijau hanya saja teh eucalyptus ini punya taste yang khas.
Video milik Sandi Iswahyudi

Cafe yang terletah di tengah rimbunnya hutan pinus ini juga menyajikan kopi special buat kamu pecinta kopi.  Namanya Vietnam Drip, harganya cukup murah hanya Rp.10.000,-.  Nah benerkan kata saya?  Mau menikmati kopi enak tidak perlu rogoh kocek terlalu dalam..datang aja ke DancokMalang.  Bukan cuma kopi yang kamu dapat, melainkan juga kepuasan dan ketenangan jiwa.  Sejenak hening sambil merenung di pinggir dek Cinta.

Apa itu Dek Cinta?  Bukan si Cinta loh.  Ini adalah istilahku untuk menyebut salah satu spot selfie booth di tempat ini.  Sebuah dek dari kayu yang berdiri di atas pohon pinus.  Cocok banget deh buat selfie ama si cinta 💖💗💘  ihiiirrr... aseek.

Kemarin tuh rombongan blogger Malang Citizen tampak menikmati berbagai keseruan yang ada di cafe ini, tidak terkecuali baby bloggernya Aim dan Aira.  Mas Iwan selaku pengelola cafe ini juga sangat welcome menjawab keingintahuan para blogger.  Lain kali kami pasti berkunjung lagi ke sini ..bawa keluarga.



2

Kamis, 19 Januari 2017

Kamu suka makan mie?  Kalau saya sih suka, bahkan sejak kecil sudah menjadi Mie Lover.  Pagi sarapan mie, sore minta mie lagi.  Bahkan ni pada saat naik gunung mie merupaka makanan utama penyuplai karbo #biasalah mahasiswa budget minim.  Mulai Kakek sampai dua jagoanku semua suka mie.  Tapi beberapa tahun terakhir saya sengaja membatasi konsumsi mie,  paling banyak ya sebulan sekali.  Mau tau sebabnya?
Alasannya adalah kami sekeluarga merupakan pasien yang sangat sensitif terhadap makanan terutama yang mengandung msg, so tidak boleh terlalu sering terpapar makanan yang menggunakan penyedap instan.  Nah kadang kala nih setiap habis mengkonsumsi mie instan mulut bawaannya haus dan serik di kerongkongan and..ujung-ujungnya bengkak deh.  Hal seperti inilah yang membuat saya harus membatasi konsumsi mie instan.

Suatu hari nih si dedek cerita, " Bunda ..bunda ade mau makan mie kaya Aa Raffi. "  Nah loh ... bingung kan jadinya si Bunbun.  Aa Rafi siapa?  Mie apa?  Kebetulan sih udah sebulan mereka belum makan mie.  Biasanya kalau masak mie instan saya selalu buang bumbunya dan membuat sendiri bumbu alami.  Karena penasaran dengan cerita si Ade yang begitu semangat bercerita tentang bakmi yang katanya enak menurut Aa Raffi...ikutlah saya ke depan TV,

Holaaa.. ternyata si Dede kemakan iklannya adik femes Raffi Ahmad, suami dari Nagita yang sedang makan Bakmi Mewah , duh 🙍👯. Iklan oh iklan selalu bikin penasaran dan membuatku langsung cuuus ke minimarket.  Membeli beberapa buah bakmi mewah untuk mengabulkan request si jagoan.  Melihat kemasannya saja memang tampak sudah berbeda so exclusive dan ternyata mie ini di dalamnya tidak ada bumbu instannya.  Hanya minyak wijen, kecap, saus sambal dan pelengkapnya potongan daging ayam siap makan. wow seperti makan mie ayam.   Penyajiannya sangat mudah juga, hanya dalam 2,5 menit mie sudah siap santap so si dedek ngga sampai ngeroeng karena terlalu lama menunggu kan.

Soal rasa hmm.. mie ini memang berbeda teksturnya. Mienya menggunakan mie keriting dengan tekstur kenyal, licin,tipis lembut di lidah tapi tidak mudah putus.  Yang paling penting.. mie ini tidak bikin kerongkongan serik.  Seperti bukan makan mie instan.  Toping ayam jamurnya juga berasa nikmat dan lembut di mulut, juicy kaya makan jamur fresh.  Bikin ketagihan..bolehlah kalau intensitas makan mienya ditingkatkan jadi seminggu sekali kalau gini mah.

Nah kemarin saya coba -coba berkreasi dengan Bakmie Mewah , tapi saat mau bikin menu kreasi yang unik .. si Ayah protes!  Dia kurang suka kalau mie instan dirubah bentuk jadi kreasi yang lain.  Menurut dia kenikmatan menyantap mie instan adalah karena proses menyajikannya yang cepat (instan) so kalau sudah berubah bentuk tidak lagi bisa merasakan sensasinya.   Baiklah.. saya mah cooks nurut aja by request kan?

Untuk tetap menjaga asupan gizi mereka saya menambahkan serat dalam  sajian ini.  Kali ini saya menyiapkan Bakmi Mewah Sovmur alias Bakso Vegie Jamur.  Bahan-bahannya sebagai berikut

4 buah jamur kancing (iris)
3 butir bakso sapi (iris)
3 batang caisim (potong)
1 siung bawang putih
1/3 sdt garam
1/3 sdt merica hitam kasar
50 gr kacang polong
1 Bungkus Bakmi Mewah
500 ml air untuk merebus
1 sdm minyak goreng untuk menumis

Cara membuat :
1. Rebus bakmi mewah dalam air mendidih selama 2 menit saja.  Kemudian angkat dan tiriskan.  Campurkan kecap, minyak wijen dan saus pada mie hingga merata

2. Panaskan wajan dengan minyak, Lalu tumis bawang putih hingga harum
3. Masukkan bakso, jamur, kacang polong dan sayur.
4.  Beri garam dan merica.  Aduk hingga setengah matang, lalu masukkan mienya.
5.  aduk hingga rata dan angkat.  Tuang pelengkap di atasnya

Nah.. Bakmi SoVMur siap disantap..

Hmm dalam sekejap saja  piring langsung licin.  Rasanya juga sangat mewah.  Sebenarnya tanpa diberi tambahan apapun bakmi ini sudah enak.  Mienya sudah gurih rasanya, ngga bikin malu kalau buat suguhan nih, berasa makan di restoran mahal

Nah buat kamu yang hoby berkreasi yuk ikutan lomba kreasi #BakmiMewah lalu foto hasil kreasimu dan post di instagram  seperti ini


Info lombanya bisa cek disini yaa

http://emak2blogger.com/2016/12/30/kreasi-bakmi-mewah-bersama-emak-emak-blogger/
0

Kamis, 12 Januari 2017

Hai gaes! Kita udah tiba di tahun 2017.  Tentu kalian semua sudah memiliki daftar resolusi kalian di tahun ayam ini.  Boleh tau nggaaaa? 
Resolusi saya tahun ini adalah ingin berangkat Umroh bila diizinkan Allah, pengen punya rumah dan pengen sukses...Banyak ya?  Bolehlah-bolehlah.. saya hanya minta diaamiinkan saja yuk guys!  Kalau kamu?  Apapun resolusimu saya hanya bisa berdoa agar Allah memudahkan semuanya.  Aamiin.

Guys ..kalian udah bikin rencana belum di bulan Januari ini?  Di bulan ini curah hujan di kota Malang cukup tinggi, jadi sebaiknya kalau mau merencanakan liburan atau berwisata pilihlah tempat yang cukup terlindung dan aksesnya cukup bagus.  Tapi kalau hanya ingin bersantai sambil menikmati makan malam romantis, Atria Hotel Malang bisa menjadi salah satu alternatif liburan anda.  Kebetulan nih guys.. hotel yang beralamat di Jl. Letjen Sutoyo Malang ini telah mempersiapkan kejutan spesial untuk anda yang merayakan Imlek dan Valentine.
Buat anda yang merayakan imlek,  Atria Hotel Malang telah merancang sebuah  “Chinese New Year Gala Dinner”.  Acara ini rencananya akan diselenggakan pada 28 januari 2017 di Canting Restaurant, salah satu dari restaurant yang ada di Atria malang.

Ada apa aja sih di Chinese New Year Gala Dinner ini?

Di even  Chinese New Year kali ini Atria Malang menghadirkan pertunjukkan barongsai, live cooking, gala dinner dan tidak ketinggalan berbagai doorprize untuk para tamu yang menginap di sini.  Berbagai menu buffet pembangkit selera tersaji lengkap di Canting Restaurant, mulai Appertizer, Soup, Main Course serta berbagai stall dan pilihan dessert.

Beberapa menu yang tersaji di even ini antara lain:
  • Fruit Salad With Prawn and Sliced Almond
  • Chicken Spring Roll
  • Fortune Tuna Yu Sheng Salad
  • Boiled Chicken and Ginger Salad
  • Kim Lo Soup
  • Kanton Fried Rice
  • Singapore Fried Noodle
  • Sauted Chicken Vietname Style
  • Aneka Dimsum
  • Moon Cake


Dan tidak ketinggalan minuman khas nusantara yaitu “Bajigur”.


Menu-menu tersebut hanyalah sebagian saja dari total menu yang tersaji.  Masih banyak menu lainnya yang disiapkan untuk para tamu yang memesan paket ini.
Asyik kan?  Untuk bisa menikmati aneka sajian lengkap itu anda hanya membayar Rp. 185.000 net/ person.

Selain itu Atria Hotel Malang  juga telah mempersiapkan sebuah romantic Dinner untuk anda  di bulan Februari, tepatnya tanggal 14 Februari.  Cukup membayar Rp. 500.000 net/ couple anda sudah bisa menghadiahkan sebuah makan malam romantis untuk sosok terkasih.  Menunya pun beragam dan spesial dengan citarasa yang spesial pula, ada Trio Salad, selection of Grilled Beef Wagyu Tenderloin with Loaded Potatoe, Vegetable Parcel and thyme glaze, Pan Fried Fish Salmon dan banyak lagi menu lainnya.



Bukan itu saja, anda juga akan dihibur  dengan Romantic Entertainment,  Lovely Merchandise dan persembahan spesial sebuah rangkaian bunga yang mempermanis suasana.  Hmm.. pasti mupeng kan?  Gala dinner romantis ini  diselenggarakan di swimming pool mulai jam 18.00 WIB sampai dengan 22.00 WIB.

Nah siapa yang tidak tertarik dengan tawaran istimewa ini?  Kamu pasti seneng dong kalau ada yang traktir makan malam yang exclusive seperti ini?  Gimana ya rasanya... pasti sangat spesial.  Apalagi ni.. pelayanan di hotel ini mengedepankan hospitality.  Staffnya cantik dan ramah seperti mba cantik ini..


Jadi tunggu apa lagi?  Tertarik?
Untuk anda yang tertarik, silakan pesan melalui info@atriahotelmalang.com  atau telphon aja langsung ke nomer (0341) 409 999




0

Total Absen

Pengikut