Sabtu, 23 September 2017

Perkembangan kuliner Indonesia sungguh luar biasa.  Bisnis kuliner bukan saja digeluti oleh para pengusaha dan ibu rumahtangga.  Bahkan para artispun mulai melirik sektor ini sebagai salah satu investasi masa depan.  Yup, munculnya kue kekinian yang digawangi para artis papan atas secara tidak langsung telah menaikkan gairah dunia kuliner di negeri ini.  Salah satunya adalah kehadiran produk Queen Apple yang dikelola oleh Chef cantik bertalenta Farah Quiin.

Serupa Tapi Tak Sama

Chef cantik yang masih menjomblo ini telah meluncurkan beberapa produk diantaranya, Queen Strudle, dan Queen Apple.  Keduanya tersaji dalam beberapa varian sebagai berikut

Queen Strudle

Produk ini merupakan salah satu produk pastry dengan lapisan kulit yang crunchy berlapis-lapis.  Fillingnya terbuat dari buah asli dengan citarasa alami.  Queen strudel tersaji dalam varian sebagai berikut :
  • Chocobanana Strudle
  • Apple Strudle
  • Cheese Apple Strudle
  • Kurma Strudle
Serupa tapi tak sama dengan produk yang dibranding oleh Teuku Wisnu, Queen Strudle hadir dengan harga, ukuran, kerenyahan, dan citarasa yang sangat berbeda.  Sama-sama merupakan jenis pastry, dan bukan asli Indonesia, keduanya berlomba untuk menempatkan brandingnya di tengah para penikmat kuliner yang selalu penasaran dengan perkembangan kuliner.

Sekilas saja kita sudah bisa melihat perbedaaan dari kedua produk ini.  Queen Strudle disajikan dengan tekstur filling yang so soft namun memiliki citarasa yang strong buahnya. Tampak benar kalau terbuat dari mayoritas buah segar.  Kenikmatannya membuat kami penasaran apa yang menyebabkan perbedaan rasa di antara kedua strudle yang sama-sama menggunakan bahan baku buah ini.

Queen Apple

Ini adalah salah satu jenis bolu.  Bolu dikenal di Indonesia sebagai salah satu kue yang diproses dengan cara dipanggang. Biasanya para ibu menambahkan kismis dan sukade ataupun buah lainnya pada adonan bolu yang akan di panggang.  Lain lagi dengan chef cantik yang telah malang melintang di dunia kuliner ini.  Chef Farah, demikian saya memanggilnya, menambahkan irisan besar buah ke setiap adonan queen apple.  Bukan itu saja, pada bagian toppingnya, beliau menambahkan sesuatu yang crunchy yang menghadirkan sensasi tersendiri saat menikmatinya.  Teksturnya terasa lebih rapuh bila dibandingkan bolu pada umumnya.

Queen Apple Chocolate

Queen Apple Cheese dan Queen Apple Vanila

Queen apple sendiri hadir dalam 4 varian rasa, di antaranya
  • Queen Apple Vanila
  • Queen Apple Cinnamon
  • Queen Apple Cheese
  • Queen Apple Chocolate
Perbedaan ke empat varian ini ada pada toppingnya,  sementara buah yang dipakai adalah apel malang jenis Rome Beauty. Pemilihan jenis apel ini didasari dengan citarasa khas dari apel ini yang memiliki kesegaran berbeda bila dibanding dua jenis apel lainnya yang tumbuh di kota Malang.

Apa Rahasia Kelezatan Dapur Queen Apple?

Rasa penasaran membawa kami mengunjungi salah satu store yang juga merupakan dapur utama dari all produk Queen Apple.  Lokasinya di Jl. Perusahaan No. 6 Tanjungtirto Karanglo -Singosari Malang. Tempatnya memang tidak begitu luas, namun cukup bersih dan memiliki dapur terbuka.  Artinya siapapun dapat melihat proses produksinya dari balik kaca.  Sambil berjalan-jalan keliling dapur, kami menyempatkan diri untuk bertanya kepada chef  Farah dan chef Komar yang kebetulan sedang melakukan kunjungan (kitchen visit).



Hmm.. kini kami tau, mengapa produk Queen Apple begitu berbeda citarasanya. Bukan hanya karena chefnya, tapi juga karena beberapa hal berikut ini:
Filling Queen Strudle

Menggunakan Apple Berkualitas
  • Terbuat dari buah berkualitas tinggi
  • Menggunakan bahan baku alami, tanpa pewarna, pengawet ataupun perisa buatan
  • Diproses dengan standar mutu yang tinggi, hygienis tentunya
  • Komposisi buahnya cukup banyak sehingga tidak eneg
  • Filling nya melalui tahapan pemasakan terlebih dahulu sebelum diproses dan diisikan ke dalam strudle.  So.. ini sebabnya tidak berasa seperti adonan mentah
  • Selalu dikontrol ke- freshannya, karena tidak menggunakan pengawet maka setiap 2 hari sekali, produk yang tidak terjual akan ditarik dari store dan dimusnahkan.  Begitu pula dengan produk yang cacat produksi.  Produk seperti ini tidak akan disajikan di store.

Wow!  Standar QC nya cukup ketat.  Dengar-dengar nih..Dapur Queen Apple saat ini sedang merilis sebuah produk baru yang akan dijadikan oleh-oleh unggulan khas Kota Malang?  Penasaran apa sih produknya? Mari kita sama-sama pantau infonya di Queen Apple Malang

intip juga akun media sosialnya
IG @queenapple.co.id



13

Senin, 11 September 2017

Kue Kekinian

Perkembangan bisnis kuliner di kota Malang kian melesat.  Berbagai varian oleh-oleh kian banyak ditawarkan.  Hal ini tak lepas dari lahirnya trend "Kue Artis' yang banyak mengundang rasa penasaran publik.  Setelah sukses dengan Anang Karaoke, Suami Ahsanti ini kini mulai merambah bisnis kuliner dengan membangun sebuah usaha oleh-oleh di kota Malang yang diberi nama A6.

A6 (baca Asix) ini sendiri merupakan kumpulan huruf awal dari panggilan kesayangan Anang Family, dimulai dari Anang, Ahsanti, Aurel, Azriel, Arsyi dan Arsya.  Uniknya lagi, varian kue yang ditawarkan juga diberi nama seperti panggilan sayang masing-masing.  Walhasil kue yang mereka tawarkan menjadi salahsatu kue kekinian yang menjadi incaran para penikmat kuliner.

Festival UKM

Kehadiran kue-kue artis ini secara tidak langsung telah menghipnotis para pemburu oleh-oleh kekinian.  Hal ini berdampak pada munculnya kesenjangan bagi pelaku UKM yang memang bermodalkan produk tanpa memiliki nama besar seorang public figure.  Kekhawatiran ini rupanya terbaca oleh keluarga Asix,  oleh karena itu, untuk menghilangkan kesenjangan itu, Asix oleh-oleh menggandeng para UKM untuk sukses bersama dengan menyediakan space untuk mereka di Toko Asix oleh- oleh.  Bahkan menurut penuturan Aurel salah satu putri dari Anang, yang juga berprofesi sebagai artis ini, rencananya festival UKM yang berlangsung sejak hari Sabtu lalu di Toko Asix oleh-oleh, akan diselenggarakan rutin setiap bulannya secara bergilir, sehingga semua UKM yang ada bisa ikut berpartisipasi mengenalkan produknya.


Kebetulan saat saya berkunjung kemarin, di lokasi ini masih berlangsung festival UKM yang dihadiri oleh Anang Family, Duta Pangan , dan Perkumpulan UKM Malang.  Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan pin kenangan dari UKM ke pada Asix dan pemberian kenang-kenangan dari Asix ke perwakilan paguyuban UKM.  Acara pun dilanjutkan dengan mengunjungi stand-stand UKM yang terlibat.  Ada kurang lebih 10 UKM dari berbagai sudut kota Malang yang turut meramaikan Festival di Minggu Sore tersebut.

Varian Asix Oleh-oleh

Asix oleh-oleh menawarkan 6 varian rasa yang diberi nama sesuai panggilan sayang keluarga mereka, dimulai dari :
  • Anang Charchoal
  • Ash Kayagreen
  • Acabi Chizmelt
  • Acio Chocolava
  • Jielly Hazelline
  • loly Rainberry Velvet

Dari 6 varian ini yang paling mahal adalah Anang Charchoal dan Loly Rainberry Velvet yaitu Rp. 75.000,-.  Sedangkan Varian lainnya seharga Rp. 57.000,-. Nah kemarin sih saya berkesempatan menikmati Ash Kayagreen.  Teksturnya moist banget dan harum pandan.  Topping kejunya lumer dengan bola-bola crispy di atasnya.  Sementara lapisan selai srikaya nya juga ngga pelit.  Jadi tastenya kaya deh.  Cocok buat lidah saya.  Kebetulan saya memang suka cake pandan.

Saya juga sempat bincang-bincang dengan beberapa pembeli yang sudah bolak balik datang dan mencoba semua varian, salah satunya mba Indah.  Menurutnya variannya enak semua dan dia sering mendapat titipan dari kerabatnya untuk membelikan Asix oleh-oleh.

Lokasi

Toko yang berlokasi di Jl. Guntur No.8 Malang ini memang sebenarnya kurang strategis.  Terlalu sempit untuk sebuah toko oleh-oleh.  Fasilitasnya juga tidak lengkap (toilet dan sarana ibadah).  Jadi lebih cocok untuk take away.  Hanya ke depannya saran saya sih dipertimbangkan untuk disediakan toilet umum dan tempat ibadah.  Siapa tau ada pembeli yang tiba-tiba kebelet buang air.  Nah apalagi kalau ada festival kuliner, pengunjung yang membawa mobil akan sulit untuk mencari lokasi parkir.  Semoga bisa lebih luas lagi tempatnya biar belanja makin Asix, seperti asiknya makan Asix oleh-oleh.. asix..asix..asix.


4

Minggu, 10 September 2017

Musim mangga telah tiba.  Di sepanjang jalan beberapa kota di Jawa Timur kita dapati berbagai jenis buah mangga berjejer menunggu pembeli.  Menggoda para fruity lover. Satu kilo mangga ditawarkan antara Rp. 18.000,- per kilogram hingga Rp.25.000,-.  Harga yang masih cukup tinggi bagi ibu rumahtangga tentu, namun bagi mango lover tak menjadi masalah asalkan rasanya manis, semanis kamu...

Dokumentasi Pribadi

Tetapi terkadang harapan tak sesuai dengan kenyataan.  Alih-alih mendapat mangga yang manis, ternyata karbitan semua.  Alhasil rasa masam yang kita rasakan, semasam wajah kecewa pemuda yang ditolak cintanya oleh seorang gadis.  Jengkel? Pastilah... tapi jangan lama-lama, karena masamnya mangga yang kamu beli takkan membuat duniamu berakhir.  Mending kita main sulap aja yuk, menyulap mangga masam jadi Mango Ice Cream yang nikmat. Rasa masam pada mangga memberikan taste segar alami, sehingga anda tidak perlu menambahkan esence ataupun perisa asam seperti citrun dsb.

Kali ini, Dapur Sehat Mba Sri ingin berbagi tips Cara Mudah Membuat Mango Ice Cream, special untuk mengusir galau kamu sama abang penjual mangga.  Langkah pertama kita siapkan bahan-bahannya, sebagai berikut :

Bahan :
2 buah mangga masam
2 sachet susu kental manis
6 sdm gula pasir
500 ml air
2 sdm maizena (larutkan dengan 50 ml air hangat)
1 sdm SP

Cara membuat :

  1. Kupas mangga, lalu potong-potong sesuai selera.  Masukkan ke dalam blender bersama susu kental manis, gula, dan air
  2. Blend semua bahan hingga hancur dan menjadi jus buah mangga
  3. Masak jus menggunakan panci stainless sambil diaduk menggunakan whisk hingga larutan mendidih
  4. Tambahkan larutan maizena secara perlahan sambil tetap diaduk hingga adonan mengental
  5. Angkat dan dinginkan
  6. Bila sudah dingin, tuang ke dalam wadah persegi lalu bekukan di dalam freezer ( kurleb 3 jam)
  7. keluarkan adonan yang sudah mengeras lalu kerok dan tempatkan ke dalam wadah bulat tinggi (bisa pakai baskom)
  8. Tambahkan 1 sdm SP ke dalam wadah berisi es kerok tadi.
  9. Mixer hingga adonan lembut mengembang dan lembut, layaknya ice cream cone
  10. Tuang ke dalam cetakan, lalu bekukan selama kurang lebih 4 jam (asumsi pakai kulkas 2 pintu), atau 8 jam bila menggunakan kulkas 1 pintu
Taraaa... mango ice cream yang lezat siap disantap.  Kelembutannya membuat lidah tak cukup bila hanya menyantap satu.


3

Senin, 04 September 2017


Kolaborasi​ ​UMKM​ ​dan​ ​Generasi​ ​Y
Malang – Menurut survey yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet
Indonesia (APJII) jumlah pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 132 juta orang pada
akhir tahun 2016. Sekitar 80 persen di antaranya berada di pulau Jawa dan 30 persen dari
angka tersebut berdomisili di provinsi Jawa Timur.
Jumlah pengguna internet di Indonesia diprediksi akan terus meningkat secara signifikan. Hal
ini disebabkan karena perkembangan infrastruktur dan kemudahan masyarakat dalam
mendapatkan smartphone.
Semakin banyaknya jumlah pengguna internet berdampak pula pada nilai transaksi
e-commerce yang mencapai USD 4,89 milyar. Dengan potensi yang dimiliki tersebut,
Indonesia berpeluang besar jadi kekuatan ekonomi digital di Asia dengan nilai transaski
e-commerce mencapai USD 130 milyar
Hal ini juga ditunjang dengan jumlah opulasi pelaku usaha atau UMKM (Usaha Mikro Kecil dan
Menengah) di Indonesia mencapai angka 57 juta dan fakta bahwa UMKM merupakan pilar
perekonomian Indonesia tidak dapat dipandang sebelah mata, karena porsi UMKMterhadap
Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 52 persen. Di sisi lain, saat ini ada sekitar 93,4 juta
pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia merupakan
modal besar untuk membangkitkan kedaulatan ekonomi digital Indonesia. Volume bisnis
e-commerce di Indonesia diprediksi akan mencapai USD 130 miliar dengan angka
pertumbuhan per tahun sekitar 50% di tahun 2020.
Banyak pelaku UMKM yang berasal dari Generasi ‘X’ (lahir antara tahun 1965 sampai dengan
1980), dimana adaptasi internet masih pada tahap awal, generasi ini memliki kekuatan pada
kualitas dan produktivitas. Di sisi lain, Generasi ‘Y’ dan Generasi ‘Z’ (lahir antara tahun 1981
sampai dengan 2010) adalah generasi yang lebih mudah dalam mengadopsi perubahan
karena mereka mampu mencari akses terhadap hal-hal baru.
Mereka terbiasa untuk mengikuti perubahan dengan cepat dan yang terpenting adalah
generasi ini tumbuh di tengah-tengah iklim entrepreneurship modern dan teknologi digital.
Melihat fakta tersebut, sebenarnya kita memiliki peluang untuk menciptakan entrepreneur
dari Generasi ‘Y’ dan ’‘Z’ dengan memanfaatkan produk UMKM yang dihasilkan oleh Generasi
‘X’. Tujuannya adalah menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah di negara sendiri serta
membangkitkan kedaulatan ekonomi digital.
Sejalan dengan vis dan misi Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang telah
mendeklarasikan untuk mengembangkan investasi di sektor jasa, ekonomi kreatif dan
ekonomi berbasis digital, Beon Intermedia melalui Jagoan Hosting didukung dengan
Kementerian Komunikasi dan Informatika, menginisiasi program Pahlawan Digital untuk
melahirkan entrepreneur baru yang berkualitas dan memberikan dampak positif dengan membantu UMKM untuk go online. Program Pahlawan Digital ditargetkan dapat menghasilkan
1 juta produk UMKM go online pada tahun 2020.
Program Pahlawan Digital merupakan langkah awal untuk membangkitkan kedaulatan
ekonomi digital Indonesia yang akan mengubah nasib bangsa. Program ini ingin menciptakan
entrepreneur baru yang berkualitas dengan memanfaatkan teknologi digital yang akan
mentransformasi Indonesia menjadi negara maju dengan anak muda sebagai motor
penggeraknya.
Pahlawan Digital mencari Buzzer, mereka yang jago berbisnis dan Crafter yang ahli dalam
fotografi dan desain kemasan melalui tiga tahapan yaitu Roadshow, Breakout dan Online
Course.
Roadshow merupakan program pengenalan Pahlawan Digital kepada mahasiswa dan pelaku
bisnis dengan menghadirkan sejumlah materi yang berhubungan dengan dunia bisnis.
Kemudian mereka akan dipertemukan dengan UMKM dalam kegiatan Breakout yang
berlangsung selama dua hari. Tujuannya agar UMKM dan anak muda saling berkenalan agar
berkolaborasi. Setelah itu mereka akan menjalankan program Online Course selama tiga
bulan untuk belajar lebih dalam laga tentang dunia bisnis.
Kalau kamu anak muda yang punya hati besar untuk mengubah Indonenesia jadi lebih baik,
segera daftar di www.pahlawandigital.com.
Tentang​ ​Jagoan​ ​Hosting
Jagoan Hosting Indonesia merupakan bagian dari PT Beon Intermedia, perusahaan yang
bergerak di bidang penyedia layanan web hosting di Indonesia yang mengedepankan
layanan paling jago namun tetap dengan harga web hosting murah. Selama sepuluh tahun
lebih, Jagoan Hosting Indonesia membantu dan memudahkan masyarakat Indonesia untuk go
online. Sebanyak lebih dari 25.000 account domain dan hosting telah mempercayakan
pelayanannya. Jagoan Hosting Indonesia juga telah banyak bekerja sama dengan berbagai
partner bisnis internasional seperti Google dan Verisign.
Info​ ​lebih​ ​lanjut​ ​hubungi
Rizky​ ​Kurniawan​ ​Suhyar
Head​ ​of​ ​Public​ ​Relations
E:​ ​kiky@beon.co.id
W:​ ​pahlawandigital.com
P:​ ​+6281380870941
0

Sabtu, 02 September 2017

Trend masakan Jepang sudah mulai menjamur sejak beberapa tahun terakhir. Munculnya kedai-kedai yang mengusung tema Japanese food telah melahirkan trendsetter baru di bidang kuliner. Pergeseran selera menjadi salah satu faktor pendorong berkembangnya Japaness Food ini.  Tak mengherankan memang, sebab menu ini termasuk menu yang punya citarasa dan penyajian yang unik.

Di kota Malang sendiri, kedai Japaness food tak terhitung jumlahnya, mulai dari kelas kaki lima, hingga restoran bintang lima.  Namun sebagai kota pendidikan tentunya  kedai yang banyak didatangi pembeli adalah yang terjangkau dengan dompet mahasiswa.  Alasannya karena banyaknya jumlah pelajar yang menuntut ilmu di kota pendidikan ini.



Suasana kedai di sore hari

Salah satu japaness food yang cukup favorit adalah Hayaku Malang, sajian ala Jepang yang ramah kantong.  Betapa tidak, hanya dengan 35 ribu rupiah anda bisa menikmati kelezatan menu ala Jepang ini.

Cocok untuk keluarga
(Documen pribadi)



Biasanya penyajian makananseperti ini diterapkan oleh restoran-restoran jepang ternama, yang setiap orang akan dikenakan biaya lebih dari 100rb rupiah.  Beda sekali dengan tarif yang ditetapkan oleh kedai yang buka di Jl. Bendungan Sigura-gura Malang ini.  Selain tempatnya strategis, kedai ini juga acap menawarkan promo-promo menarik yang tentunya dinanti customer.  Salah satunya adalah Promo Buy 1 Get 1 yang telah berakhir beberapa waktu lalu, pun voucher potongan harga yang bisa membuat kalian mupeng dan nyesel kalau tidak mencobanya.

Paket ber-4 Ala Hayaku Malang
Photo milik @ammamamo

Promo Yang Pernah Ada (Foto koleksi pribadi)

Satu menu steamboat seharga R.35.000,- terdiri dari dua macam sayuran, jamur kancing, bihun, aneka bakso, irisan beef, fillet ayam, dan crab stick.  Sedangkan untuk paket yakiniku -nya terdiri atas, beef, bawang bombai, fillet ayam, udang dan taburan wijen.  Kedai ini juga menawarkan paket istimewa yang ramah di kantong.  Hanya dengan 99 rb saja, anda sudah bisa menikmati aneka sajian steamboat dan yakiniku bersama teman atau kerabat.  Asik bukan.

 Steamboat (Foto milik Ammamamo)

Aneka sajian di Hayaku Malang 
Pict take by @ammamamo

Jika anda tertarik dan ingin menjadi salah satu yang beruntung, segera datang dan nikmati aneka sajiannya di kedai yang beralamat di bawah ini :

Hayaku Steamboat

Jl. Bendungan Sigura-gura Barat, No. 1 C Karang Besuki Kota Malang
Jawa Timur
Jam Buka 11.30 WIB - 23.00 WIB
Telpon : 085669459775
IG@Hayakumalang


5

Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahu Akbar

Laa ilaa ha ilallah Allahu Akbar
Allahu Akbar walilla ilham


Takbir berkumandang ke seantero negeri.  Tanda muslim bersuka cita menyambut hari raya Idul Adha.  Mereka yang mampu berkurban bersyukur karena diberi kesempatan untuk bisa beribadah kurban, yang belum ...tetap bersuka cita menerima hantaran daging dari muslim lainnya.  Kebersamaan yang begitu indah. Baca juga Dancok Cafe

Family traveler-pun tak mau melewatkan moment istimewa yang datangnya hanya setahun sekali ini. Tahun ini kami diberi kesempatan untuk berkurban sapi sebagai bentuk penyerahan diri dan keikhlasan hati.  Nah tentu saja ada bagian yang kami terima setelah dibagi-bagi ke handai tauland.  Bagian ini kami olah menjadi beberapa menu makanan, salah satunya adalah Sate Maranggi.



Anda tentu tak asing dengan salah satu traditional food ini.  Sate Maranggi dikenal tidak hanya di dalam negeri, bahkan kelezatan sate ini tercium sampai ke belahan dunia lainnya.  Penasaran dengan sate legendaris ini?  Mungkin kalau anda pernah melintasi kota Purwakarta, anda pernah atau bahkan singgah dan mencicipi nikmatnya sate yang terbuat dari daging sapi ini.  Bumbu khasnya membuat citarasanya istimewa.  Namun buat anda yang belum pernah mencoba tapi belum bisa ke kota Purwakarta, tidak perlu ngecess..sebab anda bisa membuatnya sendiri di rumah.

Kali ini Family traveller ingin berbagi tips membuat sate maranggi yang empuk dan nikmat kepada kalian semua.  Untuk itu mari kita siapkan lebih dahulu bahan-bahannya, seperti:

Bahan:

500 daging has sapi (potong dadu)
3 lembar daun pepaya
Jeruk nipis

Bumbu:
3 siung bawang putih
5 siung bawang merah
2 cm jahe
2 cm laos
1/2 sdm ketumbar bubuk
3 sdm gula merah
1 sdm gula pasir
1 garam secukupnya
2 sdm kecap

Saus
 50 ml kecap manis
4 siung bawang merah (rajang/potong)
5 cabai rawit hijau
4 cabai rawit merah
1 buah tomat

Alat
Arang untuk membakar
Tungku bakaran
kipas
Tusuk sate
Talenan

Tips membuat sate maranggi

  1. Bungkus daging has sapi yang telah di potong dadu dengan daun pepaya lalu remas-remas bungkusan daun pepaya berisi daging selama beberapa kali remasan. Biarkan selama kurang lebih 20 menit. Remasan ini bertujuan untuk mengeluarkan getah pada daun pepaya yang berfungsi sebagai enzim pengempuk daging.
  2. Haluskan bumbu (kecuali kecap) menggunakan cobek. kenapa bukan blender atau food processor? jawabannya agar tekstur bumbu lebih lembut dan rasanya lebih nikmat
  3. Keluarkan daging dari bungkusan daun pepaya, kemudian, lumuri daging dengan bumbu halus yang telah dibuat dan kecap.  Remas- remas sampai seluruh daging berlapis bumbu.  Biarkan kurang lebih 20 menit.  Tujuannya agar bumbu meresap sempurna
  4. Tusuk daging dengan tusuk sate sampai tidak ada celah
  5. Bakar arang di dalam tungku hingga menjadi bara api sambil di kipas
  6. Bakar sate sambil sesekali dibalik dan dilumuri kecap
  7. Angkat bila daging sudah terlihat matang
Sambil menunggu proses bakar sate selesai, family traveller menyiapkan sausnya.  Caranya sebagai berikut:
  1. Rajang kasar cabai rawit, bawang merah dan tomat
  2. Campurkan semuanya jadi satu lalu tambahkan kecap
  3. Aduk hingga rata
Nah sekarang sate dan sausnya sudah jadi. Sajikan bersama dan siram dengan siraman jeruk nipis.  Lengkapi dengan acar timun, bawang merah dan cabai.  Selamat mencoba

14

Total Absen

Pengikut