Minggu, 26 November 2017

Kehamilan bagi sebagian besar wanita menikah adalah hal yang sangat membahagiakan.  Sebuah moment yang membuat wanita menjadi begitu penting di hadapan pria.  Namun disamping itu masa-masa kehamilan biasanya diiringi dengan berbagai perubahan hormon maupun fisik tubuh yang kadang membuat wanita merasa tampak tidak menarik lagi.  Perubahan tersebut di antaranya terjadi pada bagian perut yang kian membesar seiring bertambahnya umur kehamilan, pembesaran payudara, peningkatan bobot tubuh dan bahkan bengkak di bagian kaki.  

Apa Akibatnya?

Tentu setiap perubahan akan memberikan dampak positif dan negatif.  Tubuh yang kian melebar membuat busana yang kita miliki menjadi tidak pas lagi di badan.  Bila sebelumnya kita terbiasa memakai celana jeans, seiring tumbuh kembangnya janin dokter akan melarang kita untuk memakainya. Mengapa demikian?
Alasannya adalah sifat dari bahan jeans yang kaku, kuat dan ketat (strech) akan membuat janin menjadi tertekan, tidak bebas bergerak, dan sulit bernafas.  Wow.. bisa dibayangkan akibatnya kan? Padahal bagi seorang wanita yang aktif dan dinamis seperti saya, busana yang paling nyaman adalah celana panjang.  Gerak saya menjadi lebih lincah saat harus mengejar berita ataupun mencari angle terbaik dari setiap moment dan obyek.
Saat itulah saya mulai menyadari bahwa saya membutuhkan busana baru yang tetap membuat saya tampil cantik dan sportif saat hamil tua.  Busana yang tentunya nyaman, tidak membuat sesak dan tidak menghalangi gerak saya. Hal yang terpenting, busana tersebut menunjang profesi saya sebagai marcom tetap tampil cantik dan sportif saat berbadan dua. Bagaimana caranya?

Tips Tampil Cantik dan Sportif Saat Berbadan Dua


  1. Gunakan pakaian dengan bahan yang nyaman di bagian perut, tidak ketat dan cukup memiliki pori-pori
  2. Pakailah pakaian berbentuk A-line.  Pakaian model ini membuat perut memiliki space sehingga janin dan ibu hamil tidak merasa sesak
  3. Pilihlah warna-warna monokromatik.  Warna ini mencegah kesan gendut pada tubuh
  4. Hindari pakaian yang besar, karena akan semakin membuat tubuh anda tampak melebar, dan besar (seperti kurungan ayam).
  5. Bila anda menyukai busana casual seperti celana jeans, pilihlah yang berbahan lembut, seperti katun dengan  karet lembut di pinggang.
  6. Gunakan blouse bermotif garis-garis yang lebar di bagian bawah dan menutup perut, sehingga tubuh terlihat lebih langsing.
Nah setelah kita mengetahui tipsnya, kita tinggal mencari toko yang menyediakan perlengkapan ibu hamil dan menyusui.  Tidak sulit untuk menemukan toko semacam ini, namun ternyata yang cocok dengan selera saya cukup sulit. Namun berkat kecanggihan teknologi akhirnya melalui iklan Ads di facebook saya menemukan toko yang sesuai dengan harapan saya. Koleksi pakaian di www.mooimom.id  terlihat bagus dan modis. Kalau membaca testimoninya di FP Mooimom sih, kelihatannya banyak yang suka dengan produknya.  Tapi kalau kita belum mencoba bagaimana kita bisa buktikan?
Akhirnya saya tertarik untuk membeli sebuah super soft acid wash maternity jeans dengan 98% berbahan katun dan 2 % spandex.  Produk lainnya yang saya beli adalah Seamless Slimming Suit . Produk ini saya perlukan saat pasca melahirkan untuk mengembalikan bentuk tubuh dan mengecilkan perut.

                           Maternity Jeans

Yang saya sukai dari produk mooimom ini adalah fashionable dan stylish, bahannya lembut di kulit, elastis namun tidak bikin sesak.  Bukan itu saja, produk ini ternyata mampu menyangga perut cukup baik dan dilengkapi dengan kancing pengatur sehingga produk bisa menyesuaikan ukuran pinggang.  Produk seamless  slimming suit nya juga adeemm banget, lembut dan punya elastisitas tinggi.  Produk ini terbuat dari 90 % nylon dan 10 persen spandex.  Ngga nyesel beli pakain di Mooimom.

                   Seamless slimming Suit

Produk-produk mooimom terdiri dari berbagai ukuran yang cocok untuk tubuh kita.  Baru kali ini saya beli celana panjang tidak pakai permak, pass banget di pinggang.  Selain baju hamil, brand ini juga menyediakan perlengkapan menyusui seperti breast pump, nursing accesoris, perlengkapan bayi dan gendongan.

Eh..jadi penasaran ya dengan produk ini, sebenernya siapa yang merancangnya?
Ternyata brand Mooimom ini berasal dari kata "mooi" yang dalam bahasa Belanda mengandung arti cantik.  Produk ini sendiri dirancang oleh seorang wanita dengan 3 putra bernama Claire.  Claire mengalami masalah yang sama dengan saya dalam mencari produk ibu hamil dan menyusui, kalaupun ada kualitasnya tidak memuaskan dan harganya tidak terjangkau.  Hal inilah yang mendorongnya untuk menciptakan produk yang kini dibranding dengan nama Mooimom.

Nah buat kamu yang ingin tau produk-produk lain dari mooimom silakan kepoin aja IG nya http://www.instagram.com/mooimom.id/ atau bisa intip ke FB nya https://www.facebook.com/mooimomid/

12

Rabu, 15 November 2017

"Connecting Happiness, Lebih berkah Lebih Berwarna"

Peserta Shooping Kids
(dokumentasi pribadi)

Tampaknya tagline ini begitu melekat dan pas untuk menggambarkan JNE.  Setelah sukses dengan event pemecahan rekor MURI mewarnai 1270 payung, minggu 12 November 2017 kemarin JNE kembali melakukan sebuah gebrakan cantik dengan berbagi kebahagiaan bersama 75 panti asuhan se-Malang Raya.

Rangkaian Kegiatan Shooping Kids JNE

Event yang dihelad di salah satu mall terbesar di Malang ini bekerjasama dengan Giant hypermart Malang Olympic Garden.  Tak kurang dari 130 anak-anak yatim diberi kesempatan untuk mengikuti  Shooping Kids tanpa dibatasi nominalnya. Wajah-wajah bahagia dan haru terpancar di event kali ini.  Bukan hanya berbelanja, para perwakilan panti ini juga mendapatkan santunan dari segenap jajaran managemen JNE Malang.  Turut hadir juga Bapak Windhu Abiworo selaku Branch Manager JNE Cabang Malang.  Beliau menyampaikan harapan JNE di usianya yang ke 27 ini untuk menjadi connecting happiness dalam setiap programnya, sehingga bukan hanya bermanfaat namun juga membawa keberkahan.



Di acara yang diikuti oleh anak-anak usia 8 - 14 tahun ini, berlangsung juga serah terima bingkisan dari Giant Mall Olympic Garden kepada JNE secara simbolis. 
Setelah itu para peserta diberangkatkan di titik start 4 team tiap kloter. Kloter pertama 8 anak mewakili 4 panti siap dengan daftar belanjaannya masing-masing.  Peserta yang tampak masih lugu-lugu ini mulai mencari barang-barang dalam daftar belanjaan mereka dengan didampingi SPG Giant.  Rata-rata tujuan pertama dari para peserta adalah rak-rak kebutuhan mandi dan mencuci.  Tidak membutuhkan waktu lama bagi peserta yang sudah menginjak remaja untuk memenuhi keranjang-keranjang belanjaan mereka dengan berbagai perlengkapan mandi dan mencuci.  Tidak tertinggal juga kebutuhan pembalut wanita di masukkan ke dalam keranjang.


Shooping Kids kali ini berlangsung hingga jam 12.00 setelah para peserta selesai bertransaksi di kasir dan membawa pulang semua hasil belanjaannya.  Tidak ada kalah menang dalam hal ini.  Peserta yang beruntung adalah yang bisa memenuhi keranjang belanjaannya sebanyak mungkin.   Tentu di sini ada proses edukasi tentang managemen.  Bagaimana mempersiapkan diri sebelum berbelanja dan memanage waktu saat berbelanja. Di akhir acara para peserta menyempatkan diri untuk berphoto di photo booth yang telah tersedia dan menyampaikan kesan dan harapan mereka untuk JNE. Baca juga 27 Tahun JNE Mewarnai Indonesia

9

Total Absen

Pengikut