Selasa, 29 Desember 2015


Kemarin adalah jadwalku untuk kontrol ke dokter dan melakukan serangkaian pemeriksaan medis mulai dari cek darah hingga USG.  Sebelumnya aku harus berpuasa selama 8 jam lebih hingga tiba waktu pemeriksaan.  Jam baru menunjukkan pukul 8 dan perutku sudah bernyanyi riuh, namun aku masih harus menahannya hingga jam 11.00 WITA. Tubuhku mulai lemas.. sehingga hanya bisa bersandar saja di bahu sambil menahan hasrat buang air kecil.
Jam 11.30 WITA dokter memanggilku tuk USG, Kemudian aku  mendapat ijin ke toilet setelah pemeriksaan kantung urine.
jujur..aku takut dengan hasil pemeriksaan ini.  aku takut  kondisi kesehatanku akan membuatnya semakin jauh.  Siapa yang ingin menjalani hidup dengan pesakitan sepertiku?  (batinku)
Dia mengantarku ke toilet dan menungguku di depan lab. Hatiku tak karuan rasanya..berharap semua baik baik saja.
 Sejenak aku mematut diri di depan cermin toilet, menghela nafas panjang dan bersiap dengan semua keputusan.  Kulangkahkan kakiku perlahan menghampiri lelaki berkacamata dan berbaju  batik hijau lumut ke abu-abuan..
"ayo say,.. aku udah selesai."ucapku
kulihat dia begitu asik dengan gadgetnya tanpa menoleh ke arahku.  Kulihat gadgetnya berwarna putih..berbeda dengan yang biasa dia pegang, mungkinkah inventaris baru dari kantor?
"gadgetan terus sih yang? pakai punya siapa? kok putih warnanya?" rajukku sambil memegang bahunya dari samping. Dia menatapku...,"maaf..aku bukan suamimu!" ujarnya dengan tatapan bingung dan salah tingkah...
Sementara tepat di depan pintu laboratorium sesosok lelaki berkacamata dan berbatik dengan warna yang sama menatapku sambil geleng-geleng kepala.
OMG!!!!

 Lelaki itu mirip suamiku. ..trus yang disampingku siapa?????
Aku langsung berjingkat malu.. dan memohon maaf pada pria yang kukira suamiku dan segera berlari menjatuhkan tubuhku dalam pelukan suamiku yang sesungguhnya.  Mukaku memerah, sementara suamiku senyum-senyum..dengan ulahku
0

Selasa, 15 Desember 2015

Datang bulan, istilah ini banyak digunakan untuk menjelaskan saat-saat dimana seorang wanita mengeluarkan darah kotor dari organ kewanitaannya yang umum disebut menstruasi.  Pada sebagian wanita kondisi ini acap dibarengi rasa tak nyaman seperti perut mules, kondisi kesehatan menurun, rasa sakit di seluruh bagian tubuh terutama panggul, kaki dan payudara, serta lemas.  Ini yang kita sebut dengan istilah "PMS" (Pra Menstruasi Syndrom).
Tentu saja bagi wanita aktif seperti saya, kondisi ini sangat mengganggu sekali.  Selama dua hari biasanya saya enggan pergi ke luar rumah dan lebih memilih berguling-guling di atas kasur sambil menahan nyeri. Terkadang aktivitas akibat PMS  ini meninggalkan jejak darah di mana-mana, terutama di kasur, atau di baju.  Tentu saja hal ini menjadi pekerjaan tambahan bagi saya untuk membersihkan noda darah yang menempel.
Lalu bagaimana kalau saat itu kita harus menginap di sebuah hotel yang mengenakan sanksi denda untuk noda seperti itu??  Masa harus tidur di lantai atau bawa perlak dari rumah?

  Tentu segalanya menjadi menyebalkan saat itu.  Tapi kini saya tak perlu khawatir lagi, karena saya sudah punya sahabat baru yang sangat mengerti saya kaladatang bulan.
Mau tau?
Inilah dia... Laurier Night. Pembalut dengan daya serap tinggi, tidak bocor dan memberikan kenyamanan sepanjang malam.  Saya tak perlu khawatir lagi saat tidur dan beraktivitas. Sedangkan untuk gangguan lainnya saya punya beberapa tips untuk anda.
Tips Mengatasi Rasa Tak Nyama saat Datang Bulan
1. Buatlah ramuan kunyit asam dan minum secara rutin selama dua hari sebelum menstruasi hingga hari kedua menstruasi
2. Kenakan dalaman yang cukup nyaman dipakai dan tidak kendor sehingga posisi pembalut tidak mudah bergeser dan mampu menampung sempurna darah kotor anda
3. Pilih pembalut yang tidak mengandung gel agar mudah saat dibersihkan
4.Gunakan legging sebagai pakaian dalam anda sehingga anda bisa bebas bergerak walau saat mentruasi hari pertama sekalipun.
5. Gunakan pembalut bersayap yang mampu mencegah kebocoran
6. Cukupi kebutuhan gizi harian anda untuk mengimbangi banyaknya darah yang keluar
7. Minum suplemen penambah darah

0

Kamis, 10 Desember 2015

"Maakk...! Ada undangan cooking demo nih, siapa mau ikut?" celoteh mak Erlina Ayu di lapak sebelah.  Wuih siapa yang bisa nolak acara cooking demo? Selain bisa tambah ilmu, tambah teman, dan pastinya tambah relasi dong.  Apalagi gosipnya nih, bakal ada godybag yang isinya keren sebagai bonusnya, bertabur voucher belanja dan dapat kesempatan untuk mengulik lebih dalam pengalaman Mas Chef-nya yang konon diimpor langsung dari negeri singa alias Singapore.   Aahhh...emang bener deh, jadi blogger itu ngga rugi.  Selain otak terasah terus, pergaulan juga tambah luas. Nah, itulah salah satu latar belakangku untuk tetap menjadi "BLOGGER".

Sebagai blogger, kami sering sekali mendapat undangan dari gerai-gerai usaha yang tumbuh di negeri kaya ini.  Salah satunya adalah undangan dari #informa_ID sabtu kemarin. Perusahaan penyedia perlengkapan rumah tangga seperti furniture, dan alat masak ini, kemarin menyelenggarakan sebuah even Cooking Art dalam rangka promosi sebuah produk perlengkapan rumah tangga WMF yang berasal dari Jerman.  Produk ini memiliki kualitas yang sangat bagus, tidak saja design yang simple, kokoh dan mudah perawatannya.  Produk peralatan masak WMF membantu kami para emak menjadi lebih mudah dan lebih hemat waktu dalam memasak.  Cocok banget nih buat ibu pekerja yang juga hobi masak.  Salah satu produk yang digunakan dalam demo masak kali ini adalah pressure cooker. Alat ini membantu kita untuk memasak daging lebih mudah dan cepat.  Teksturnya pun menjadi lembut di lidah, dan istimewanya lagi, kita tak perlu ngitungin waktu untuk mengetahui kapan matengnya, sebab dia memiliki sebuah indikator yang berbentuk mirip sebuah tombol yang akan muncul dengan sendirinya saat makanan matang.  Gagangnya yang kuat dan kokoh membuat pegangan semakin mantap.  Selain itu, ada juga produk lain seperti sauce pan, fry pan , sendok dan berbagai utility lainnya.

Menu yang dipraktekkan saat itu adalah Apple & Celery Potage, Coq Au Vin, dan Madagascar Vanilla Bean Puding.  Iiihhh.. Inggris banget sih namanya...! Hehehe..Tentu saja, kan Mas Chef -nya diimpor langsung dari Singapore.  Tapi kita tak perlu pusingkan bahasa yang digunakan dalam resep, karena mas Chef akan mempraktekkan langsung step by step proses memasaknya.

Pertama-tama Chef Jhon menjelaskan tentang kegunaan, dan cara mengoperasikan serta perawatan produk WMF terutama pressure cooker.  Chef yang murah senyum ini menjelaskan dengan rinci tentang seluk beluk setiap produk WMF yang digunakan untuk memasak.
Chef Jhon Sedang Menjelaskan Fungsi dan Cara Kerja Aneka Produk WMF

Seluruh Peserta Mengikuti Acara Dengan Antusias


Yuk Masak
Aneka Bahan Yang Digunakan

Chef Jhon  Sedang Memperlihatkan Step By Step Pembuatan Apple & Celery Pottage

Nah ini aneka biji-bijian yang dimasak di atas alat masak WMF

Aksi sang Master

Acara yang dihadiri oleh insan media, blogger, member informa, dan para ibu ini, juga dihadiri langsung oleh ibu Edwina Melinda, seorang Merchandise Manager Informa dan Murray Lim yang menjabat sebagai  Regional General Manager WMF.  Semua rangkaian acara dapat berlangsung lancar walau tanpa proyektor.  Para peserta begitu antusias mengikuti sesi demo dan tanya jawab yang ada.  Setelah itu di pilih 3 orang peserta yang akan menikmati sesi dining with chef Jhon Sawarto.  Beruntungnya saya adalah seorang blogger jadi ngga perlu ikut seleksi untuk bisa menghadiri makan malam special bersama chef yang special.

Nah, sebelum saya bercerita tentang acara makan malam special, yuk kita kenalan dulu dengan sosok chef ini.  Namanya Jhon Sawarto (33 tahun).  Pria yang beristrikan seorang dokter ini merupakan lulusan Le Cordon Blue Paris.  Sosoknya humoris dan humble. Tangan ajaibnya mampu menyulap bahan sederhana menjadi sebuah menu yang luar biasa istimewa.


 Diapit oleh seorang Emak Blogger dan seorang pengusaha Bakery di Bali

Jam menunjukkan pukul 17.30, semua undangan mulai memasuki ruang makan yang disetting oleh Informa seperti sebuah restoran mewah.  Beberapa orang petugas berpakaian a la koki dan pelayan  melayani kami dengan ramah.  Rasanya seperti benar-benar di jamu di sebuah hotel bintang lima.  Wow banget. Acara diawali dengan bincang ringan dan seru tentang sang master dan mengalir begitu saja sampai bahasan meluas tentang dampak monosodium glutamat, dan pandangan beberapa negara terhadap zat yang kini dapat kita temui dengan mudah dalam komposisi aneka makanan yang beredar.  Ternyata tak semua negara mengizinkan penggunaan zat ini dalam melengkapi citarasa masakan.  Chef Jhon juga menjelaskan tips-tips memasak kepada para hadirin.  Selanjutnya pelayan menyajikan menu demi menu istimewa racikan chef Jhon.

 Acara Makan Malam Bersama Undangan, Chef Jhon dan perwakilan dari Informa dan WMF


Menu pembuka adalah Apple & Celery Pottage.  Menu ini dibuat dari dua buah jenis apel dengan citarasa asam dan manis yang saling menyempurnakan rasa dari sajian ini.  Apel Granysmith yang memiliki taste segar dengan apel fuji yang manis.  Bercampur kaldu, seledri, garam, merica dan bombai menjadikan sup ini begitu berbeda dari sup cream pada umumnya.  Resep klasik ini cocok sekali bagi penyuka menu bercitarasa asam, namun kurang cocok untuk penderita gangguan lambung.  Manis, kecut dan gurihnya berpadu saling menyempurnakan rasa.

 This is its. Apple and Celery Pottage
Menu ke-dua adalah Coq Au Vin.  Terbuat dari daging ayam, udang, jamur shitake dan campignon, brussel, edamame, baby buncis, sprout, red wine dan ubi ungu serta cream.  Nah karena ada kandungan red wine di dalamnya, sebagai muslim saya tak boleh menikmatinya.  Namun the real chef ini betul-betul baik, sebab dia membuatkan menu special yang terbuat dari ubi ungu dan aneka sayuran yang direbus.  Menu ini sangat unik rasanya.  Mmmm...very..very yummy.




Coq Au Vin
 This is special for me.
Menu selanjutnya adalah menu pencuci mulut yang terbuat dari aneka buah-buahan seperti, pisang, strawberi, blueberry, rasberry, yang dipadu vla terbuat dari tepung custard, susu dan gula.  Wow! saya suka sekali.  Saya adalah pecinta manis dan menu ini menjadi menu paling favorit di antara ke-tiga menu lainnya.  Benar- benar makan malam yang istimewa.
 Nah ini menu penutup yang ringan dan paling kusuka Madagaskar Vanilla Bean Puding
Acara ini benar-benar sangat berkesan.  Semoga bisa menjadi acara rutin dan bisa ditiru oleh gerai  lain.  Terima kasih @Informa_ID  dan WMF.  #Informa_WMF
0

Ada saat dimana kita merasa bahwa kita adalah manusia paling beruntung se-dunia.
Ada saat dimana kita merasa menjadi orang yang paling menderita, saat ujian bertubi datang
Ada saat dimana kita merasa begitu bahagianya, begitu merananya dan begitu lemah.
Tapi, pernahkah anda merasa seperti orang paling ter... se-dunia?

Mungkin bila aku yang ditanya aku akan menjawab lantang sambil tutup muka pakai serbet, "Akuuuuuuuuuu!!!
Hahaha... mau tau kenapa?
Hari ini, kekasihku harus pergi demi tugas ke suatu pulau yang cukup indah pantainya.  Entah kenapa aku ingin sekali mengantarnya ke Bandara, padahal aku tak bisa nyetir mobil.  Pagi itu, aku dan suami mengantar dua jagoan ke sekolahnya.  Sebelum berangkat suamiku bertanya," Kamu tidak sedang masak?"
Spontan aku menjawab,"Tidak!" kemudian dengan santai aku duduk di kursi depan samping pak supir yang ganteng.  Saat kami hampir tiba di sekolah anak-anak, tiba-tiba aku teringat bahwa aku sedang memasak kaldu, wajahku langsung pucat dan panik.  Takut-takut kusampaikan pada suamiku, bahwa aku lupa mematikan kompor.
Dag dig dug?  Jelas!  Bayangkan..., apa yang akan terjadi bila masakanku hangus sementara kompor gas masih menyala fulltank?  Sebenernya kompor itu didesain dengan tiga sensor perlindungan yang dapat mencegah terjadinya kebakaran maupun ledakan tabung..., namun bukan untuk si melon.  Kompor itu didesain untuk jeniss gas biru yang tidak di pasarkan di pulau dewata ini.  Oleh karena itu aku menggantinya dengan si melon agar kompor pemberian suamiku itu tidak merana dianggurin.  Konsekuensinya...3 sensor itu tak bisa berfungsi.  Seremkaaann??
    Mendinginkan kepala dengan Jus Buah bakau

Ah..saat itu aku begitu takuutttt.  Takut kena omel dan takut terjadi sesuatu di kosan.  Dengan menahan rasa jengkel karena kelalaianku, arjunaku segera melajukan mobilnya secepat kilat, sementara aku hanya bisa berdoa dalam hati...semoga semua baik saja.

Beberapa menit dalam situasi mencekam membuatku ingin segera melompat ke dapurku. Alhamdulillah semua masih terkendali tanpa hangus.  Allah kembali melindungiku dari masalah.
Perjalanan kami lanjutkan.  Anak - anak sudah masuk ke kelasnya, dan kami melaju ke Bandara Ngurah Rai.  Kulepas kekasihku pergi tuk mengumpulkan kepingan logam mulia.  Setelah berbincang-bincang sebentar, cipika - cipiki, kami pun berpisah.  Mobil kubiarkan di parkiran bandara, sementara aku melenggang menuju pintu keluar untuk mencari ojek yang akan membawaku ke ekspedisi.
Jam menunjukkan pukul 08.40 Waktu Bali.  Paket sudah meluncur ke customer, dan aku pun kembali sibuk dengan gadget tuk memesan ojek yang akan membawaku pulang.  Lama ku menunggu, namun tak satupun telpon dari ojek yang masuk.  Pengemudinya pun tak tampak batang hidungnya.  Jengkel, karena ternyata pulsaku habis dan aku tak bisa menghubungi ojek yang kupesan tuk menanyakan, kenapa tak jua datang.  Akhirnya order ku cancel. Aku pun melakukan re-order, namun kejadiannya berulang terus sampai tiga kali.  Padahal di layar tampak kalau  ojek tersebut sudah sampai di lokasiku, namun di hadapanku tak satupun ojek terlihat. Anehkann...  Rasa curiga mengusikku...jangan-jangan salah alamat. And... Gubraaakkkk!  Benar saja, ternyata  aku salah nulis alamat.  Mau ditunggu sampai tahun depan juga ngga bakal sampai! 

Tapi kenapa pak tukang ojek kok ngga telponnn...??
Akhirnya aku kembali memesan ojek dengan lokasi penjemputan berbeda,  kali ini pasti benar! Soalnya tadi aku sudah nanya detil ke CR nya JNE.  Tapiiii... kenapa si ojek belum kelihatan jugaaaa..?? padahal alamat sudah benar!  Huwaaaaa... rasanya jengkel mau nangis aja, kepikiran si kecil yang pasti sedang menungguku sendirian di rumah.

Ku lirik layar hapeku, tampak gambar sepeda motor di map persis seperti lokasiku... padahal tak ada siapa-siapa.  Barulah setelah beberapa menit, seorang ojek menghampiriku dan bertanya apakah aku memesan ojek? Beliau komplain katanya bolak balik telepon tidak bisa.  Ya ... aku ngga tau  dong, wong dari tadi juga aku bisa terima telpon dari suami.  Hmm... supir ojek-pung bingung dan akhirnya mengkonfirmasi nomer telponku.  Seketika aku baru ingat kalau nomer yang kudaftarkan di gojek berbeda dengan nomer yang ada di dalam hapeku  Oh My God...  betapa bodohnya akuu, rasanya sampai kapanpu ditelpon aku takkan pernah tau bila ada telepon untukku.  Rasanya ingin segera membenamkan diri ke wajan.

Jadi rupanya sejak tadi aku jengkel menunggu dan sebagainya hanya akibat kebodohanku.
Rupanya kejadian itu bukanlah akhir cerita ini.  Setelah bertengger di jok sepeda motor si ojek kamipun berangkat dan di tengah perjalanan, dua kali aku membuat pak supirnya kaget,  dia mengira aku dijambret makanya tubuhku hampir terjatuh di aspal, tapi ternyata saudara-saudara...,  saya mengantuk.!  Hiks..untungnya aku tak sampai jatuh dari motor...

Benar-benar deh membuatku merasa menjadi manusia terbodohhh se-dunia.

Hikmah yang dapat kita petik dari kejadian ini adalah.... "CEK & RICEK"

Pastikan semua sudah sesuai sebelum melakukan sesuatu ataupun meninggalkan sesuatu

0

Rabu, 18 November 2015



































0



PEREMPUAN DAN KESEHATAN
DAPUR SEHAT BUNDA
BRING HEALTHLY FOOD FOR CHOICE



Kesehatan merupakan anugrah Allah yang tak ternilai dan sebagai manusia terkadang kita abai pada pentingnya menjaga nikmat sehat tersebut. Kita baru memahami betapa berharganya sehat kala penyakit menggerogoti tubuh kita. Saya Sri rahayu (39 tahun), adalah seorang ibu dengan dua orang anak special yang dititipkan Allah. Kedua anak saya mewarisi gen alergi dari saya dan suami sehingga mereka terlahir dengan tubuh yang hipersensitif. Anak pertama tumbuh menjadi anak yang pickyeater dan alergi dengan banyak bahan tambahan pangan, salah satunya adalah MSG dan pemanis buatan. Kini si sulung telah kehilangan kedua amandelnya akibat terlalu sering mengkonsumsi kerupuk, makanan ber-MSG, serta snack ringan yang mengandung pemanis buatan. Sejak itulah saya bertekad untuk melakukan edukasi pentingnya makanan sehat dalam mencetak generasi bangsa yang unggul. Perjuangan saya baru berjalan satu tahun, masih sangat panjang jalannya, namun edukasi ke masyarakat akan terus saya lakukan dengan cara terbaik

BERANGKAT DARI KEPRIHATINAN
            Perjuangan yang saya lakukan dalam mewujudkan Indonesia Sehat 2020 bukanlah hal yang mudah. Cibiran, cerca dan halangan kerap merintangi jalan saya.  Tak banyak  masyarakat yang paham, bahwa apa yang kita lakukan dengan makanan yang akan kita sajikan memberikan dampak penting pada kualitas generasi masa depan.  Keprihatinan saya semakin bertambah kala melihat, mendengar dan membaca korban berjatuhan akibat jajanan kantin sekolah yang tidak higienis.  Siapa yang disalahkan bila semua sudah terjadi?  Siapa yang dirugikan? Akan terlalu banyak pihak yang tersangkut, namun yang hilang takkan pernah kembali walau diusut sampai ke meja hijau sekalipun.  Haruskah kita menunggu sampai buah hati kita menjadi korban, baru kemudian sadar dan berhijrah?
            Itulah awal perjuangan ini bermula. Saya sadar sebuah perjuangan takkan optimal tanpa gerakan nyata, untuk itulah saya membangun sebuah bisnis makanan sehat rumahan dengan mengusung nama Dapur SehatBunda.  Harapannya saya dapat memenuhi kebutuhan para bunda yang membutuhkan makanan sehat bergizi, namun tak punya cukup waktu untuk mengolahnya karena berbagai hal.  Saya berusaha memberikan alternatif pilihan cemilan sehat yang tak kalah nikmat dengan yang ada di pasaran, sehingga tak ada alasan untuk mengatakan “Tidak!” pada aneka makanan yang tak alami.
            Tak cukup hanya di situ, saya mengajak teman-teman yang aware pada kesehatan keluarga tercinta untuk terus mensosialisasikan pentingnya makanan sehat dan halal, sebab sehat bukan hanya bicara tentang medis.  Pengobatan apapun tanpa asupan gizi sehat seimbang takkan membuahkan hasil maksimal.
            Oleh karena itu saya bersama pelaku kuliner lainnya yang tergabung dalam komunitas Dapur Halal, Komunitas Kumpulan Resep Makanan dan Minuman Halal, dan Gerakan Masyarakat Peduli Pangan Halal dan Sehat dalam waktu dekat akan melakukan gerakan turun ke jalan.  Say NO untuk makanan tak sehat,  say NO! Untuk makanan non halal
            Tahukah anda mengapa masyarakat zaman dahulu memiliki usia lebih panjang?  Salah satunya adalah karena makanan yang mereka konsumsi lebih sehat dan alami.  Tak ada bahan pengawet, formalin, MSG, atau bahkan produk-produk rekayasa.  MARI BERSATU WUJUDKAN INDONESIA SEHAT 2020!


BIODATA
Nama                           : Sri Rahayu, SP   
e-mail                          : sri_rahayu_sp76@yahoo.com
Website                       : www.istanabundavian.blogspot.com
FB                               : www.facebook.com/sri.rahayu.sp
Pendidikan                  : S1 Pertanian
Status                          : Menikah

Informasi :
-Pengurus  komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis Interaktif
- Owner Dapur Sehat Bunda
- Admin Kumpulan Resep Makanan Minuman Halal
- Admin Gastronomi indonesia
- Member Kumpulan Emak Blogger
- Menulis lebih dari 20 buku  dan ratusan artikel content web
-Pengasuh Rubrik Dapur Ibu dan Mama (2013-2014)


0

Jumat, 02 Oktober 2015


"Aku pengen usaha, tapi ngga punya modal.  Sekarang semuanya serba mahal.  Bahkan untuk memenuhi kebutuhan hari-hari masih terasa sulit" curhatku dua tahun lalu pada suamiku.

Pernahkah teman mengucapkan itu? Beberapa teman curhat hal yang sama padaku.  Keinginan tuk wirausaha selalu ada di setiap insan yang ingin sukses, namun acap keinginan itu harus terkubur dalam karena situasi dan kendala modal utama yaitu uang.  Tapi benarkah uang merupakan modal utama dalam sebuah bisnis?

TIDAK!  Menurut saya uang bukan segalanya.  Modal uang bukanlah hal utama dalam sebuah bisnis.  Bukankah transaksi perdagangan telah ada sejak manusia belum mengenal uang sebagai alat tukar? Lalu bagaimana bisnis dan usaha terbentuk pada zaman dahulu?

Bisnis dan usaha terlahir karena ada niatan kuat untuk berubah lebih baik, untuk meningkatkan status ekonomi dan karena adanya kebutuhan akan sandang, pangan, papan dan hiburan.  Niatan yang kuat pada diri seorang calon enterpreneur inilah yang mendorong dia untuk bergerak demi mengupayakan perubahan taraf hidup yang lebih baik.

Kira-kira itulah yang saya alami.  Curhat kesana kemari saya pikir tak banyak berpengaruh dalam mewujudkan impian.  Akhirnya saya tersadar kalau saya tak memulai, bagaimana saya akan mendapatkan modal uang?  Saya sadar bahwa sebenarnya banyak usaha yang tidak membutuhkan uang  sebagai modal utamanya.  Salah satunya adalah usaha jasa.

Modal Utama Saya Dalam Bisnis Adalah Diri Saya dan Jaringan Pertemanan

Lalu apa impian saya sebenarnya?  Saat itu, saya ingin sekali memiliki sebuah usaha di bidang kuliner untuk mendukung kecintaan saya pada dunia memasak.  Namun ketiadaan modal membuat saya harus berpikir keras bagaimana caranya menjalankan usaha tanpa modal.  Maka pilihan saya jatuh pada usaha jasa.  Saya menuangkan hobi memasak saya dengan menjadi seorang penulis freelance di sebuah agency penerbitan re!Media Service yang digawangi oleh pasangan muda Isa Jatinegara dan istrinya Meidiana Frikasari.  Itulah awal mula segalanya.  Awal saya berkenalan dan membangun jaringan persahabatan dan relasi bisnis yang akhirnya menjadi modal utama saya selain diri saya dan apa yang ada di dalam otak saya. Untuk mengupgrade diri saya bergabung dengan komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis Interaktif dan Ibu-Ibu Doyan Bisnis besutan Indari Mastuti sebagai salah satu wadah belajar dan menimba ilmu.



Tiga di antara sekian buku kuliner karya saya


Lewat kegiatan menulis saya mendapatkan tidak hanya materi, tapi juga ide-ide bisnis, kepercayaan, dan jaringan pasar.  Inilah yang kemudian saya ramu menjadi sebuah modal utama dalam mengembangkan #Usaha Lauk Kering Mba Sri. Saya memanfaatkan media sosial facebook dan blog sebagai sarana untuk mengenalkan produk saya pada customer.  Tak disangka ternyata banyak teman yang membantu saya tuk mengenalkan produk saya. Lewat metode pemasaran dari mulut ke mulut (getuk tular) usaha ini terus berkembang.


Testimoni Pelanggan

Tugas saya adalah memberikan produk yang terbaik, memberikan servis terbaik pada customer serta menjaga kepuasan konsumen terhadap produk tersebut.  Bisnis ini saya mulai dengan modal nol rupiah.  Tak ada biaya promosi hingga akhirnya bisnis ini berdiri.  Kepercayaan konsumen sudah saya dapatkan, selanjutnya tugas utama saya adalah merawat bisnis agar terus berjalan.

Kemasan Produk Saat Pertama Launching (tanpa merek)



Eh, modal nol?  Kok bisa sih? Emang ngga perlu uang buat beli bahan? Trus bagaimana bisa produksi?
Ya! Saya memang tidak mengeluarkan uang untuk modal produksi, sebab customer saya yang mengeluarkan uang untuk memproduksi pesanan mereka, sebab bisnis saya dilakukan secara online. Pesanan hanya akan diproses setelah proses transfer masuk.  Simple bukan?

Namun ada hal yang harus menjadi catatan bagi Saya, karena bisnis ini tanpa modal bukan artinya saya  bisa seenaknya menghamburkan keuntungan yang saya dapat.  Sebab bila kita ingin berkembang, maka kita harus bisa melakukan manajemen keuangan usaha secara baik.  Proses pembukuan harus dilakukan dengan tertib.  Keuntungan yang didapat digunakan untuk memutar modal dan berinvestasi alat agar kualitas produksi bisa ditingkatkan.  Ada alokasi yang memang harus kita peruntukkan untuk mengupgrade skill.  Semua dilakukan secara bertahap sesuai skala prioritas.  Sebab bila kita ingin usaha kita berkembang, kita harus siap untuk berinvestasi salah satunya adalah investasi ilmu dan alat.

 Brand Rancangan Teman Saya Ferdias Bookelman





Liputan tentang saya di sebuah tabloid nasional

 Meme yang dibuat customer saya untuk testimoni produk


Apa sih investasi ilmu?
Investasi ilmu adalah salah satu cara untuk mengupgrade skill atau keahlian kita dalam passion usaha yang kita geluti.  Jangan bermimpi untuk sukses bila anda enggan membelanjakan uang anda untuk berinvestasi.  Sebab pada suatu titik, usaha yang kita jalani pasti akan membutuhkan uang untuk mengembangkannya,  untuk investasi alat dan meningkatkan ketrampilan tenaga kerja kita.  Penghargaan kita pada karyawan akan membuat kinerja mereka semakin baik dan loyal.

Pada tahun pertama usaha, saya tidak hanya bisa berdiri, namun juga mendapatkan banyak tawaran kerjasama dan tawaran modal dari beberapa teman untuk mengembangkan bisnis ini.  Namun saya masih memilih untuk menguatkan bisnis ini dahulu, memperbaiki dan mengonsep aturan-aturan kerjasama dengan pihak luar. Sampai suatu ketika akhirnya saya mendapat bantuan sebuah alat dari seorang teman yang menjadikan kualitas produk menjadi semakin baik.

Bisnis Saya Terlihat Lancar. Apakah saya tak pernah mengalami apa yang disebut kesulitan dan kendala bisnis?
Bila saya mengatakan bahwa saya tak pernah mengalami kendala bisnis, artinya saya berbohong.  Sebuah bisnis pasti ada saja kendalanya.  Penjualan pun tak selalu ada di atas, semua ada pasang surutnya, apalagi bisnis ini terbilang bisnis yang masih baru dan saya adalah anak bawang dalam dunia kuliner indonesia.  Namun bukan pebisnis namanya bila hanya karena satu, dua kendala saya menyerah kalah.

Ada saat dimana penjualan saya jatuh akibat alat dan pemilihan minyak yang menyebabkan kualitas berkurang.  Saat ini terjadi, demi menjaga kepuasan konsumen saya harus memberikan ganti rugi dengan nominal tertentu atau mengganti produk dengan yang lebih baik.  Saya harus berpikir keras saat itu untuk mencari pemasukan lain guna menutup kerugian tersebut.  Saat itulah saya perlu sebuah INOVASI PRODUK.

Mau tau inovasi dan strategi bisnis yang saya lakukan?  Tunggu lanjutan ceritanya yaa..

TO BE CONTINUED...
0

Total Absen

Pengikut