Sabtu, 01 Desember 2012

             Libur!  Siapa yang tidak suka liburan? Semua pasti suka, terutama dua jagoan ini.  Favian Attar dan Farhan.  Wah kalau sudah bicara libur, pasti deh wajah dua jagoanku ini berbinar-binar.  Libur adalah waktu yang sangat dinantikan oleh kedua cowok ganteng ini.  Seminggu sekali bertemu dengan sang ayah membuat mereka ingin selalu memanfaatkannya dengan jalan-jalan.
       
             Kami sekeluarga sangat menyukai liburan, tidak harus mahal dan jauh yang terpenting kedua buah hati kami ceria, seperti liburan beberapa waktu yang lalu.  Kami sekeluarga mengunjungi Kebun Bibit Surabaya atau dikenal dengan Taman Flora.  Ruang hijau yang terletak di daerah Bratang ini cukup banyak diminati pengunjung yang mayoritas adalah warga Surabaya sendiri.  Tempatnya sangat nyaman, lengkap dengan fasilitas taman bacaan gratis, warung internet, taman bermain anak, taman satwa, arena outbound, dan berbagai pemandangan menarik lainnya.

        Taman ini menyediakan arena outbound bagi anak-anak yang menjadikan taman ini banyak diminati pengunjung.





Lihat rusa ini, sangat jinak.  Anda dapat memberinya makan dengan membeli kacang panjang seharga Rp. 1000,-perikat.


           Kalau sudah bermain di sini, dua bocah ganteng ini enggan beranjak pergi, yang paling mereka sukai adalah bermain pasir putih dan memberi makan satwa.  Ada-ada saja polah mereka, mulai dari membuat istana pasir, main ayunan, ketangkasan dan juga bermain dengan koleksi rusa yang ada.  Tak ketinggalan mereka juga menyempatkan diri untuk bergaya di sana seperti gambar di bawah ini

           Asyiknya bermain pasir dan berbagi mainan dengan teman baru, inilah salah satu kelebihan dari si ganteng Favian, mudah bergaul dengan siapa saja.


 Di taman ini kita dapat menjumpai tulisan-tulisan yang mengingatkan kita untuk selalu menghargai buah hati.  Seperti tulisan pada plank berbentuk strowberi ini.


            Gambar ini adalah hasil daur ulang dari peleg sepeda yang sudah tidak terpakai, cantik bukan?
        

       Kalau lapar atau haus, tidak perlu khawatir, karena anda bisa memanjakan diri dengan berbagai kuliner lezat yang banyak tersedia di taman ini, mulai lumpia, pentol baso, lalapan ,soto, pecel dan berbagai menu lainnya.  tak ketinggalan rujak manis dan kue rangi.  Berbagai jenis minuman dingin juga bisa anda dapatkan dengan mudah di sini.



              Di taman ini kita juga bisa memberi makan ikan yang terdapat di kolam air mancur ini loh...  Berbagai ikan hias dan nila terdapat di kolam yang cukup luas dan cantik ini.  Taman ini juga sangat nyaman untuk sekedar berjalan-jalan karena suasananya yang nyaman dan cukup luas.  Anak-anak bisa bermain bebas di sini tanpa kita harus khawatir. akan tertabrak kendaraan.  Asyik bukan?  Anda mau ikutan, silakan kunjungi taman cantik nan edukatif ini.  Taman yang memiliki ratusan jenis flora dan berbagai fauna pelengkap.  Taman ini acap digunakan oleh sekolah-sekolah Taman Kanak-kanak untuk melakukan kegiatan outbound.

0

Jumat, 16 November 2012



Korupsi, kolusi dan nepotisme sepertinya sudah mengakar di negeri ini.  Pergerakannya ibarat angin yang berhembus perlahan dan menyelinap di setiap celah yang bernama peluang, samar namun mengejutkan.  Korupsi adalah tindakan yang sangat merugikan negara yang dilakukan oleh orang-orang yang rakus dan tak pernah kenyang layaknya tikus.  Karenanya korupsi harus diberantas sampai ke akar-akarnya, bila tidak ia akan terus bercokol dan menggerogoti negeri ini, merusak mental generasi muda dan para pemimpin bangsa.  Untuk itulah dibentuk  Komite Pemberantasan Korupsi yang bertugas untuk melakukan pencegahan, penyelidikan dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi.  KPK ini juga bertugas untuk terus melakukan monitoring terhadap penyelenggaraan pemerintahan negara.
Saya berpikir seandainya saya adalah ketua KPK hal pertama yang akan saya benahi adalah mengusut tuntas kasus korupsi yang terjadi di kepolisian, kejaksaan, serta lembaga lain yang banyak terlibat dalam penanganan penyelesaian kasus korupsi.  Bila tidak dilakukan maka kasus korupsi akan terus berlarut-larut, karena politik uang dapat terjadi untuk membeli sebuah nilai moral.  Hal kedua yang akan saya lakukan adalah, memperluas layanan dengan membuka kantor-kantor perwakilan KPK di setiap provinsi.  Hal ini dimaksudkan agar penanganan kasus menjadi lebih efisien.  Langkah lain yang akan saya lakukan adalah dengan membentuk lembaga penyidik independen, hal ini saya lakukan untuk menghindari intervensi dari lembaga penegak hukum. Selain itu, langkah penting yang juga akan saya lakukan adalah menempatkan anggota KPK di lembaga yang belum tersentuh, baik secara menyamar maupun terang-terangan.
Tulisan ini diikutkan dalam lomba blog KPK http://lombablogkpk.tempo.co/index/tanggal/759/Sri%20Rahayu.html

0

Minggu, 04 November 2012

Malam jum'at kemarin, aku tidur sedikit larut. Ada beberapa tulisan yang aku kerjakan. Sungguh aku tak sadar kalau itu adalah "Malam Jum'at". Pada layar monitorku, tanpa sengaja aku membaca thread status seorang teman yang sepertinya masih online. Iseng kucoba untuk menyapanya:
Me : "Belum tidur jeng?"
Ndry : "Belum, masih menunggu tayangan dunia lain"
Me : "Di stasiun TV apa"
Ndry : "TV7. Ini malam jum'at kan?"
Me :" masa sih? Ah, anggap saja ini malam senin, agar aku tak mikir yang ngga- ngga"
Ndry :"xixixi. Awas dibelakangmu"
Me :"Eh, belum larut si mbak Kunti sudah muncul rupanya. Hiyyy"

Sebenarnya aku hanya bermaksud menggoda temanku saja. Biasanya, acara tersebutkan di tayangkan tepat pukul 24.00 WIB. Kulewatkan malam dengan menonton TV dan ngetik. Menjelang pukul 24.00 WIB, aku mulai standbye pada chanell TV7. Tik..tik..tik suara jarum jam bergeser perlahan.

Edisi malam itu menceritakan tentang sebuah gudang yang sampai saat ini masih mengandung misteri dan kekuatan gaib. Peserta pertama adalah seorang gadis berjilbab. Saat sedang seru-serunya dan peserta mulai merasa terganggu, tiba-tiba aku mendengar sebuah suara dari balik gorden tepat di belakangku. Suara apa gerangan?

Aku menoleh ke belakang, dan saat yang bersamaan gorden di belakangku terlihat bergera-gerak. Aku terkesiap. seingatku kaca itu cukup rapat, mana mungkin angin bisa masuk, anakku tadi sudah kuperintahkan menutupnya. Bulu kudukku merinding, terasa gerakan itu semakin nyata, sementara aku tak punya cukup keberanian untuk mengeceknya. saat itu jam menunjukkan pukul 24.15 WIB. Owh...aku betul-betul takut, keringat dingin mulai keluar sebesar butiran jagung. Dengan sisa-sisa keberanian yang kumiliki, aku mencoba bersuara saat benda itu bergerak mondar-mandir di balik gorden.

"Hush! Hush! Hush!" aku sendiri tak mengerti apa maksud ucapan pendekku. Itu bukanlah suatu ritual. kian lama, aku kian kencang bersuara tanpa berani mendekat,"bismillah saja" batinku. Untunglah mahluk yang sedari tadi bergerak mulai anteng. penasaran dengan gerakan itu, akhirnya aku bangkit juga untuk melihatnya.

Tarammmm...ternyata oh ternyata......

Rupanya para jagoanku tidak menutup jendelanya dan saat itu juga, seekor kucing yang ada di balik gorden berlari keluar. Hufptt.... hampir saja jantungku copot. :p

0

Kamis, 01 November 2012

         Lima tahun silam aku mengandungnya dalam situasi yang tidak memungkinkan bagiku, kondisi kesehatanku, serta anak pertamaku yang belum berusia 3 tahun.  Rasanya aku tidak siap menyambut kehadirannya.  Sempat terbesit dalam pikiran suamiku untuk menggugurkan kandungan ini, kala usia kandunganku menginjak 2 bulan.  Tapi tidak, kenapa aku harus melakukan suatu perbuatan nista itu, perbuatan yang dibenci oleh Allah, padahal kau hadir dari sebuah hubungan yang halal.  Kan kusambut kau di istana cintaku anakku, meski dengan semua keterbatasanku.
         Bulan demi bulan kulalui, rasa mual menderaku sangat, belum lagi flek-flek merah yang kerap muncul saat aku lelah.  Aku hanya mampu berdoa pada sang pemilik rencana, semoga segalanya menjadi mudah bagiku.  Terbayang dalam ingatanku peristiwa saat aku berjuang dengan maut untuk kelahiran anak pertamaku, terbayang bagaimana saat sesak menderaku di ruang operasi, hingga ajal menyapaku.  Ingatan itu terasa hangat, seolah baru saja terjadi.
          Bulan ke-delapan bayiku tak jua kunjung masuk ke jalan lahir, aku pun tak merasakan kontraksi yang hebat, namun aku bersikeras untuk melahirkan dengan jalan normal.  Menginjak bulan ke sepuluh dirinya tak kunjung hadir dalam pelukanku, rasa khawatir mulai menghinggapiku.  Hasil USG menunjukkan kondisi air ketubanku yang semakin keruh dan berkurang.  Sepertinya tak ada pilihan bagiku untuk mengikuti saran dokter kandungan, kembali melahirkan dengan jalan cesar.  Jalan itu akhirnya menjadi pilihan terakhir bagiku demi keselamatan buah hatiku.
         Anakku akhirnya kau hadir dalam pelukanku meski dengan perjuangan yang tak kalah hebat dari kakakmu.  Tapi..., apa yang terjadi denganmu sayang?  Kenapa tubuh putihmu semakin menguning?  Kau pun enggan membuka matamu.  Bangunlah anakku!  Minumlah air susu yang kupersembahkan untukmu, air yang mengalir cinta dan kasih sayang di dalamnya sayang!
          Tuhan, ada apa dengan bayiku? Haruskah kualami kembali peristiwa 3 tahun silam?  Panik, kubawa anakku ke rumah sakit, tubuhnya kian menguning, matanya terpejam dalam damai, seolah berada dalam tidur yang panjang.
          "Bu, anak ibu harus dirawat bila ibu tak ingin kehilangan!" ucap dokter yang memeriksanya saat itu.  Owh, kalimat itu terasa seperti palu godam yang menghancurkan tubuhku hingga membuatku lemas tak berdaya.  Akhirnya aku harus mengalaminya kembali.  Sudahlah, kujalani saja suratan ini, mungkin setelah ini dia akan tumbuh menjadi anak yang sehat.
         Ternyata harapan tinggal harapan bulan demi bulan aku harus menghabiskan waktuku untuk menjaganya di rumah sakit, tak ada waktu bagiku untuk beristirahat dari beban yang mendera,  sang kakak harus rela kutinggalkan dan kutitipkan di sekolah hingga suamiku menjemputnya.  Rasa putus asa menderaku, merasa Tuhan tak adil memperlakukanku dengan cobaan yang bertubi-tubi, aku merasa ingin berontak pada takdir.  Tapi lihatlah tubuh kecil itu, tak ada setetes air mata pun di matanya, hanya senyum, seulas senyum yang manis selalu terkembang di antara perihnya hujaman jarum infus yang berrtengger di kaki mungilnya.  Tubuh kecil itu begitu tegar menjalani sakitnya, sementara aku begitu rapuh, imanku hampir tipis tergerus oleh cobaan yang bertubi-tubi.  Kuciumi wajah mungilnya, membelainya hingga ia tertidur.  Selang oksigen yang melingkar di wajahnya membuatku tak mampu menahan cucuran air mata ini.  Anakku terdiagnosa menderita bronchopneumonia.
         Aku berlari keluar, berjalan dari satu bangsal ke bangsal anak hingga aku terpaku di sebuah ruang ICU, seorang bayi mungil berumur 9 bulan, kurus seolah masih berusia 2 minggu terbaring dengan infus, selang oksigen dan alat pendeteksi detak jantung, bayi ini menderita penyakit yang sama dengan putraku, bronchopneumonia.  Aku seperti terhempas dengan keras, tersadar dengan keputusasaanku, tersadar betapa lemahnya imanku, hingga aku jatuh terduduk di lantai rumah sakit.  Aku merasa malu pada anakku, pada para balita yang terbaring lemah tanpa daya, harusnya aku berbuat sesuatu untuk kesembuhan mereka, bukan malah meratapi nasib.
        Suatu hari, saat usia anakku mencapai 2 tahun dan kembali terbaring karena penyakit yang sama, aku mendapatkan berita duka dari seorang temanku yang harus kehilangan buah hatinya akibat bronchopneumonia, belum lagi perjumpaanku dengan orangtua dari seorang balita yang baru saja meninggal karena penyakit yang sama.  Berita yang kembali membuat hatiku menciut, kupikir aku harus berbuat sesuatu, sesuatu yang dapat menguatkan keluarga pasien, sebuah harapan akan kesembuhan, sebuah perjuangan tentang usaha pencegahan penyakit yang mematikan ini.  Kutatap buah hatiku yang tersenyum manis padaku, memberi sebuah kekuatan padaku untuk berjuang, meyakinkanku bahwa dia mampu menjalani semua ini begitupun denganku.
           Hari itu, aku melihat buah hatiku menghibur rekan satu bangsalnya, mengajaknya bermain, menghiburnya kala mereka menangis, trenyuh dan bangga hatiku melihatnya.  Usianya begitu belia, namun dia sudah memiliki jiwa sosial,
           Kini usia anakku telah genap 4 tahun, dia sudah mampu mengutarakan tentang rasa prihatinnya terhadap para pasien yang terbaring di rumah sakit, dia mampu mengungkapkan harapannya padaku, yang dia sampaikan saat tubuhnya terbaring lemah di rumah sakit beberapa bulan yang lalu, inilah harapan kedua buah hatiku untuk orangtuanya:
  1.  Bunda aku ingin bunda tersenyum saat aku terbaring sakit, karena senyum bunda mampu menghilangkan deritaku
  2. Bunda sayangi aku, agar bila aku mati nanti aku hanya mengingat kenangan indah tentangmu
  3. Bundaku sayang, aku ingin sehat, seperti anak lainnya bisa bermain dan berlari
  4. Adek mau jadi dokter Bunda, adek mau kasih obat temen yang sakit biar sembuh
  5. Bunda jangan menangis ya, ade akan sehat, ade akan kuat, bunda doakan ade
  6. Bunda yang sabar ya menghadapi aku janji akan membuatmu tersenyum bangga
0

       "Yuk, tubuh kamu kok harum?  Padahal aku tahu kalau kamu itu produsen keringat yang aktivitasnya tinggi" begitulah kira-kira pertanyaan seorang temanku beberapa puluh tahun silam, saat aku masih duduk di bangku SMA.
       "Jangan-jangan parfum satu botol kamu tuang semua ya?  tapi kayanya ngga mungkin deh, soalnya aromanya lembut sekali" tanyanya penasaran.  Aku hanya bingung dan tersenyum menanggapi pertanyaan konyol temanku Ari.  Cowok dengan tubuh sedikit bungkuk, kulit gelap dan rambut satu centinya.  Cowok yang selalu panik dengan keringat dan aroma tubuhnya ini, memang sedikit nyentrik di mataku.  Sebagai cowok, dia termasuk sosok yang sangat usil menurutku, tidak hanya jail setiap penampilan yang menurutnya aneh dan ngga umum selalu dikomentari pedes.
      "Ada-ada saja  kamu.  Jangan nyindir, memang bau sekali ya badanku?  Padahal aku tadi dah lama mandinya" kataku yang tiba-tiba merasa tidak enak dengan pertanyaannya.  Tiba-tiba aku merasa ngga pede berat, kucium aroma tubuhku dan ketiakku, tapi aku tak menemukan sedikitpun aroma yang layak membuatku merasa malu atau minder.  Semua baik-baik saja menurutku.
      "Eh, ngga nyindir kok.  Serius aku!  Bau tubuhmu tidak seperti cewek-cewek lain yang parfumnya menyengat.  Tapi lembut banget. Kasih tahu dong!  Siapa tahu aku cocok pakai itu parfum" katanya lagi.
      Aku jadi tersenyum-senyum geli dibuatnya.  Aku termasuk tipe cewek yang pantang pakai parfum atau deodoran, karena menurut ibuku deodoran dan parfum justru akan merangsang aroma tubuh dan keringat lebih banyak.  Tubuh akan menjadi berbau tidak sedap kalau kita terbiasa pakai parfum atau deodoran di usia remaja.  Perawatan tubuh secara alami itu lebih cocok dan aman untuk remaja.
                             Gambar merupakan dokumentasi pribadi.

         Buah dan sayuran merupakan cara perawatan kecantikan yang alami, dengan mengkonsumsi jus buah dan sayuran secara rutin akan membantu regenerasi sel kulit yang telah mati.  hal ini tidak lain disebabkan buah dan sayuran banyak mengandung kadar air, vitamin dan mineral yang baik untuk menjaga kelembaban kulit anda.

              Ini adalah penampilanku di usia 36 tahun (merupakan dokumen pribadi)

       Ku akui aku memang rutin melakukan perawatan tubuh secara alami dari dalam dan luar, sebenarnya ibuku yang mempersiapkan semuanya, mulai kunir asam yang bertugas mencegah bau badan hingga lulur dan masker alami untuk menjaga kehalusan kulit. Tak jarang aroma tubuhku seperti tukang jamu bila aku selesai luluran dengan lulur tradisional yang terbuat dari rempah-rempah dan jamu.  Bagiku perawatan tubuh di masa gadis itu sangat penting, agar tubuh tidak cepat kusam dan rusak, apalagi buat aku yang banyak aktivitas mulai pramuka, naik gunung, teater dan karya ilmiah yang bisa menghabiskan seluruh hariku di luar rumah.
      Meski wajahku pas-pasan bukan berarti aku harus pasrah dan nerima begitu saja.  Aku tetap harus merawat dan menghargainya.  Aku percaya perawatan tubuh yang baik dapat menjadi daya tarik dan membangkitkan inner beauty.  He.he.he..
       Bahan-bahan yang aku gunakan untuk perawatan tubuhku saat itu cukup mudah dan murah.  Biasanya aku meminta dari dapur ibuku bahan-bahan seperti tomat, jeruk nipis, timun, telur dan madu.  Untuk lulur aku biasanya menggunakan lulur jadi yang banyak dijual di warung dan toko kosmetik.  Caranya pun sangat mudah dan bisa dilakukan kapan saja .
              Tomat, bahan alami perawatan kulit wajah kita (dokumen pribadi)

       Sementara untuk perawatan sehari-hari aku menggunakan citra body lotion warna putih.  Aromanya harum dan membuat kulit menjadi halus dan lembut.  Inilah kunci wangi tubuhku. Wangi lembut yang menjadikan tubuhku seolah segar sepanjang hari.  Kulit tubuhku menjadi lebih halus dan lembut.   Citra adalah pelembab kulit yang banyak mengandung air dan tidak mudah lengket.  manfaatnya untuk melembabkan kulit, menjaga elastisitas kulit, mengurangi stress dan menjaga kulit agar tetap lembut bercahaya.  Kandungan gliserin pada body lotion dapat mencegah kulit dari kekeringan

       Saat usiaku mulai bertambah dengan aktivitas yang semakin padat, aku mulai jarang melakukan perawatan tubuh secara tradisional hingga kulitku mulai tampak kering dan bersisik.  Bahkan seorang temanku sempat nyeletuk "Eh, kulitmu kaya kulit ular!"
        Ups!  Rasanya langsung lunglai dan merah wajahku disamakan dengan kulit ular.  memang sih, kulitku saat itu tampak kering dan bersisik.  Aku sendiri mulai tak merasa nyaman, ditambah lagi warna kulitku yang kian gelap terpapar matahari.  Sepertinya aku butuh produk kosmetik yang mampu mencerahkan kulit tubuh dan mengangkat sel kulit mati.  Aku akhirnya teringat dengan produk baru Citra saat itu yaitu Citra White dengan ekstra bengkoang yang mampu mencerahkan warna kulit.
     Tanpa perlu waktu berbulan-bulan kulitku sudah kembali halus lembut dan bercahaya, tak perlu lagi minder dan tak percaya diri saat harus berdekatan dengan teman-temanku.  Saat itu juga aku nyatakan perang terhadap kulit bersisik!  Bye...bye kulit bersisik.

                                   Gambar dipinjam dari sini


PENTINGNYA PERAWATAN KECANTIKAN

        Kulit dan kecantikan adalah dua hal yang tak bisa dipisahkan.  Kulit yang sehat akan memancarkan kecantikan alami, bebas jerawat dan lembut.  Kelembabannya selalu terjaga sehingga wajah akan memancarkan kesegaran sepanjang hari. Kecantikan adalah milik semua wanita yang diperoleh dengan perawatan tubuh dan kulit yang teratur, karenanya rawatlah kulit anda dengan baik dari dalam maupun dari luar.  Kulit cantik bagi saya adalah kulit yang bersih, sehat dan elastis.  Karena cantik adalah harapan semua wanita.
        Perawatan kulit yang paling sering saya lakukan adalah mencuci muka dengan air bersih setiap menjelang tidur.  Ini merupakan perawatan dasar yang dilakukan wanita indonesia terutama mereka yang tinggal di pedesaan yang belum mengenal produk perawatan kulit.
         Aktivitas yang tinggi, paparan sinar matahari, debu dan kotoran dapat menyebabkan kulit menjadi kotor dan tidak sehat.  Kotoran yang menutup pori-pori kulit dapat menyebabkan tumbuhnya bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit.  tentunya kita tidak ingin kulit kita terutama wajah rusak karena infeksi bukan?  Inilah salah satu sebab mengapa kita perlu melakukan perawatan kecantikan.

                            Gambar pinjam milik Rumah cantik citra

Selain debu dan kotoran, sinar matahari juga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan kulit.  Meskipun kita pahami bahwa sinar matahari baik untuk tubuh, dan proses fotosintesis, namun paparan sinar matahari langsung pada jam-jam tertentu dapat menimbulkan dampak sebagai berikut :
1. Munculnya bintik hitam pada kulit
2. Kulit menjadi kering
3. Kanker kulit
4. Rusaknya kolagen pada kulit, hingga terjadi penuaan dini
5. Kulit kusam dan tidak bercahaya
6. Terjadi penebalan dan penipisan kulit yang tidak normal
7. Menyebabkan warna kulit menjadi gelap
8. Menyebabkan penyakit autoimun pada kulit yang ditunjukkan dengan kulit bersisik dan berwarna    keperakan
9. Menyebabkan munculnya penyakit lupus vulgaris atau tubercolosis kulit
10.Penyebab terjadinya penyakit vitiligo pada kulit yaitu hilangnya pigmen warna yang abnormal pada kulit.

        Tentunya saya tidak mau dong sampai mengalami itu semua, itulah sebabnya mengapa saya harus melakukan perawatan kulit tubuh terutama dengan memberi vitamin dan lotion pada kulit, agar kulit menjadi terlindung dari matahari dan kulit mendapat asupan vitamin. Agar kulit selalu sehat bercahaya, saya percayakan perawatan tubuh saya pada Citra Beauty Kosmetik.

        Citra Beauty Kosmetik berusaha memanjakan wanita indonesia dengan melaunching produk-produk perawatan kulit yang disesuaikan dengan kulit wanita indonesia. Sejak tahun 1984 Citra kosmetik terus menciptakan inovasi-inovasi produk yang baru demi merawat kecantikan wanita Indonesia, mulai citra body lotion, citra white, body wash dan scrub.  Bukan itu saja Citra kosmetik kini sudah dilengkapi dengan rumah cantik citra yang berlokasi di tiga kota, Jakarta, Surabaya, dan Bandung.  Berbagai perawatan kecantikan dapat anda lakukan di sini. 

Mengapa Harus Citra Kosmetik?
      Kulit tubuh saya sangat sensitif, berbagai produk kosmetik telah saya coba, dan hasilnya kulit saya meradang.  Bukan cantik yang saya peroleh melainkan malah rasa minder dan panas yang saya rasakan.  belum lagi biaya pengobatan yang harus saya keluarkan cukup mahal untuk mengembalikan kecantikan kulit saya.  kalau sudah begini saya hanya bisa menghindari kosmetik untuk waktu yang tidak ditentukan.  Sedih kan?  Masa iya saya harus selalu kumus-kumus setiap hari?
      Untung ada citra, saya tidak perlu khawatir kulit saya akan rusak atau wajah saya kusam karena tak melakukan perawatan.  Citra terbuat dari bahan-bahan alami yang aman untuk kulit wanita indonesia, inilah sebabnya kenapa saya memilih citra kosmetik untuk perawatan kecantikan saya terutama di malam hari.
                                 Gambar dipinjam dari sini

Mengapa Perlu Melakukan Perawatan di Malam Hari?

      Kok malam-malam perawatan, bukannya malam adalah waktunya untuk istirahat terutama untuk kulit?  itu adalah pertanyaan yang pernah dilontarkan oleh suami dan teman saya.  Memang bagi sebagian orang perawatan identik dengan sebuah persiapan  dari sebuah aktivitas yang umumnya dilakukan pada saat pagi maupun siang dan sore hari.  Padahal pada malam hari tubuh dan kulit perlu untuk istirahat, karena saat itu waktu terjadinya regenerasi sel-sel kulit baru.  Setelah satu harian kulit terkena debu dan kotoran serta paparan sinar matahari, maka sebelum tidur kita harus membersihkan kulit dari semua itu dan memberikan vitamin agar kulit dapat beregenerasi.  Selain itu, proses penguapan tubuh terjadi lebih cepat dan dapat menyebabkan kekeringan saat kita terbangun.  Itulah sebabnya mengapa kita perlu perawatan kulit tubuh di malam hari, agar kulit tetap terjaga kelembaban dan kelembutannya.  


       Saya melakukan nightreatment sebelum tidur dengan citra night whitening yaitu body lotion yang terbuat dari perpaduan minyak biji anggur dan ekstrak mulberry yang dapat membuat kulit menjadi lembut dan lebih cerah warnanya.


Gambar dipinjam dari sini

        Buah mulberry atau lebih dikenal dengan murbai adalah buah yang mengandung banyak sekali nutrisi yang baik untuk tubuh dan regenerasi sel.  Kandungan vitamin dan mineralnya sangat baik untuk mencegah penuaan dini.  Buah yang berwarna hijau saat mentah dan merah sampai hitam ketika masak ini mempunyai sensasi rasa yang unik asam-asam manis.  Buah ini tidak hanya enak dikonsumsi segar, dibeberapa daerah dan negara ada yang menjadikan buah ini sebagai bahan baku minuman seperti anggur.  Namun demikian, kita tidak perlu susah mencari buah ini untuk perawatan di malam hari, karena kini telah hadir salah satu produk yang memiliki kandungan mulberry dan anggur secara lengkap.  Mudah dan praktis.
          Inilah wajah si buah mulberry 


                   Gambar merupakan dokumen pribadi


     Biji anggur banyak mengandung mineral penting bagi tubuh seperti seng, mangan dan penguat kolagen.   Minyak biji anggur yang dikandung oleh citra night bodylotion bermanfaat untuk mencerahkan kulit tubuh kita.  Kulit menjadi lebih berkilau dan segar setiap saat.  Nah dengan melakukan perawatan kulit tubuh malam hari menggunakan citra night bodylotion, kita dapat mengurangi resiko keriput dan penuaan dini.  Kulit wajah menjadi lebih terawat dan cerah berkilau.

Perlukah Perawatan di Salon Kecantikan?  
     
      Perawatan kecantikan dapat kita lakukan di rumah kapan saja, namun tidak ada salahnya loh bila kita juga melakukan perawatan kecantikan di rumah cantik citra, apalagi caranya sangat mudah.  Hanya dengan membeli produk citra senilai 10.000 kita sudah dapat menikmati perawatan tangan dan kaki, dengan pembelian produk 40.000 kita dapat menikmati sensasi pijat dan lulur seluruh tubuh secara gratis.  Asyik bukan?  Gimana, anda mau mencobanya?  Silakan datang dan kunjungi rumah cantik citra yang terdapat di kota Bandung, Jakarta, dan Surabaya.  

                          Gambar dipinjam dari

      Bedanya perawatan di rumah dengan di salon kecantikan adalah dari sensasinya.  Kita dapat menikmati ME TIME kita dengan leluasa dan nyaman bila kita melakukan perawatan tubuh di salon, rasanya lebih rileks dan santai dari pada kita melakukan sendiri di rumah.  Rumah Cantik citta di desain untuk memberi kenyamanan bagi para pengunjungnya.  Bila anda ada di wilayah Surabaya anda bisa datang dan menyempatkan diri untuk melakukan perawatan di Rumah Cantik Citra yang berlokasi di daerah Gubeng.
         






'
'

0

Jumat, 26 Oktober 2012

"Bun, Papah mengajak kita untuk urunan beli seekor sapi untuk qurban" ucap suamiku sepulangnya dari kantor.  Seketika aku menoleh, mencoba untuk mencari kebenaran berita yang kudengar.  Jujur, bulan ini pengeluaran kami sangat banyak, sementara target penjualan suamiku tidak terpenuhi.  Sudah bisa kupastikan bahwa bulan depan kami harus benar-benar berhemat agar tidak kehabisan amunisi sebelum datang masa gajian.
      Mendengar permintaan mertuaku, aku menjadi serba salah.  Seekor sapi tidaklah murah, kurang lebih mencapai 8 - 10 juta/ekornya, bila dibagi orang empat, masing-masing mempunyai kewajiban 2 - 2,5 juta rupiah.  Sementara gaji suamiku sebulan hanya 1,7 juta, bila ditambah lain-lain nominalnya mencapai 2-5 juta perbulan di luar insentif, dan kebetulan bulan depan suamiku tidak mendapat insentif, jadi seharusnya kami menabung untuk bulan depan.
      Di sisi yang lain, kami juga ingin menyenangkan hati orangtua kami, mematuhi perintahnya juga ingin berqurban.  Bila uang ini aku gunakan untuk qurban, aku takut akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup di akhir bulan ini, tapi bila tidak..., kami khawatir akan melukai hati orangtua.  Bila hati orangtua terluka, maka pintu rezeki akan tertutup bagi kami.  Nauzubillahi min dzalik.  Semoga kami tidak tergolong orang-orang yang kikir.
     "Ya, sudah kalau memang begitu.  Sisihkan saja uang untuk itu, semoga kita diberi kemudahan!" kataku pada suamiku.  Namun disinilah awal ujian itu.  Beberapa hari kemudian kedua anakku bergantian sakit dan aku harus bolak-balik ke rumah sakit dengan biaya yang tidak sedikit.  Lama kelamaan persediaan kami semakin menipis, padahal masih tengah bulan dan kami sudah menjanjikan akan ikut menyumbang untuk membeli sapi.
    Kebingungan mulai melandaku, namun demi janji itu kami ikhlaskan untuk menyisihkan uang yang kami miliki.  Biarlah apa yang terjadi besok terjadilah, kami yakin Allah tak akan membiarkan hambanya yang ikhlas kelaparan.  Detik-detik menjelang tanggal tua, banyak sekali pengeluaran yang membengkak, bahkan hari ini, aku benar-benar kehabisan amunisi.  Kulkas kosong, dompet kosong dan badanku sedikit lemah.  Rencananya suamiku hari ini akan mendapat transfer gaji dari kantor, semoga saja itu benar!" batinku dalam hati.

     Malamnya aku dan suami pergi keluar untuk melihat pawai takbir keliling.  Kami menyempatkan mampir ke ATM untuk mengecek apakah gaji sudah masuk atau belum.

   "Subhanallah!  tiba-tiba aku melihat sejumlah angka yang besar buatku!"  Tak ada yang sanggup kukatakan selain kalimat hamdallah dengan senyum.  Rezeki memang tidak terduga.  ikhlas berkurban membuatku mendapat "Durian runtuh".  Aku mendapatkan rezeki senilai 10 kali jumlah uang yang kugunakan untuk qurban.  Sebuah rezeki yang tak terduga jadi, "Nikmat manakah yang masih kaudustakan?  Berqurbanlah, dan jangan khawatir akan kekurangan, niscaya Allah akan mencukupkan rezekimu.

0

Kamis, 25 Oktober 2012

      
        Menjadi seorang ibu muda bagiku adalah hal yang sangat indah dan menakjubkan.  Awalnya aku begitu panik saat menghadapi anakku yang suhu tubuhnya tinggi.  Sementara saat itu tak ada orangtua atau keluarga didekatku sebagai tempatku bertanya dan berbagi cerita.  Bertanya pada siapa?  Tetangga?  Sepertinya sangat sukar kulakukan, entah kenapa sejak aku menikah aku menjadi sulit bergaul dengan masyarakat, mungkin karena tipikalku yang tidak begitu suka dicampuri dan tak suka terjadi pergesekan, sehingga aku memilih membatasi diri untuk berbagi cerita dengan tetanggaku yang rata-rata jauh lebih tua dariku.
    Akhirnya aku mencari informasi lewat majalah.  Saat itulah pertama kalinya aku mengenal ayah bunda.  Kesan pertama saat itu,"Aku Jatuh Cinta!".  Aku jatuh cinta pada majalah ini, pada artikel-artikelnya yang tersaji apik.  Infonya sangat bermanfaat dan lengkap. 
       Suatu hari aku mendapat kiriman satu kardus majalah Ayah Bunda dari kakak ipar.  Seneng banget, terutama resep-resep MPASI-nya.  Memang dasarnya aku suka masak, setiap resep yang tersaji semua kupraktikan, salah satunya adalah pure buah kesukaan anakku.


     Segala tanda tanyaku tentang teori mendidik buah hati diulas lengkap di sini.  Salah satunya adalah artikel Agar Balita Tahu Tata Krama pada anak yang sukses kuterapkan pada jagoan kecilku Favian Attar Firdaus.

     Menghadapi pria kecil ini, aku harus cerdik, karena dia adalah anak yang cerdas dan halus perasaannya.  Aku harus menekan emosiku saat marah sekalipun, bila tidak apa yang kusampaikan padanya takkan mudah diterima olehnya.  Caranya hanya satu yaitu hujan cinta dan kasih sayang.  Menegurnya harus benar-benar menggunakan trik-trik yang cantik agar dia tidak merasa sedang dinasehati atau digurui.  Tanpa bantuan majalah Ayah Bunda akan sedikit sulit bagiku menahan emosiku yang meledak-ledak.

     Suatu malam, aku terbangun mendengar suara Favianku yang saat itu berusia 3 tahun menangis di depan pintu kamarku yang tidak terkunci.  Entah kenapa, dia hanya berdiri menangis tanpa membuka pintu.  Aku pun bangkit dan keluar dari kamar, memeluknya dan bertanya dengan lembut,"Kenapa nangis De?".
  "Ade mau pipis, Bunda!" katanya.  Aku pun tersenyum dan segera mengantarnya ke kamar mandi.  Kejadian itu sering terjadi.  Sepertinya dia paham betul, bahwa dia tidak selayaknya masuk ke dalam kamar ayah dan bundanya di saat malam hingga subuh tiba.  Kadang kala dia hanya mengetuk pintu kamar tiga kali, sampai aku menjawab ketukannya, bila aku sudah mempersilahkannya masuk, barulah ia melangkah masuk ke dalam kamarku.

SUKA BERBAGI

      Waktu itu aku aku sedang menunggu antrian di sebuah rumah sakit swasta di kotaku Sidoarjo.  Favian asyik bermain di salah satu arena bermain anak yang disediakan di rumah sakit tersebut.  Begitu asyiknya Favian ku bermain kuda-kudaan, lalu datanglah seorang wanita dengan anaknya yang masih berusia 11 bulan.  Kulihat Favian terus mengamati si gadis kecil tersebut yang terlihat sangat ingin bermain kuda-kudaan.  
     "Ayuk naik sama aku di belakang!" ajak Favian pada si gadis kecil yang belum bisa bicara.
     "Makasih, Mas!  Nanti ade jatuh bila di belakang" kata si wanita.  Favian terlihat sedang berpikir, kemudian tanpa ku duga, anak lelaki ku itu turun dan menyerahkan kuda-kudaan yang sedang di naikinya pada gadis kecil tersebut.  Menoleh dan tersenyum padaku, aku pun membalas senyumannya dan memberi acungan jempol sebagai rasa kagumku pada sosok kecil berhati lembut itu.



LIBURAN ASYIK BERKAT AYAH BUNDA

      Artikel lain yang juga sangat saya rasakan adalah 20 Aktivitas Seru Mengisi Liburan.  Berkat artikel ini kami dapat menciptakan suasana liburan yang menyenangkan di manapun.  Liburan menjadi menyenangkan seru dan bermanfaat.  Biasanya saya dan suami menghabiskan waktu libur kami dengan berjalan-jalan ke tempat wisata atau ke pegunungan.
  





      SELAMAT ULANG TAHUN AYAH BUNDA, SEMOGA SEMAKIN SUKSES DAN DICINTAI


Tulisan ini diikutkan dalam lomba blog  "AKU dan AYAH BUNDA"
0

Kamis, 18 Oktober 2012

             Hidup dalam gelap merupakan sesuatu yang mengganggu bagiku.  Semua tak lain karena gangguan keseimbangan dalam tubuhku yang selalu merespon negatif dalam gelap.  Sesak, takut, dan gangguan pengelihatan kerap kualami saat aku berada dalam kegelapan.  Imajinasiku selalu bermain liar saat hari menjelang malam, saat minyak tanah atau pun spirtus yang menjadi bahan bakar lampu petromaks di rumahku habis dan kami kebetulan sedang tak memiliki uang untuk membelinya.  Bayangan-bayangan mahluk tinggi besar yang menghuni rumahku kerap hadir dalam pikiranku, membuatku histeris dan tak mampu terpejam.
             Kini semua telah berbeda.  Kehadiran PLN dalam kehidupanku telah berpengaruh besar bagiku.  Melalui energi listrik yang terdistribusi dari rumah ke rumah, kota ke desa, telah menjadikan dunia ini menjadi cantik dengan gemerlap lampu di malam hari.  Aku tak takut lagi tidur seorang diri di kamar, aku tak khawatir lagi petromaksku mati saat aku harus membaca di malam hari.  Secara tidak langsung PLN telah membantuku menjadi pandai.  Tak sanggup kubayangkan, apa yang terjadi saat ini bila kita belum menemukan listrik.  Mungkin kita masih seperti suku pedalaman yang tak terjamah teknologi.  Tak mungkin kita bisa berselancar di dunia maya sebebas sekarang, Pekerjaan rumah tangga takkan bisa diselesaikan dengan cepat.
          Saat malam datang kita tak perlu lagi berjalan dalam gelap, karena lampu-lampu jalan menerangi di setiap sisi dengan begitu resiko kecelakaan karena kegelapan semakin kecil.  Kejahatan yang biasa beraksi dalam gelap akan semakin berkurang, karena kejadiannya akan lebih mudah terlihat dengan adanya penerangan jalan seperti lampu di penerangan jalan ini.


          PLN telah semakin maju dan berkembang.  Program-program pemerataan listrik kian luas dan gencar dilaksanakan, namun ada satu ganjalan bagiku yaitu cara penyelesaian masalah yang tidak memihak rakyat.
         Bagi seorang ibu rumah tangga sepertiku, setiap pengeluaran bulanan harus di atur secara ketat, listrik, belanja, dana kesehatan, dana hajatan, biaya pulsa, biaya sekolah, semua harus diperhitungkan.  Apa lagi kegiatan sehari-hariku berpusat di dalam rumah yang tidak semuanya menggunakan listrik.  Aku berusaha sehemat mungkin menggunakan listrik, mengingat suamiku hanyalah seorang karyawan swasta biasa dengan gaji UMR.  Suatu hari saat aku baru pindah ke rumah yang kami huni sekarang, aku begitu kaget saat harus membayar tagihan listrik.  Tertera di lembar tagihan besarnya biaya yang harus kami bayar untuk pemakaian satu bulan mencapai Rp.300.000 lebih.  Tentu saja kami terkejut, di rumah kami tak ada perabot berharga yang menggunakan listrik kecuali lampu dan handphone, itu pun kami menggunakan lampu hemat energi.  Bagaimana mungkin tagihannya mencapai sedemikian tingginya.
        Kejadian berulang hingga ke tiga kalinya, meski kami telah berusaha menghemat penggunaannya.  Tak ada yang berubah dalam angkanya, ini pasti ada yang tidak beres pikirku.  Nilai 300 ribu sangat besar dan berat bagi kami, karenanya aku pun berusaha untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan mengirim laporan ke kantor PLN Geluran.  Saat itu kebetulan pelayanannya cukup cepat dan ternyata dasar pengenaan tarif didasarkan pada tagihan bulanan yang selama ini sering dibayarkan.  Pikirku saat itu, betapa tidak profesionalnya kerja perusahaan sebesar PLN.  Harusnya biaya yang dibayarkan sesuai pemakaian bukan diambil rata-ratanya.  Alasan yang diungkapkannya adalah saat itu mereka belum mendapatkan tenaga outsource yang baru.  Sebagai solusinya mereka memintaku tetap membayar sesuai tagihan bulan itu dan untuk bulan selanjutnya aku hanya perlu membayar abonemen saja hingga seluruh uangku lunas.
      Terus terang bagiku itu bukanlah win-win solution, saat itu delik aduan sudah mereka terima harusnya aku dapat membayar sesuai pemakaian aku, dengan begitu aku bisa mengalokasikan dana itu untuk kebutuhanku yang lain.  kenapa PLN tidak memikirkan pelanggannya?  Padahal bila pelanggannya telat satu bulan saja mereka tak memberi toleransi, tapi ini mereka yang salah kenapa harus pelanggan juga yang menanggung?

     Namun aku pun tak menafikkan bahwa PLN telah berusaha untuk memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan masyarakat, salah satunya adalah dengan menyelenggarakan lomba menulis bekerjasama dengan BLOGDETIK.  Suatu terobosan yang patut dihargai dan diberi dukungan penuh kiranya dapat dilakukan setiap tahun.

      PLN BAGI MASA DEPAN PUTRAKU
       Masuknya penerangan membawa satu perubahan  bagi hidupku.  PLN telah hadirkan terang dalam gelapku, kehadirannya membuat pekerjaan menjadi lebih mudah.  Kini tak perlu aku membeli arang untuk bahan bakar setrika, tak perlu antri minyak tanah di saat harga minyak tanah melambung tinggi hanya sekedar untuk menyalakan lampu, dan kini aku pun tak takut lagi kala harus ke kamar mandi di malam hari.  Sungguh kini aku bergantung pada energi listrik untuk menunjang aktivitasku menulis.
       Tidak hanya aku, putraku juga terbantu dengan adanya listrik yang menerangi rumah kami.  Tak ada lagi rasa khawatir bahwa anakku akan terancam sakit mata karena kurang pencahayaan saat belajar.  Penerangan yang memadai telah membantu anakku untuk belajar dengan nyaman.  Masa depan anakku secara tidak langsung dimudahkan dengan kehadiran listrik di rumah kami.  Suatu saat dimana teknologi sudah menjadi yang utama, kebutuhan akan listrik semakin meningkat. Saat dimana semua alat rumahtangga menggunakan energi listrik untuk menjalankan fungsinya.
       Tanpa listrik, putraku takkan nyaman belajar, takkan mudah berselancar di dunia maya, dan akan menemui kendala mengoperasikan robot-robot rancangannya.  Semoga PLN dapat terus berinovasi dengan menemukan sumber-sumber energi listrik yang baru.  bukan mustahil bila suatu hari nanti putraku akan menemukan sumber energi listrik lainnya dan maju bersama Perusahaan Listrik negara.
Harapanku adalah...
  1. PLN semakin meningkatkan pelayanan pelanggan, walau bagaimanapun mereka tak tumbuh besar dengan sendirinya mereka besar karena kepercayaan pelanggan.  Wajar bila pelanggan pun mendapat pelayanan yang memuaskan
  2. Aku sangat berharap bahwa PLN memberikan pemberitahuan kala akan memadamkan listrik, agar pelanggan dapat mempersiapkan diri, sebab pemadaman sepihak sangat merugikan pelanggan yang notabenenya telah membayar kewajiban atas pemakaian daya listrik
  3. Aku berharap ada sebuah reward bagi pelanggan yang berhasil menghemat penggunaan listrik agar pemakaiannya bisa lebih tepat guna dan efisien.
  4. Semoga PLN dapat  menjadikan kegiatan lomba ini sebagai kegiatan rutin tiap tahun tentunya dengan tema-tema yang lain.


0

Total Absen

Pengikut