Senin, 30 Oktober 2017

Dear Sobatku,
Apa kabarnya? Kudengar kamu sekarang semakin glowing dan banyak menjadi buah bibir di media sosial?  Selamat ya, aku bangga mengenalmu.  Meski perkenalan masih seumur jagung...kamu berhasil membuktikan bahwa kamu benar-benar sobatku. Kamu ngga pernah berhenti menebar manfaat.

Kita ini memang soulmate yang serasi.  Kita sama-sama senang menyenangkan hati orang lain dan menebar kebaikan.  Ngga salah dong kalau kian hari aku makin sayang sama kamu. Oh iya,aku mau cerita nih..

Awal aku mendengar sepak terjangmu, aku langsung penasaran, masa iya ada sobat yang seperti itu? Aku ngga sabar untuk cari tau dengan bertanya sana-sini, sampai akhirnya aku bertemu dengan dia. Lewat dia aku mendengar banyak tentangmu dan akhirnya aku falling in love. Apalagi pas aku dengar banyak teman yang sudah mendapat banyak keuntungan sejak mengenalmu.  Wah.. semoga kesempatan berikutnya aku juga beruntung mendapatkan grand prize darimu,makanya aku bertekad untuk terus meningkatkan saldo tabungan online ku.

Sobatku, aku selalu berdoa agar bisnismu kian bersinar dan kita bisa selalu bersama-sama.

Salam dari kota Malang

Sri Rahayu
Di atas adalah kisahku dengan sobatku, sosok teman yang selalu berusaha memudahkan setiap mimpiku.  Kamu juga bisa loh berkenalan dengannya.

Kenalan Sama Sobatku Yuk

Sudah denger salah satu aplikasi fintech yang lagi jadi buah bibir?  Jangan-jangan kamu diam-diam sudah jadi nasabahnya? Atau... kamu salah satu yang beruntung dapat uang tunai jutaan rupiah dari tabungan online yang baru 3 bulan lalu diluncurkan oleh KSP Sahabat Mitra Sejati?

Yah! Kamu tidak salah, sobatku ini adalah sebuah aplikasi financial technologi yang bukan hanya memudahkan nasabahnya tapi juga, memberikan banyak manfaat bagi pengguna aplikasi ini.  Ini adalah salah satu bentuk tabungan yang membuat kita tidak ribet.  Bukan sekedar produk simpanan saja melainkan juga terafiliasi dengan beberapa layanan seperti pada gambar ini:

Berbagai Fitur dan Kemudahan SOBATKU

Sejak diluncurkan 12 Juli lalu di kota Makasar, produk ini sudah dua kali melaksanakan penarikan undian milyaran rupiah 3 bulanan.  Sambutan masyarakat dengan hadirnya program undian ini, cukup antusias. seperti yang disampaikan salah satu pengawas KSP Sahabat Mitra Sejati Dodong Cahyono.

"Kami bersyukur program ini disambut antusiasme cukup tinggi dari masyarakat. Fitur tidak adanya biaya administrasi dan pemberian bunga sepertinya diapresiasi.  Dengan program ini kami mendorong masyarakat untuk mempercayakan tabungannya di KSP Sahabat Mitra Sejati dan sekaligus mendukung program inklusi keuangan yang dicanangkan oleh pemerintah.  Mengapa dana yang dimiliki tidak disimpan di SOBATKU saja?"

Program undian ini tidak hanya menawarkan grand prize tapi juga menyediakan hadiah bulanan bagi para nasabahnya dengan nominal Rp. 100 ribu hingga Rp. 10 juta rupiah. Woh keren kan? Inilah salah satu alasan banyak orang tertarik untuk mendaftar dan mempercayakan uangnya untuk disimpan di sini, termasuk saya.

Keuntungan Menjadi Nasabah Sobatku

Selain kesempatan untuk mendapatkan jutaan rupiah, aplikasi ini juga memberi banyak keuntungan bagi penggunanya yaitu :


  1. Tidak perlu ke Bank karena kita bisa mendaftarkan secara online dengan mengunduh aplikasi ini melalui Playstore
  2. Tidak ada biaya administrasi.  Tau sendirikan kalau bea administrasi itu lama -lama menguras saldo tabungan kita? apalagi kalau kita sering melakukan transfer atau tarikan
  3. Multi manfaat.  Selain bisa digunakan untuk menabung, aplikasi ini juga bisa kita gunakan untuk membayar beberapa tagihan seperti pulsa, listrik, PDAM dan sebagainya
  4. Menabung bisa dari mana saja, bahkan bisa juga melalui teman loh.  Caranya mudah saja, kamu tinggal menyerahkan uang tunai pada sesama nasabah dan bilang kalau kamu ingin menabung di Sobatku, maka temanmu akan transfer sejumlah uang dengan fitur Transfer Sesama Sobatku
  5. Mendapat voucher makan dari tenant yang berafiliasi dengan produk ini
  6. Mendapatkan poin untuk diikutkan undian berhadiah
  7. Bisa cek rekening dan laporan transaksi kapan saja
  8. Transfer ke rekening bank lain
  9. Jam kerjanya fleksible dari jam 07.00 WIB - 21.30 WIB.  Padahal kalau di Bank jam 17.00 saja sudah tutup.  Kemudahan ini membantu nasabah yang ingin tarik tunai atau setor di malam hari.
Banyakkan keunggulannya?  Nah itu baru sebagian kecil aja.  Masih banyak manfaat lain yang bisa kita dapatkan dengan menabung di tabungan berbasis online Sobatku.  Buat yang ingin bergabung bersama jutaan nasabah Sobatku lainnya.  Tertarik? ayoo tunggu apalagi.

Bagaimana sih Cara Bergabung Menjadi Nasabah

Sebenarnya caranya mudah saja. 
  • Pilih menu play store lalu cari aplikasi Sobatku, instal dulu ke androidmu ya guys
  • Kalau sudah terinstal kamu tinggal buka dan daftarkan nomer telponmu sebagai akunmu dengan mengisi form yang tersedia di web. Klik Registrasi
  • Setelah registrasi kamu bisa menyetorkan tabunganmu lewat jaringan Alfamart, Alfamidi, transfer bank, setor tunai di cabang sahabat UKM
Kalau menurutku sih semua proses ini sangat memudahkanku sebagai nasabah yang males antri.  Selain menghemat waktu bisa menghemat tenaga dan biaya transportasi juga.  Belum lagi kalau dapat grand prizenya...uwow deh.  bisa ajak keluarga umroh bareng.  Kapan lagi kalau bukan sekarang?

Terima kasih KSP Sahabat Mitra Sejati untuk solusi fintech yang cerdas sekali.

9

Rabu, 25 Oktober 2017


Nahas betul nasib pria itu, setelah menempuh 3 jam berkendara demi memenuhi rasa rindu sang istri, Pria yang berprofesi sebagai Supervisor Marketing itu harus memendam gemas karena ulah sang istri yang tidak memberinya ijin masuk ke rumah. Gara-gara masa lalu Ayu melarang suaminya masuk.
Hari itu mungkin menjadi hari yang takkan terlupakan bagi Judis (nama sebenarnya). Rencananya pria yang bekerja di sebuah perusahaan alkes ternama itu hari ini dinas ke luar kota untuk 3 hari ke depan.
Ayu sang istri sebenarnya sedikit berat melepas suaminya pergi pagi tadi. Kondisi kehamilannya yang acap menimbulkan gangguan kesehatan, membuatnya terkadang sedikit manja. Terlebih lagi baru saja kemarin dia berbagi cerita horor dengan kawan-kawannya di group.
Alkisah di tahun 2009 kedua pasangan ini kost di sebuah Pavilyun bekas sebuah rumah sakit. Di sebelah kamar mereka tinggal pasangan muda bernama Martha dengan seorang bayi kecilnya.
Selama kost di gunungsari tersebut, banyak kisah mencekam yang mereka alami dan dengar. Suara anak kecil yang bermain di tengah malam, sosok wanita tua yang menyapu halaman ataupun kisah-kisah yang lain yang membuat bulu kuduk mereka berdiri.
Malam itu, Roni suami Martha berpamitan pada sang istri untuk mengunjungi orangtuanya di Mojokerto. Entah kenapa..para bayi termasuk Favian kecil tak henti menangis. Saat suami dan anak sulungnya tertidur, Ayu mendengar sebuah ketukan di jendela kamar. Sedikit takut..wanita mungil itu bangkit untuk melihat siapa yang mengetuk jendela malam-malam? Mungkinkah Martha membutuhkan bantuannya?
Ternyata tak ada siapapun di luar.
Bulu kuduk Ayu berdiri,..Buru-buru dia merapat ke tubuh suaminya sambil mendekap Favian kecil. Tak lama berselang dia mendengar suara Martha berteriak," Atas nama Yesus! Atas nama Yesus!"
Dada Ayu berdegub kencang mendengar teriakan Martha. Segera dibangunkannya sang suami untuk mengecek kalau-kalau Martha membutuhkan pertolongan. Suami istri itupun lekas keluar dan berjalan menuju kamar Martha.
"Mba Martha..ada apa mba?" Tanya Ayu dari depan kamar yang terbuka. i hadapannya tampak wajah Martha begitu pucat dengan keringat dingin sebutir-butir jagung. Kedua tangannya mendekap erat bayi perempuan mungilnya. Sambil mengatur nafas Martha menyalakan lampu kamarnya yang redup. Setelah tenang, wanita muda itu bercerita dengan terbata.

"Baru saja ada sosok pria menyerupai suamiku datang. Tanpa bicara apa-apa dia langsung berbaring di sampingku. Aku bertanya padanya, kenapa tidak jadi ke Mojokerto? Tapi dia diam saja tidak menjawab dan memelukku erat. Kupikir dia sangat lelah hingga mengurungkan niatnya pergi, jadi kubiarkan dia tertidur memelukku. Semakin lama semakin erat hingga kusulit bernafas dan bayiku menangis dengan gelisah. Aku berusaha meraih bayiku dan saat itulah aku melihat bahwa sosok disampingku bukan lagi suamiku melainkan sosok hitam besar yang berusaha mencumbuku. Aku teriakan nama Yesus berkali-kali dan tiba-tiba dia hilang entah kemana" tutur Martha.

Ayu dan suaminya bergidig ngeri.. mahluk apakah itu? malam itu mereka berdua tidak bisa tertidur. Kalam-kalam illahi berkumandang se-antero kamar dari MP3 milik Ayu. Tak hentinya Ayu berdoa memohon perlindungan Allah dan keselamatan bagi penghuni kost.
Kisah masa lalu itu terus membekas dalam ingatan, bahkan kemarin kisah itu di ceritakan Ayu di sebuah group para blogger.
Siapa yang mengira kalau judis suaminya tiba-tiba pulang? Padahal jelas-jelas sore tadi sang suami menelpon kalau dia sedang ada di probolinggo. Benarkah pria di depan pagar rumahnya adalah suaminya? Atau hanya mahluk jejadian? Karena rasa khawatirnya yang berlebih Ayu melarang kedua anaknya membukakan pagar meski sang anak bilang kalau ayah mereka datang. Rupanya rasa kangen anak-anak pada sang ayah membuat mereka melanggar perintahku.
Sosok pria itu berhasil masuk ke halaman rumah, kemudian berjalan memasuki rumah. Mendengar ucapan salam dari pria yang mengaku suaminya, Ayu berteriak melarang pria itu melangkah lebih jauh.
"Siapa kamu? Jawab! Suamiku sedang ke luar kota, jangan coba-coba mengaku-aku suamiku atau kamu akan menyesal...karena terbakar oleh ayat kursy!" bentak ayu.
Pria itu hanya tersenyum dan terus berjalan mendekat,"Bunda..bunda.. ini aku suamimu" ucapnya sambil duduk di pinggir tempat tidur dimana aku terbaring.
"Buktikan kalau kamu benar manusia! Coba bacakan ayat kursy!" pinta Ayu. Judis semakin gemas dengan polah istrinya. Tak sabar rasanya ingin uyel-uyel istrinya. Namun demi menyakinkan sang istri dan agar bisa cepat istirahat, Judis pun mematuhi permintaan istrinya untuk melantunkan ayat Kursy.
Tapi rupanya itu juga belum cukup, Ayu memintanya untuk berwudhu sebelum dekat-dekat dengannya dan menyapa bayi kecil dalam rahimnya dengan sentuhan kasih. Benar-benar hari yang nahas bagi Judis

19

Rangkaian Acara Pemecahan Rekor Muri Mewarnai Payung

22 Oktober 2017 lalu, JNE memecahkan Rekor MURI mewarnai 1270 payung dengan melibatkan 1300 siswa SD di  Singosari Malang.  Acara tersebut berlangsung di Dome Universitas Muhammadiyah Malang, dengan dihadiri Presiden Direktur JNE M. Feriadi beserta jajaran direksinya.  Moment istimewa yang terjadi di kota Malang ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hut JNE ke-27 yang jatuh pada tanggal 11 November nanti.

Serah Terima Sertifikat dari Museum Rekor Indonesia Untuk JNE

Event ini merupakan bentuk rasa syukur JNE yang mengambil tema "27 Tahun JNE Mewarnai Indonesia". Tak terasa 27 tahun telah dilewati,  JNE telah berhasil memberikan warna-warni di Indonesia lewat bisnis ekspedisinya yang kian menggurita.  Perusahaan multinasional yang didirikan hanya dengan 4 karyawan ini kini telah memiliki 6000 jaringan dengan jumlah karyawan tak kurang dari 40.000 yang menempati kantor-kantor perwakilan di seluruh  Indonesia.

Pemilihan kota Malang sebagai lokasi penyelenggaraan event dilatar belakangi dengan keberadaan Kampung Warna Warni Jodipan, sesuai dengan tema HUT JNE mewarnai Indonesia.   Hut ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan positif lainnya seperti Seminar Kewirausahaan bertema " JNE Ngajak Online" , yang dilangsungkan di beberapa kota di antaranya Bengkulu, Sorong, Jayapura, Tanjung Pandan, Jambi, Samarinda, Palangkaraya, Manado, Bontang, Tarakan, Banda Aceh, Palu, Ambon, Cilegon, Mataram, Kupang dan Pangkal Pinang.

Bukan itu saja, pada peringatan HUT kali ini JNE bekerjasama dengan Pustaka Anak Lebah memberikan donasi 11 ribu buku bacaan untuk PAUD dan TK di 11 kota melalui JNE cabang Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan  Nusa Tenggara Timur.

JNE Sahabat UKM

Sebagai salah satu dari 10 perusahaan logistik terbesar di Indonesia, JNE telah berhasil membuat terobosan-terobosan baru  dengan membranding diri JNE Sahabat UKM.  Kehadiran JNE di tengah-tengah bisnis e-commerce secara nyata telah membantu tumbuh kembangnya perekonomian Indonesia dan kemajuan bisnis UKM dengan memberikan kemudahan melalui aplikasi My JNE  yang diluncurkan beberapa tahun lalu.  JNE juga memberikan pelatihan-pelatihan secara gratis kepada pelaku bisnis e-commerce agar mampu mengupgrade dan meningkatkan omzetnya.  JNE juga mengadakan program gratis ongkir untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan hingga ke daerah-daerah terdampak bencana alam.

Kebanggaan JNE

Dalam pemecahan Rekor MURI, 22 Oktober 2017, Presdir JNE Bapak M. Feriadi mengungkapkan rasa bangga JNE karena bisa turut mewarnai Indonesia salah satunya dengan pemecahan rekor MURI mewarnai payung yang diikuti oleh sekolah dasar se- Singosari Malang. 

"Hari ini kita semua sudah mencapai target yang kita inginkan, masuk ke dalam catatan museum rekor indonesia. Kami dengan tema ulangtahun di tahun 2017 ini mewarnai Indonesia, JNE sudah mempengaruhi kehidupan keseharian kita sehingga apa yang kita lakukan akan menjadi pembeda JNE dengan yang lain.  Bayangkan jika yang dibahas televisi, kita melihat televisi hitam putih tidak ada warnanya, maka JNE bisa diibaratkan telivisi yang terbaik dan sudah sangat modern sehingga JNE bisa memberikan warna yang berbeda", tutur Presiden Direktur JNE M. Feriadi di hadapan 1300 siswa SD di Malang.

Pada jumpa pers kemarin M.Feriadi juga menyampaikan," Kami ingin memberikan manfaat positif bagi masyarakat Indonesia bukan hanya dalam hal pengiriman barang, namun juga turut membantu pembangunan negeri ini".

Sambutan Presiden Direktur PT.JNE 

Pada event pemecahan Rekor MURI kemarin, beberapa direksi yang hadir turut serta juga dalam event mewarnai payung tersebut. Bahkan Joni yang menjadi ikon perusahaan ini pun tampak bahagia dan menari ikuti irama lagu.

Jajaran Direksi JNE Turut Serta Mewarnai Payung


Tak Mau Kalah dengan Peserta, Presdir JNE M. Feriadi pun Menggoreskan Warna Pelangi

Pukul 12.30 sekitar 1270 payung telah selesai diwarnai. Pekik riuh peserta bergema hingga sudut bangunan. Ada 27 payung dengan goresan terbaik yang mendapatkan penghargaan dari perusahaan ekpedisi ini. Payung-payung ini sebagian dibawa ke Kampung Warna warni Jodipan untuk turut mempercantik salah satu destinasi wisata di kota Malang ini.

Inilah Salah Satu Goresan Terbaik

Payung-payung hasil goresan tangan sosok-sosok kecil itu tampak begitu hidup dan natural.  Warna-warna yang sederhana membuat satu dengan lainnya tampak saling melengkapi.  Inilah cikal bakal seniman kita. Para penerus yang memiliki jiwa seni dalam dirinya.  Generasi-generasi muda yang butuh sentuhan ilmu dan bimbingan untuk bisa mengeluarkan bakatnya.  Pantaslah kiranya karya mereka diapresiasi oleh JNE untuk turut "Mewarnai Indonesia"


Penghargaan Untuk 27 Peserta Terbaik

Apa Kata Mereka?


Hari itu Dome UMM disulap menjadi putih.  Ribuan payung berwarna putih berjajar rapat mendapat sentuhan kreativitas anak negeri.  Acara yang berlangsung tertib ini, cukup membuat saya berbinar bangga bisa hadir dan menyaksikan anak-anak berbakat ini.  Semua  tampak larut dalam goresan warna warni pelangi.  Saya mencoba berbincang dengan salah satu pendamping dari SD 01 Singosari, yang bernama Bu Endah,"saya sangat gembira sekali dengan adanya acara ini karena bisa membangkitkan kreativitas anak-anak"

Suasana di Lokasi Pemecahan Rekor MURI

Begitupun para peserta, mereka bangga dan senang bisa ikut serta menjadi salah satu pemecah Rekor MURI, yang artinya mereka turut tercatat mencetak sejarah.

SELAMAT ULANG TAHUN KE-27 JNE
Terimakasih telah #mewarnaiIndonesia
#27tahunMewarnaiIndonesia
#JNEexploreMLG
#JNEMewarnaiIndonesia







21

Senin, 23 Oktober 2017

Hola-holaaa...

Aneka Lomba di Event Pesta Sejuta Buku

Pesta sejuta buku hadir lagi di Malang! Kali ini tak kalah heboh dengan event-event sebelumnya.  Mau tau kenapa?

"Cause event kali ini anda akan dimanjakan dengan berbagai hiburan, bertabur ilmu, serta diskon yang gede-gedean guys"

Bincang Santai Bersama Komunitas Malang Local Guide
(dok. Assaifi)

Event yang berlangsung sejak Kamis 19 Oktober 2017 lalu hingga  25 Oktober 2017 diselenggarakan ole 3G Production bekerjasama dengan berbagai komunitas Literasi di Kota Malang. Acara ini juga turut dimeriahkan oleh tak kurang 200 penerbit buku, berbagai pertunjukkan seni dari berbagai komunitas yang ada di Malang seperti Teater Hompimpa, Teater Pintu dan Teater Komunitas, aneka lomba untuk anak, serta bertabur hadiah dan diskon yang bisa bikin senyum-senyum.

Pengunjung Yang Antusias

Baca Buku di Pojok Cerpen


Aneka Buku Yang Ditawarkan



Aneka buku ditawarkan mulai harga Rp.5000,-.  Ada buku anak, novel, komik, buku masak, buku pelajaran bahkan sampai sejarah, filsafat dan politik lengkap ditawarkan di ajangnya pecinta literasi ini.  Bila kebetulan kalian masih tanggal tua, ngga usah khawatir, sebab disana ada salahsatu stand milik Perpustakaan Anak Bangsa yang menyajikan berbagai buku bermutu yang bisa anda pinjam secara gratis (asal dikembalikan loh yaa..).
Pinjam Buku Gratis di Perpustakaan Anak Bangsa

Selain stand buku, disana juga ada stand herbal yang menawarkan berbagai produk kesehatan alami yang berdasarkan pada prinsip pengobatan Thibbun Nabawi, selain itu ada juga stand makanan dan minuman.

Special hari ini  (senin, 23 Oktober 2017) akan ada bincang blogger dan media bersama Lingkar Malang, Terakota dan MalangCitizen, bincang buku dan music serta lomba menyanyi kategori C. Jadi buat kamu-kamu yang belum sempat berkunjung, masih ada waktu sebelum tanggal 25 Oktober 2017 untuk berburu buku mendulang sejuta ilmu.



Catat lokasinya di Taman Krida Budaya Jawa Timur
Jl. Soekarno Hatta No.7 Jati Mulyo Malang
Jam Buka 09.00 WIB - 21.00 WIB
0

Kamis, 12 Oktober 2017

Bagi penyuka olahan seafood, mungkin kepiting menjadi salah satu menu favorit pilihan.  Hewan berkaki sepuluh ini merupakan salah satu hewan yang memiliki cangkang cukup keras dengan satu pasang capit sebagai senjata pertahanan diri dari serangan musuh. Hewan dengan tubuh unik dan 5 pasang kaki yang berbuku-buku ini, adalah salah satu jenis hewan air yang cukup diminati oleh para seafoodlover.  Rasanya yang nikmat dan seni dalam menyantapnya yang butuh perjuangan, membuat para penikmat kuliner menjadi kian tertantang untuk bisa merasakan kelezatannya.

Hewan golongan arthropoda ini,berdasarkan tempat hidupnya dikenal memiliki beberapa jenis:

  • Kepiting Laut (rajungan)
  • Kepiting Air tawar
  • Kepiting karang
  • Kepiting bakau
Sedangkan di Indonesia sendiri, dikenal beberapa jenis kepiting yang dapat dikonsumsi dan memiliki citarasa yang nikmat diantaranya,:
  • Kepiting Soka
  • Kepiting Kenari
  • Rajungan
  • Kepiting Sungai/sawah
  • Kepiting bakau

Menu Berbahan Kepiting

Kepiting selain diolah dengan bumbu kare juga bisa dimasak dalam berbagai jenis saus, di antaranya:
  • Kepiting Saus padang
  • Kepiting asam manis
  • Kepiting lada hitam
  • Kepiting asap
  • Kepiting Telur Asin
  • Kepiting Saus Lemon
  • Nasi goreng kepiting
  • Lumpia Kepiting
  • Kepiting Crispy
  • Sup Kepiting asparagus
  • dll

Review Kuliner Kepiting Cak Gundul

Anda tentu tak asing dengan salah satu kedai kepiting ini.  Kedai yang berdiri sejak tahun 1992 ini telah memiliki 6 cabang yang tersebar di beberapa kota di Indonesia, antara lain Surabaya, Pandaan, Jogyakarta, Jakarta, Sidoarjo, dan Semarang.  Kedai yang awalnya adalah warung kaki lima dan kini berkembang pesat ini telah menarik perhatian dan membangkitkan rasa penasaran para pecinta menu kepiting termasuk istanabundavian.  Berawal dari berita katanya-katanya yang sering kami dengar tentang Kepiting cak Gundul, akhirnya beberapa hari lalu kami mendatangi salah satu cabang Kepiting Cak Gundul yang berlokasi di Pandaan Jawa Timur.



Kepiting Asam Manis

Sekilas dari luar kami melihat tempat ini kurang nyaman.  Lokasinya yang di pinggir jalan terlihat sangat sempit, terlebih lagi kedai ini tidak memiliki tempat parkir khusus.  Di bagian depan kita akan menjumpai Dapur terbuka yang di milikinya dan berbagai jenis kepiting yang bisa kita pilih untuk dimasak dengan saus yang kita inginkan. Saat mengintip dapur Kepiting cak Gundul, kami mendapati deretan aneka saus yang digunakan sebagai salah satu penyedap masakan.  Secara tangkap mata kesan yang kami tangkap adalah kedai ini memiliki dapur yang bersih, kami pun berjalan menuju salah satu ruangan ber-AC yang di dalamnya terdapat 3 buah meja dengan desain interior yang sederhana, tak ubahnya kedai biasa.


Dapur Terbuka dan Bersih

Anak-anak memilih untuk duduk di salah satu meja yang kebetulan kosong.  Memesan aneka minuman dan seporsi Kepiting telur lokal ukuran kecil dengan harga Rp. 150.000,- dengan request tanpa penyedap rajarasa dan arak .  Isinya kurang lebih 2 ekor.  Setelah menyantap satu porsi kepiting telur saus asam manis tersebut kami berkesimpulan Hindari Kedai Kepiting Cak Gundul, Bila Kamu Pecinta Menu Kepiting!

Mengapa demikian?  Alasannya adalah sebagai berikut:
  1. Bila dibandingkan kedai kepiting lainnya, Kepiting cak Gundul memang memiliki taste yang berbeda, lebih nikmat walau tanpa penyedap
  2. Tidak bohong dalam rasa
  3. Telur kepitingnya tebal
  4. Berani bermain bumbu
  5. Tidak amis
  6. Harga terjangkau
Harga Menu Kepiting Cak Gundul

Alasan tersebut membuat siapapun akan ketagihan lagi dan lagi, terlebih bagi pecinta menu kepiting seperti kami.  Jadi bila kamu takut ketagihan hindari kedai kepiting cak gundul yang rasanya nendang abis. Maknyussss kaki lima kelas bintang lima. Baca juga A6 Oleh-oleh



13

Total Absen

Pengikut