Selasa, 27 Januari 2015


Kentang Balado Mba Sri? Hmm..sepertinya nama ini mulai familiar di sosial media.  Siapa sih yang tidak suka kentang balado?  Bahkan anak - anak dan balita pun menyukainya. Rasanya yang kres crunchy membuat menu ini digemari berbagai tingkat usia.  Berbagai aneka produk kentang balado memang banyak beredar di pasaran dengan berbagai merek dan varian rasa dan anda dapat memperolehnya dengan mudah.

Namun untuk produk kentang balado yang satu ini tentu berbeda.  Sejak di launching pertama kali, kentang balado mba Sri langsung mendapatkan respon positif dari pelanggannya.  Repeat order terus terjadi.  Tidak lama setelah produk ini edar di sosial media, pelanggannya menjangkau hampir seluruh pulau besar di Indonesia kecuali papua.  Gethuk tular sebagai media promosi yang paling efektif dan murah membuat produk ini menjadi cepat melekat di hati konsumen.  Bukan itu saja, liputan profil kentang balado mba Sri di tabloid lezat membuat penjualan produk kentang balado meningkat tajam.

Usaha rumahan yang dirintis pada bulan Agustus lalu ini mulanya adalah usaha iseng-iseng yang dilakukan oleh mba Sri rahayu untuk memanjakan lidah para sahabatnya yang penasaran dengan racikan tangan Mba Sri rahayu yang selama ini berprofesi sebagai penulis buku kuliner.  Namun melihat respon positif dan repeat order yang terjadi serta mendengar masukan dan saran teman dan keluarga, akhirnya wanita yang memiliki hobi masak dan wisata kuliner ini akhirnya memutuskan untuk mengelola usaha ini secara profesional.

Latar belakangnya adalah untuk menjawab tantangan pasar terhadap produk makanan sehat yang bebas MSG dan bahan pengawet, sehingga siapa saja bisa menikmati camilan lezat ini.  Tentu kita sepakat bahwa tidak hanya orang sehat yang boleh makan enak kan? Terkadang mereka yang memiliki kondisi tertentu juga ingin menikmati menu yang sama.  Atas dasar pertimbangan inilah produk kentang balado mba Sri diciptakan.

Produk Kentang Balado Mba Sri diproses menggunakan bahan-bahan berkualitas baik, kentang pilihan, minyak goreng dengan dua kali penyaringan tanpa menggunakan MSG, pengawet ataupun pemanis buatan.  Itulah sebabnya kentang balado mba sri tidak dapat bertahan lama, dan memang hanya diproduksi made by order dengan daya tahan penyimpanan 2 minggu dalam kemasan asli, dan satu bulan dalam wadah tertutup rapat.

Kentang balado mba sri tersedia dalam 4 varian rasa dengan beberapa level pedas
  • kentang balado original
  • kentang kacang balado
  • kentang teri balado
  • kentang tuna balado

Setelah di launching kentang balado mba sri banyak mendapat inbox dari berbagai kalangan yang tertarik untuk mengetahui proses pembuatannya.  Untuk itu demi menjawab keingintahuan konsumen marilah kita simak proses dan rahasia dapurnya.

Rahasia dapur kentang balado mba sri:
  1. Cuci kentang di bawah air mengalir hingga seluruh tanahnya hilang sebelum dikupas.  Tujuannya agar kuman penyakit dan kotoran yang menempel tidak menempel pada kentang yang dikupas  
  2. kentang yang sudah dicuci dikeringkan kemudian dikupas kulit arinya. (jangan lupa saat mengupas kentang tangan harus bersih).  Setelah itu kentang di parut sesuai selera
  3. Rendam kentang yang sudah diparut ke dalam air yang telah dibubuhi sedikit garam
  4. Panaskan wajan berisi minyak goreng lalu goreng kentang sampai berwarna keemasan. angkat dan tiriskan. simpan di dalam wadah kedap udara.  Ganti minyak setelah 3 kali pemakaian
  5. Haluskan bumbu balado (bawang merah, bawang putih, cabai) kemudian tumis hingga bumbu cukup kering, sebab bumbu yang basah akan membuat produk mudah melempem. tambahkan air dan gula. Masak hingga bumbu berbuih.  Matikan api kompor
  6. masukkan  kentang crispy ke dalam wajan berisi bumbu lalu aduk dengan cepat hingga semua bumbu merata




Bahan dan bumbu
kupas kentang yang sudah dicuci

Cara memarut


Rendam dalam air garam

Goreng dalam minyak panas
Angkat bila sudah berwarna keemasan


0

Sabtu, 17 Januari 2015

Jumat pagi, suamiku tiba tiba mengeluh sakit pada dadanya, nafasnya sesak.  Tampak sekali dia menahan sakit yang teramat mengganggunya. Tak biasanya dia seperti ini.  Dia termasuk sosok yang sering abai pada kesehatannya. Tentu saja hal ini membuatku khawatir.  Sekilas gejalanya seperti terkena serangan jantung.  Aku pun memaksanya untuk memeriksakan diri ke dokter.  Kuminta anak buahnya untuk mengantarkan ke rumah sakit terdekat karena au tak bisa menyetir kendaraan apapun.
sesampainya di ruang praktek dokter, pemeriksaan dilakukan dengan sesekali dokter melontarkan pertanyaan berkaitan dengan keluhan yang dirasa.

Taukah anda?  Dokter mendiagnosis  suami saya terkena penyakit modern yang dikenal dengan istilah "Gerd"

Gerd sendiri merupakan kependekan dari Gastroesofageal Reflux Disease.  Penyakit ini merupakan penyakit pencernaan yang sifatnya kronis, biasanya terjadi saat asam lambung atau bahkan isi lambung naik ke esofagus sehingga menyebabkan mual, muntah, rasa sakit dan panas di dada, hingga sesak. Gerd disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya obesitas, kehamilan, sesak nafas, gangguan jaringan ikat, merokok , Hernia hiatus, terlambatnya pengosongan lambung dan terlalu cepat saat makan.
Jika reflux ini terjadi terus menerus, maka esofagus dapat mengalami iritasi sehingga terjadilah apa disebut dengan ESOFAGISTIS atau peradangan pada lapisan esofagus.  Peradangan ini dapat memicu terjadinya kerusakan pada lapisan esofagus sehingga menyebabkan, pendarahan, penyempitan esofagus dan kondisi Pra kanker.

Kemudian, apa yang harus dilakukan bila Gerd menyerang?
Bila terjadi serangan gerd, penderita bisa meminum obat-obat penetralisir asam  lambung seperti Antasida, H2 Reseptor Blocker, Penguat Sfingter, dan inhibitor pompa proton.  Selain itu penderita juga harus mau mengubah gaya hidup bila ingin sembuh dari penyakit berbahaya ini.

Bagaimana Gejala Penyakit Gerd?
Penderita Gerd umumnya akan menunjukkan gejala:
1. sakit saat menelan
2. Rasa panas di dada
3. sesak
4. Nyeri dada
5. Batuk kering
6. Perasaan tidak nyaman di tenggorokan
7. Mual  muntah
8. Terasa ada benjolan di tenggorokan
9.  asam lambung tinggi

Gaya Hidup Seperti Apa yang harus dipelihara?

Untuk mencegah terjadinya gerd, maka lakukanlah pola seperti berikut:
1. Makanlah dalam porsi kecil tapi sering
2. Hindari penggunaan pakaian ketat
3.Menjaga Berat badan agar ideal
4. Hindari berbaring setelah makan. Istirahatlah sejenak hingga makanan turun ke lambung dengan sempurna.

Demikianlah sedikit penjelasan tentang penyakit Gerd ini, harapan saya semakin banyak dari kita yang aware tentang pentingnya menjaga kesehatan dan memperbaiki gaya hidup agar tidak terserang penyakit ini.
0

Kamis, 15 Januari 2015

Apa????  KEB ulang tahun?
Mmmm... ngga kerasa yah ternyata waktu berjalan begitu cepat.  Saat ini KEB merayakan ulang tahunnya yang ke-3  artinya tiga tahun sudah aku bergabung dengan group emak keren ini.  Tiga tahun lalu aku bingung saat diajak teman tuk gabung di group keren beken ini...emak emak booo! Saat itu aku ngga tau ngeblog itu apa sih?

Setiap hari ada saja postingan tulisan di group ini yang sliweran di berandaku.  Usut punya usut, ternyata ngeblog itu adalah kegiatan tulis menulis berdasarkan reportase, ataupun pengalaman pribadi, imajinasi, maupun sekedar curcol atau sharing foto.  Menarik juga sih dan asyik.

Kesan pertama saat gabung di KEB minder jek!  lihat saja , isinya emak keren semua sementara aku cuma bisa narsis dan gapteknya masya Allah.  Tapi keraguan itu sirna sudah saat aku berkenalan dengan para emak keren ini.  Ternyata mereka semua amat ramah dan suka berbagi ilmu.  Akhirnya dimulailah petualangan yang mengasyikkan bersama Komunitas Emak Blogger.  Banyak hal kupelajari tentang arti kerjasama dari para mak Pon,  kebersamaan dan juga cara ngeblog.  Inilah yang akhirnya menyebabkan emak narsis ini ingin eksis nge blog.


Keseruan-keseruan yang mewarnai di setiap kegiatandan pertemuan baik di surabaya maupun di Bali membuat hati semakin cinta.  Sebagai bentuk terima kasih pada komunitas ini aku ingin mengucapkan

SELAMAT ULANG TAHUN KE-3 KEB SEMOGA KIAN BERKIBAR DAN MENEBAR MANFAAT

0

Senin, 05 Januari 2015

Malam tahun baru acap diramaikan dengan pesta kembang api, dan kumpul - kumpul mengawal pergantian tahun, Namun tidak demikian dengan kami, kami lebih suka diam di rumah menghindari kemacetan dan hiruk pikuk suara kembang api.  Entah kenapa saya kurang suka mendengar suara kembang api yang jdar jedor memekakkan telinga terlebih banyak peristiwa dan musibah akibat benda yang bersinar indah ini.  Itu sebabnya kami selalu menanamkan pada ke dua anak kami untuk tidak membeli atau menyalakannya.  Sebagai penghibur anak - anak kami mengadakan acara bebakaran ikan di teras rumah.  Di situ anak anak masih bisa melihat warna warni cahaya kembang api di langit.

Malam itu kami menyiapkan dua kilogram ikan, dan setengah kilogram udang.  Kebetulan ada teman kantor suami yang ikut bergabung.  Sebagian dari udang itu saya olah dengan mentega dan rasanya JEMPOL!  Yummy banget, sampai para tamu ketagihan dan ludes semua masakan padahal banyak juga menu yang saya sajikan, mulai dari jus sehat semangka, bakwan jagung, tahu tempe goreng, plecing kangkung, ikan bakar, udang bakar dan udang goreng mentega.

Mau tau resepnya?? intip yuukk

Bahan
300 gr udang jerbung
1/2 buah bawang bombai (cincang)
3 siung bawang putih (keprek dan cincang)
1 ruas jahe
4 lembar daun jeruk
1 sdt garam
1 sdt gula
1/2 sdt merica
2 sdm minyak goreng
100 gr mentega

Cara membuat
  1. bersihkan udang dan buang kotoran yang terdapat di punggung dan kepala udang dengan air mengalir
  2. panaskan wajan dengan minyak mentega
  3. Masukkan bawang bombai, jahe, daun jeruk dan bawang putih lalu tumis hingga harum, 
  4. Masukkan udang ke dalam wajan lalu aduk sebentar
  5. Tambahkan gula, garam dan merica. Masak hingga tercampur rata semua bumbunya. (kurang lebih 1 menit) 
  6. Angkat dan sajikan

Udang masak mentega yang lezat siap disantap bersama nasi hangat..lezatnya sampai ke sela jari..

0

LOVE (CINTA)

Karena Cinta Kami Tumbuh
Denting jam yang berdetak 1 kali membangunkanku dari tidur lelapku.  Seketika kudengar android mungilku berbunyi dan sebuah pesan singkat meluncur masuk.

"Aku kangen...padamu!"
Ah,...aku bisa rasakan itu.  Hatiku dan hatimu seolah kini selalu tersambung.  Aku tahu saat ini kamu pasti sedang berjuang melawan sakit yang mencucuk tulangmu.  Walau aku tak pernah merasakan sakitmu, tapi aku bisa membayangkan betapa kerasnya perjuanganmu melawan kanker yang menggerogoti tubuhmu sejak empat tahun terakhir.  Kanker yang berawal tumbuh pada tyroidmu dan telah beberapa kali diangkat kini telah metatasis ke beberapa bagian tubuh, sehingga sakit itu kau rasakan juga di bagian tubuh yang lain.

Sabarlah sahabatku...sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar !

Ku tak menampik rasa khawatir acap menderamu, terutama saat satu persatu survivor kanker sahabatmu beranjak pergi menemui Sang Khalik.  Saat bayang-bayang ajal bermain dalam pikirmu.  Sebab "cinta" membuatmu enggan berpisah dengan buah hatimu tersayang.

Maaf!  Bila kadang aku harus keras kepadamu.  Menegurmu tuk sekedar membuatmu kembali bangkit dan berjuang, sebab seperti katamu...Pemenang bukan hanya mereka yang berhasil sembuh dari kanker tetapi pemenang adalah mereka yang terus berjuang hingga ajal menjemput.

Please, jangan biarkan pikiran negatif terus bergelayut!  Jangan biarkan seorangpun melemahkan hatimu.  Bila itu terjadi, kanker akan semakin buas memangsamu.Teruslah  berjuang sampai akhir, sebab kematian hanyalah masalah waktu belaka, dan setiap yang hidup pasti akan mati tak peduli dia pasien kanker atau bukan!!

Beberapa tahun terakhir, sebab cinta... kami dipertemukan kembali.  Kami saling memotivasi, saling menyemangati dan menebar cinta kasih pada sesama survivor kanker.  Kulakukan itu, sebab akupun merasakan bagaimana rasanya divonis menderita kanker.

Tiga tahun lalu, saat mola hidatidosa menyerangku, dan hasil analisa jaringan menunjukkan bahwa mola yang ku derita adalah sejenis kanker yang ganas, tubuhku rasanya lunglai tanpa daya.  Terlebih saat pengangkatan jaringan itu tak berhasil menghambat tumbuh kembang sel tersebut.  Saat dokter memintaku tuk menjalani kemotherapi, namun ketakberdayaanku dan kesendirianku tak memungkinkan bagiku menjalani kemo.  Ah..rasanya saat itu hanya kematian yang ada dihadapanku.  Aku tau bagaimana rasanya takut.  Ketakutan tuk berpisah dengan buah hati dan suami yang kucintai.  Namun ketakutan ini hanya membuahkan kelemahan dan kesakitan. Membuat kanker itu semakin buas. Dalam hitungan hari beta HCG semakin meningkat nilainya, kadar CA cukup mencemaskan,  akhirnya kusadari bahwa beban pikiran takkan membawaku sembuh.  Beban pikiran hanya akan semakin melemahkan antibodiku.

Bagaimana dengan ajal?  Kupikir ajal hanyalah masalah waktu, yang terpenting adalah bagaimana usiaku bisa berkah.  Yang terpenting adalah bagaimana sisa umurku dan hidupku bisa menebar manfaat bagi sesama.  Yang paling penting lagi adalah bagaimana aku menyiapkan bekal untuk akhiratku, karena saat nyawa terlepas, usai semua usahaku memupuk amal.

MENEBAR CINTA... adalah langkahku untuk bangkit.

Kuawali langkahku dengan menebar cinta dan kasih.  Banyak mendengar dan memotivasi.  Kurasakan dan berempati pada setiap problem dan ujian yang orang lain rasakan. Bila harta tak kumiliki untuk berbagi, biarlah aku berbagi semangat yang terus membara ini pada mereka yang butuh.

Cinta, kesamaan rasa, ketakutan dan visi membuat aku dan dia tumbuh tuk saling memotivasi.  Kami sepakat tuk mengibarkan Panji perang pada sosok pembunuh nomer satu ini.  Sosok yang tak terlihat namun ganas.  The Silent Killer.

"Mba..mari kita berbagi mimpi dan imaji...apa mimpimu? Mimpiku adalah.. aku ingin menjadi motivator terkenal dan aku ingin membangun sebuah rumah singgah untuk para survivor kanker" 

Aku tersenyum bahagia...dan hanya mampu berkata
....maka wujudkanlah mimpimu! Mulailah dengan memotivasi dirimu, sebab bila kau lemah, bagaimana mungkin kau bisa menguatkan orang lain?  Berjuanglah dan aku akan mendukungmu...bersama kita wujudkan mimpumu.

0

Wanita paruh baya itu menangis terisak.  Dia tak pernah mengira bahwa sahabat yang sekaligus saudara sepupunya itu pergi begitu cepat dalam kecelakaan pesawat Air Asia yang saat ini ramai diberitakan. Wanita yang berprofesi sebagai konsultan ini sebelumnya merencanakan perjalanan ke Singapore bersama sahabatnya Donna dan suami serta anaknya, namun karena sesuatu hal dia membatalkan penerbangannya.  Siapa yang menyangka bahwa keputusannya itu telah menyelamatkannya dari maut.

"Aku sangat kehilangan dia, Dik.  Kami (keluarga) sangat terpukul dengan musibah ini," tuturnya.  Wanita yang bernama Rita itu bercerita bahwa perjalanan itu sudah direncanakan jauh hari dan dia sudah menyarankan pada sahabatnya tersebut untuk menggunakan angkutan penerbangan yang lain dengan beberapa pertimbangan, namun sepupunya itu menolak karena dia menilai jasa penerbangan ini tarifnya lagi promo.

Yah...maut tak dapat dihindari bagi para penumpang.  Namun semua semata terjadi atas ijin Allah.  Semua sudah di gariskan oleh-Nya tak satu pun bisa membelokkan rencana yang telah Allah siapkan, rezeki, jodoh dan maut.

Kecelakaan ini bukan lagi semata karena cuaca, kesalahan manusia ataupun kerusakan pesawat.  Kecelakaan ini adalah takdir yang sudah Allah gariskan.  Kematian pasti datang pada setiap manusia, malaikat maut pasti menjemput kita.  Kali ini malaikat maut menjemput penumpang pesawat Air Asia QZ8501, hari ini, esok, atau lusa...mungkin giliran kita di jemputnya.  Entah di pembaringan, di rumah, di jalan, di kantor, ataupun di atas pesawat...tak ada yang pernah tau.

Sebagai manusia kita hanya diminta untuk mempersiapkan diri dan amalan terbaik kita sehingga nanti bila saatnya tiba, takkan ada lagi penyesalan, takkan ada lagi kesedihan karena kerabat dan handai taulan akan mengiringi kepergian kita dengan tangis haru...tangis bahagia karena kematian yang khusnul khotimah.

Tak ada yang tau sejak kapan malaikat maut ada di pesawat Air Asia QZ8501 seperti halnya kita tak pernah tahu bilakah malaikat maut menjemput kita yang mungkin saat ini masih sehat.  Saudaraku...marilah kita menabung amal kebaikan, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita seolah maut akan menjemput kita hari ini

0

Total Absen

Pengikut