Kamis, 28 Desember 2017

Minggu, 24 Desember 2017 JNE seolah tak pernah kekurangan semangat berbagi.  Setelah berbagai rangkaian event pemecahan rekor MURI, Shooping Kids dan kemarin JNE kembali mewujudkan tagline "Connecting Happiness" dengan berbagi keceriaaan bersama 54 anak Panti  dan penyandang disabilitas dari 18 Panti Asuhan di Malang.  Bukan itu saja, pada event kali ini JNE juga mengundang 450 karyawan, 10 Top Member JLC, Top 10 Customer Coorporate serta 60 Mitra Sales Counter, dari berbagai wilayah di Malang- Batu- Blitar.

Owner JNE Malang dan Dewan Komisaris JNE

Acara yang berlangsung megah dan meriah dengan bintang tamu Tiga Tuan, Tani Maju dan OM Baladewa ini diselenggarakan di Lembah Dieng Malang.  Sebuah tempat yang pernah menjadi destinasi wisata favorit anak muda di tahun 1999.  Event yang diwarnai dengan berbagai games, hiburan musik, foodtruck dan photobooth ini, bertabur hadiah.  6 buah sepeda motor dan 6 buah sepeda gunung serta puluhan hadiah menarik lainnya disediakan untuk para peserta.

Tampaknya JNE memang selalu menjaga komitmennya untuk selalu berbagi dan membantu pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah lewat setiap kegiatan dan layanan produknya.  Seperti disampaikan oleh Presiden Direktur JNE, M. Feriadi bahwa JNE telah menjadi penghubung berbagai daerah yang berjauhan dan membuka potensi-potensi lokal di daerah yang terkendala logistik.  Kehadirannya tidak hanya sebagai perusahaan ekspedisi tetapi juga memiliki semangat membangun negeri, sesuai tema hut kali ini "Mewarnai Indonesia"



Pada kesempatan itu, Branch Manager Cabang Malang Windhu Abiworo, menyampaikan rasa terimakasih sebesar-besarnya dari owner JNE Malang (Hj.Darmini) serta segenap Dewan Komisaris JNE Malang, untuk seluruh karyawan JNE, Mitra bisnis, pelanggan maupun anak-anak panti asuhan binaan JNE.  Menurut Bapak Windhu tanpa dukungan mereka JNE tidak akan besar seperti sekarang.

Ucapan yang disambut pekik semangat dan rasa syukur ini membuat sebagian hadirin yang datang menitikkan airmata. 
7

Jumat, 15 Desember 2017

Tak satu ibupun ingin anaknya sakit, termasuk saya.  Namun tatkala Allah berkehendak lain, sanggupkah kita menolak?  Ataukah kita akan marah atas garis takdir yang kita miliki? 

Marah dan menolak takdir bukanlah tindakan bijak, sebab siapa tau itu hanyalah ujian agar kita lebih kuat, kreatif dan ikhlas.  Bagaimana kita bisa belajar tangguh kalau hidup kita mulus bagai jalan tol?  Mungkin kita takkan pernah bisa memecahkan masalah karena kita tidak pernah berhadapan dengan masalah.  Inilah sebab mengapa saat ini saya lebih suka berdamai dengan keadaan.  Saya percaya apa yang Allah gariskan kepada keluarga kami adalah bentuk kasih sayang Allah pada kami, termasuk dengan diberikannya amanah seorang bocah yang sangat special.



Saat pertama harus menghadapi kenyataan bahwa putra kedua kami memiliki hipersensitivitas tinggi dan harus menghabiskan masa kecilnya di bangsal anak, kami begitu terpukul.  Kami seperti hilang akal mendapati demam yang tak kunjung turun hingga berbulan-bulan.  Kami begitu panik dan hampir stress dibuatnya.  Segala usaha kami lakukan untuk membuat putra kedua kami sehat, mulai cara medis hingga cara yang tidak masuk akal (minum rendaman air bertuliskan huruf arab gundul).  Suhu tubuhnya mencapai 42 derajat celcius.  Matanya tampak berair terus dengan wajah merah seperti kepiting rebus.  Sementara jari, kaki dan telinganya sedingin es.  Tubuh mungilnya tampak lemah lunglai meski tak ada tangis yang keluar.
Keluar masuk rumah sakit bukan lagi hal besar untuk kami.  Bahkan rumah sakit seperti rumah kedua bagi kami. Uh..uh..kebayangkan betapa rempong dan paniknya kami?  Kami berontak, marah pada nasib..namun semua itu tak mampu memberi kesembuhan.  Akhirnya kami hanya bisa pasrah dan ikhlas.  Kami hanya melakukan ikhtiar untuk kesembuhan buah hati kami.

Ternyata ikhlas justru membuat kami lebih bijak dan lebih siap menghadapi apapun yang Allah tetapkan atas kami.  Kami belajar ikhlas dari bocah kecil yang tak pernah menangis pun rewel menghadapi sakitnya.  Dia tersenyum, dia memotivasi ayah bundanya agar terus semangat dan yakin akan kekuatannya.  Hmm..jika bocah kecil saja mampu, kenapa kita yang dewasa mudah putus asa?

Dari situ kami akhirnya belajar.  Menikmati setiap proses, mencari tau bagaimana cerdas tangani demam pada anak.  Ada berbagai metode menurunkan panas tubuh pada anak menurut dokter salah satunya adalah dengan menempelkan tubuh bayi dengan tubuh sang Ibu., namun yang terpenting perhatikan beberapa tips berikut:
  1.  Hindari panik.  Panik hanya akan membuat pikiran kita terlalu pendek.  Slow saja sambil memeriksa bagian tubuhnya dengan seksama
  2.  Siapkan kompres.  Kompres air biasa efektif untuk meredakan panas sementara.  Lakukan terus untuk menjaga agar suhu tubuh stabil
  3. Siapkan obat penurun panas yang sesuai dengan usianya.  Untuk anak-anak Tempra Syrup  adalah pilihan terbaik.  Rasanya yang manis dengan aneka rasa buah yang disukai oleh anak, selain itu produk ini juga aman di lambung, dengan dosis tepat .  Penurun panas Tempra tidak perlu dikocok, larut 100%.  Berikan pada anak yang panas dengan interval pemberian setiap 4 jam
  4. Peluk tubuhnya dengan penuh kasih.  Langkah ini secara tidak langsung mampu mentransfer panas di tubuh anak ke tubuh kita.  Bukan itu saja, pelukan juga bisa semakin mendekatkan anak dengan ibu.  Kedekatan yang mungkin jarang kita jalin.
  5. Berikan air putih sesering mungkin untuk mencegah anak kekurangan cairan (dehidrasi)
  6. Bawa anak ke klinik terdekat bila panas tak kunjung turun setelah 3 hari, agar bisa diperiksa penyebabnya dengan tes darah.
  7. Bila anak punya riwayat kejang, jangan tunda memberi obat panas saat suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius.

Semoga tips ini dapat memberi manfaat buat para bunda dalam menangani demam.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan Network dan Tempra

9

Tak terasa tahun terus berganti, 2018 sudah di depan mata saja.  Banyak hal yang telah dilalui setahun belakangan ini.  Suka, duka, pahit manis hidup seperti menjadi warna pelangi.  Sepertinya baru saja kemarin aku menyusun resolusi  2017.  Menuliskan mimpi-mimpi dan harapan untuk kembali menjadi seorang ibu bagi sosok bayi kecil.

Dua tahun lalu, di sebuah ruang ICU RS Kasih Ibu Denpasar, kugoreskan harapanku tuk memperbaiki kualitas hidup menjadi lebih sehat dan bermanfaat untuk lingkungan.  Mengubur semua luka yang melahirkan duka.  Malam itu, ditemani seorang pria (suamiku) dan dua jagoanku kami bermuhasabah, sementara dari balik jendela, percik kembang api tampak mewarnai langit malam di kota Denpasar. Hanya beralaskan tikar di ruang rawat, kedua bocah kecilku berdoa dipandu oleh sang ayah.  Meminta kepada Allah kesembuhan untuk sang Bunda, kesehatan untuk sang Ayah dan untuk mereka sendiri.  Kami membimbing mereka untuk melakukan flashback setahun ke belakang, tentang apa saja yang sudah dilakukan dan apa saja yang belum.  Ternyata sepanjang tahun 2015 kami banyak diuji oleh sakit, padahal kami tak pernah lupa untuk konsumsi vitamin yang bagus untuk mempercepat penyembuhan. Ah ..mungkin saja kami belum menemukan vitamin yang cocok untuk tubuh.

Akibat pola hidup yang tidak teratur

Pola hidup yang tidak teratur membuatku harus menderita penyakit batu empedu.  Terlebih lagi ritme kerjaku yang tidak kenal waktu (workaholic), males berolahraga. So, lengkap sudah pemicunya, kurang nutrisi, kurang istirahat, kurang olahraga dan kurang minum, membuatku pasrah dan menerima kenyataan munculnya kerikil-kerikil kecil di dalam kantung empeduku.  Dokter pun memberikan banyak catatan termasuk apa saja yang harus dihindari dan apa saja yang harus dilakukan.

Sejak itu semuanya menjadi tidak sama.  Goncangan sedikit saja bisa membuat dinding empedu meradang, tubuh demam dan rasa nyeri yang kadang tidak tertahankan.  Hampir setiap minggu aku kontrol ke dokter.  Anak-anak menjadi terabaikan karena sang Bunda terkapar di kasur.  Sampai-sampai anak terkecilku berkata," Bunda kalau sakit jangan lama-lama, adek ingin main dan jalan-jalan sama Bunda".  Raut wajahnya tampak sedih melihatku menahan rasa sakit.

Tepat di penghujung tahun 2016 kami rindu kehadiran seorang bayi di tengah keluarga kami.  Tapi dokter bilang aku harus sehat dulu. Kami pun ikhtiar untuk bisa mewujudkan harapan itu. Memasuki tahun 2017 resolusi kami adalah memiliki bayi, dan memperbaiki ekonomi keluarga.

Harapan Yang Terwujud Nyata

Tahun 2017 ini Allah banyak memberikan kebahagiaan kepada kami.  Teman baru, lingkungan baru, keluarga baru dan berbagai aktivitas positif lainnya.  Aku begitu menikmati aktivitasku sampai aku lupa pada sakitku. Suatu hari di bulan Mei 2017, aku merasa tubuhku begitu mudah letih dan sering keluar flek-flek.

Wah jangan-jangan aku mengidap penyakit serius? Apalagi aku baru saja kehilangan sahabat terdekatku karena kanker.  Sekejap pikiran buruk berputar di otakku. Khawatir dan parno menderaku saat itu.  Tapi untunglah, setelah memeriksakan diri ke dokter rasa takut itu berganti bahagia.  Ibaratnya harapan yang terwujud  nyata.  Allah memberiku kepercayaan  untuk kembali hamil.

Selama kehamilan, aku acap mengalami gangguan dan beberapa kali harus bedrest total di RS. Faktor usia dan kondisi organ empeduku yang tak lagi sempurna, jahitan bekas operasi yang rapuh dan sebagainya, membuat kehamilan ini terasa tidak seperti biasanya.  Aku lelah rasanya menjalani sakit ini, tapi demi buah hatiku yang ada di rahimku aku rela berjuang sampai akhir.  
Kini usia kandunganku masuk bulan ke-7.  Dua bulan ini menjadi masa rawan buat kehamilanku yang beresiko prematur dengan resiko kematian cukup tinggi.  Rencananya dokter menjadwalkan akan melakukan bedah cesar  untuk mengeluarkan bayiku di bulan Januari akhir dan melahirkan dengan lancar dan selamat menjadi salah satu My 2018 resolution.

Semakin Produktif dengan Theragram-M

Selain melahirkan dengan lancar, aku juga memiliki harapan lain yang ingin kuraih di tahun 2018 yaitu sembuh dari sakit dan menjalani pola hidup sehat.  Kusadari benar sejak sakit aku menjadi tidak produktif dalam berkarya. Hampir 3 tahun tak ada buku baru yang kuterbitkan, oleh karena itu aku bertekad untuk bangkit dan memulihkan stamina tubuh.
Multivitamin Lengkap untuk Menjaga Stamina


Bagaimana tipsnya?
Kuncinya adalah memperbaiki pola hidup dan mengkonsumsi multivitamin yang cocok untuk tubuh, dan Theragran-M menjadi pilihanku untuk aku dan suamiku.


Theragran M, multi vitamin lengkap bersalut gula yang sangat baik untuk penyembuhan.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diadakan oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M




9

Jumat, 01 Desember 2017

Harta, jabatan dan popularitas adalah sebuah ujian bagi manusia.  Ada yang menganggapnya sebagai amanah yang harus dipanggul,  ada yang menilainya sebagai sebuah prestasi, namun ada juga merasakannya sebagai sebuah beban yang tidak ringan. Yups, setiap orang boleh mendefinisikan macam-macam karena ini bukan soal salah benar, ini hanyalah perbedaan sudut pandang saja.  Semua hal ada plus minusnya, begitu juga soal harta, jabatan dan popularitas.  Semakin tinggi jabatan tentu tanggungjawabnya semakin besar, area yang dicover semakin luas, waktu yang dibutuhkan semakin banyak, dan inilah yang dirasakan family traveller beberapa tahun belakangan.



Tanggungjawab yang kian besar tentunya juga dibarengi dengan bertambahnya pendapatan bagi keluarga seiring pengeluaran yang juga kian tinggi.So, diperlukan sebuah managemen waktu yang baik agar peningkatan karir tidak sampai menimbulkan jurang yang lebar bagi keluarga.   Salah satu cara kami adalah dengan mengalokasikan waktu kebersamaan di saat weekend, contohnya adalah travelling bersama keluarga kecil.

Destinasi kali ini adalah Kota Pahlawan Surabaya.  Kota kelahiran suami yang kini kian cantik dan terus bebenah sejak dipimpin oleh seorang Wanita yang tegas.  Bu Risma, Walikota Surabaya ini memang boleh dikatakan sukses mengurangi penyakit masyarakat salah satunya dengan pengalihfungsian lokalisasi Dolly menjadi tempat yang lebih bermartabat.  Lahan hijau pun kian banyak di kota ini, sehingga anak-anak punya banyak pilihan untuk menikmati sore dengan berjalan-jalan di taman kota.  Perubahan positif ini tentu disambut baik oleh para pelaku pariwisata, terutama pengusaha kuliner dan perhotelan.  Kehadiran tempat-tempat wisata baru seperti Surabaya Carnival, Transmart dan sebagainya memang telah menjadi daya tarik wisatawan dari kota-kota tetangga terutama di musim weekend.  Tentu saja ini berdampak baik bagi bisnis kuliner dan perhotelan.  Tak heran jika di longweekend seperti ini, pusat perbelanjaan, sentra kuliner, dan hotel dipenuhi oleh wisatawan.

Nah, bicara tentang hotel, kami punya pertimbangan sendiri dalam menentukan hotel seperti apa yang akan kami pilih.  Kepribadian anak-anak kami yang aktif menjadi salah satu  hal utama yang menjadi pertimbangan dalam memilih tempat staycation. Syarat utama adalah ramah anak.  Kebayang kan bagaimana jadinya bila kami membawa duo F ke hotel yang tidak ramah anak.  Bisa-bisa kami setiap saat dapat complain terus dari staff hotel.

Hotel yang ramah anak biasanya tahu benar bagaimana memanjakan pengunjung yang membawa serta buah hatinya saat berlibur.  Fasilitasnya juga menyesuaikan dengan kebutuhan apa saja yang diperlukan bagi sebuah keluarga.  Bila menyediakan fasilitas kolam renang, mereka mendesain kolamnya sedemikian rupa agar nyaman dan aman untuk anak.  Biasanya kolam anak terpisah dengan kolam dewasa.

Tidak banyak memang hotel yang menawarkan konsep hotel keluarga seperti ini.  Selain investasinya tingga, servisnya pun lebih rumit dan lebih telaten.  Biasanya sih ratenya juga cukup mahal.

Adakah Hotel Ramah Anak Di Pusat Kota Surabaya?

Pertanyaan ini tidak sulit menjawabnya jika kita tau tipsnya.  Sebelum menentukan lokasi staycation, biasanya kami memanfaatkan fasilitas pemesanan tiket online yang terpercaya.  Kami membaca beberapa review yang ditulis oleh para pengguna jasa hotel tentang layanan hotel di kota tujuan.  Review-review seperti ini sangat membantu para wisatawan untuk mendapatkan hotel yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan.

Kami pun akhirnya menemukan beberapa hotel ramah anak yang cocok dengan kebutuhan kami, salah satunya adalah Harris Pop Gubeng. Setelah mantap, kami pun melakukan booking lewat online dan mempersiapkan itinary.

Sesuai namanya Harris Pop, hotel ini memang satu gedung dan satu managemen dengan hotel Pop, sama-sama di bawah managemen Tauzia Hotel, lokasinya di Jl. Bangka No. 8 -18 Surabaya - Jawa Timur, di pusat kota, dekat dengan beberapa destinasi wisata seperti Monkasel ( Monumen Kapal Selam), Taman Bungkul, Kebun Binatang Surabaya, sentra kuliner, stasiun kereta api, Grand City Mall, Plaza Surabaya Mall dan THR Surabaya. Boleh dibilang lokasinya cukup strategis dan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Dari bandara Internasional Juanda kita hanya membutuhkan waktu tempuh 45 menit saja bila lalulintas normal.

Apa kesan pertama saat menginjakkan kaki di Harris Pop Hotel?



Hari itu kami tiba agak malam,  maklum weekend sehingga lalulintas Malang - Surabaya mengalami kemacetan di mana-mana.  Suasana hotel tampak meriah sekali, rupanya hari itu ada tamu yang menyelenggarakan pesta ulang tahun dan wedding di  hotel ini.  Namun kesibukan itu tidak lantas membuat para staff hotel mengabaikan tamu yang bukan rombongan.  Para staff berpakaian putih orange menyambut kami dengan ramah.  Penampilan mereka terlihat fresh dengan seragam casual berwarna putih dan orange.  Senada dengan interior di loby hotel yang juga didominasi warna yang sama.  Sementara saya mengurus check in, Duo F mencari kesibukan di salah satu sudut hotel dengan bermain game dan berselancar di dunia maya.  Yup, di bagian loby hotel tersedia 3 unit komputer yang memang disediakan bagi pengunjung untuk membunuh waktu saat menunggu.  Terus terang loby ini adalah salah satu bagian hotel yang saya suka dari segi interior dan tata letak tersedia beberapa sofa yang cukup empuk dengan model ala-ala di taman gitu deh.  Tepat di bawah eskalator menuju lantai 2 terdapat sebuah kolam dengan air terjun buatan, sehingga waktu menunggu menjadi semakin nyaman, terhibur dengan suara gemericik air.  Kok langsung lantai 2? jawabnya karena di hotel ini kita tidak akan menjumpai lantai 1, 4, 13, 14 dan 16.  Hal ini terkait kepercayaan yang dianut oleh orang-orang Chines tentang angka sial.

Selasar Yang Unik

Usai menyelesaikan check in kami mendapat kunci kamar.  Nomer kamar kami 1208, terletak di lantai 12 sehingga untuk menuju kesana kami harus menggunakan lift. Seperti sebagian besar hotel berbintang 4, untuk menuju kamar, pengunjung harus memiliki akses dan hanya pengunjung yang menginap saja dan pegawai hotel yang dapat, kecuali jika hanya ke tempat umum seperti cafe, restoran atau kolam renang. Akses tersebut terinstal di keyroom yang berbentuk card.  Pindai card pada bagian lift tepat  di atas nomer lantai dan lift akan mengantar anda pada tujuan. Kami pun akhirnya sampai di depan kamar setelah melalui selasar yang unik.  Kenapa kami katakan unik?  karena di sepanjang selasar terdapat berbagai foto dengan tema humaniora, kami bisa berfoto  di depan foto atau di sepanjang selasar dengan gaya kekinian.

Kamar Yang Fresh, Clean and  Cozy

Seperti loby, kamar pun didominasi nuansa orange dan coklat krem. Duo F terlihat senang sekali dengan Harris Room ini.  Selain bersih, nuansanya fresh dan nyaman.  Fasilitasnya juga lengkap, ada LCD 42 inch, saluran TV cable, mini bar, deposit box, sofa bed yang cukup besar, AC, hair dryer, mini refrigerator, kasur empuk dengan sprei dan bed cover yang super lembut dan tak ketinggalan berbagai amenetis pelengkap.
Oh iya, setiap kamar memiliki view pemandangan kota Surabaya.  Jika malam tiba kita bisa menikmati kerlip lampu dan hiruk pikuk kota dari kaca kamar.  Hmm.. senang sekali menatap kota dari ketinggian.  Sementara kecil Favian tidur dengan pulasnya dalam balutan bed cover.  Jarang sekali lihat dia seperti itu.  Nyaman banget sepertinya selimutnya.  
Buat pengunjung yang ingin menjaga privasi tapi tetap dapat mengawasi putra-putrinya, jangan khawatir...kamar ini dilengkapi dengan connecting door yang menghubungkan kamar satu dengan lainnya.  Jadi bila kita ingin ambil 2 kamar bersebelahan untuk kita dan buah hati semua bisa diatur, tinggal bilang saja ke bagian reseptionis.
Malam itu kami lalui dengan menatap bintang-bintang, dan kerlip lampu dari lantai 12, berdua saja, cause duo F sudah lelap dalam mimpinya. Tadinya kami ingin melewati malam di lantai 17, di Seventeen lounge yang menjadi salahsatu pesona dari hotel ini. Meski hanya sekedar ngemil dan "nyruput" segelas minuman hangat, saling memandang dan sejenak melupakan penat akibat kesibukan masing-masing tuk membayar kebersamaan yang terenggut karena rutinitas pekerjaan.  Sayangnya... cafe yang terletak di lantai 17 ini penuh dan sedang dibooking seseorang tuk acara wedding.

Ada apa saja di Harris Pop Gubeng?


Seventeen  Skyview Resto and Lounge

Ini ada salah satu tempat favorit pengunjung di hotel ini, terutama buat para eksekutif dan muda-mudi.  Lokasinya di lantai 17 dan buka mulai pukul 15.00 WIB - 24.00. Nah dari ketinggian ini kita bisa melihat pemandangan kota Surabaya dan jembatan Suramadu. Tempatnya nyaman dan luasss banget dengan dilengkapi ruang khusus untuk yang merokok karena tidak tersedia balcon disini.  Kalau ingin makan malam romantis cocok banget karena desainnya mewah, bahkan nih buku menunya bisa menyala di waktu malam..glowing in the dark.  Skyview resto ini juga dilengkapi ruang meeting loh. Cakep!




Dino Kids Club

Nah ini salah satu yang membuat hotel ini kami sebut ramah anak. Fasilitas ini jarang kita temui di hotel yang ada di Surabaya.  Letaknya di Lt.5 ,satu lantai dengan swimming pool sport centre dan Harris Cafe.  Tempat ini memberikan kebebasan anak-anak untuk bermain sepuasnya.


Swimming Pool

Kolam renangnya terbagi menjadi dua, satu untuk anak-anak (kolam dangkal) dan satu untuk pengunjung remaja dan dewasa.  Meski tidak cukup besar tapi cukup nyaman untuk main air.  Jika mau, di sini juga menyewakan pelampung. (siapa tau ngga bisa berenang tapi ingin kumkum)

Spa dan Sport Centre

Fasilitas ini salahsatu layanan yang selalu digunakan oleh para pengunjung.  Mereka mendapatkan free one hour massage untuk 2 orang, sauna, jacuzzi dan bebas nge-gym.




Tersedia 7 Meeting Room dan 1 Ballroom

Ini adalah fasilitas utama yang banyak dicari oleh para pengusaha dan pengunjung yang ingin melakukan meeting, seminar atau sekedar pesta.  Meeting roomnya so friendly dilengkapi dengan :
  • LED TV 70 inch
  • Screen & LCD Projectors
  • Flipchart
  • Wireless Internet Access
  • Meeting Tools Kits
  • Memo Pad
  • pencil
Bright Ballroom
Tempat ini sangat luas dan dilengkapi dengan Giant LED 9 x 5 meter, lighting, ada stage, camera, sound system dan musical instrument sebagai fasilitasnya

142 Kamar & 6 Suite

Hotel yang memiliki motto "The Brighter Side of Life" ini memiliki tak kurang dari 142 kamar dan 6 suite yang semuanya memiliki kesan cerah, mengedepankan gaya hidup yang sehat, kebersamaan dan playful player.

Harris Cafe



Ini merupakan tempat yang cukup asyik juga buat nongkrong, terutama di balcony-nya.  Saat pagi di sini selalu tersaji puluhan menu untuk menjamu pengunjung (breakfast pagi).  Yang kami suka adalah menunya variatif dan mulai menu nusantara hingga western, japaness corner juga ada loh. Aneka appertizer, maincourse, dan dessertnya enak, begitu juga dengan  sushinya (bukan susi simelekete loh ya).  Tidak semua hotel bintang 4 menyajikan menu ini. Saya yang ngga suka sushi sampai penasaran untuk mencobanya, apalagi Duo F ( dua jagoan kami Favian dan Farhan) yang memang doyan banget masakan Jepang. Mereka menyantapnya dengan lahap.  Uniknya lagi, para crew hotel menghibur pengunjung dengan tarian mereka yang energik tuk mengawal pagi.  Sambil breakfast dapat hiburan. Special!
Nah istimewanya lagi, anak di bawah usia 12 tahun yang stay di kamar bersama orangtuanya tidak dikenakan charge tambahan untuk sarapan. Jarang banget nih! Rata- rata hotel mengenakan biaya tambahan untuk anak (paket buffee).
Buat yang ingin menikmati buffet dinner, setiap selasa - sabtu ada bazzaar oriental hanya dengan membayar Rp. 138.000 nett/pack dan di hari Senin- Jumat ada marketplace cuisinetainment (buffet lunch) dengan harga Rp. 118.000 net/pack

Parking Area

Hotel ini juga dilengkapi parking area yang cukup luas di beberapa lantai.  Free pastinya.

Boutiq

Di dekat loby terdapat sebuah boutiq mungil, jika pengunjung ingin membeli souvenir ataupun pakaian.  Kemarin ngga sempet ngintip harganya sih, karena saya bukan tipe wanita yang suka shooping, kalau travelling sih mau banget.

Booth Photo

Nah, buat yang suka eksis sambil jepret cantik, bisa nih photo-photo naik skutter (pura-pura aja loh..soalnya ngga boleh dibawa pergi skutternya wkwkwk..

Hmm.. lengkap banget kan fasilitasnya?  Wajar dong kalau kami puas dan pengen balik lagi?  Kamu juga boleh kok nyoba kalau penasaran.  Publish ratenya mulai Rp. 828.000 nett. Tapiii..untuk info lebih jelasnya mendingan contact langsung aja ke sini nih (nunjuk bawah)

Harris Hotel & Convetions Gubeng
Jl. Bangka No.8-18 Surabaya 60281
Telpon +62 31 501 1100
email : dosm-harrispop-gubeng@tauzia.com

16

Total Absen

Pengikut