Kamis, 20 Desember 2018

De Colonial Resto, Tempat Nongkrong Asik di Villa Victoria Boutiqe

Villa Victoria Boutiqe

Tak terasa kita telah tiba di penghujung tahun, dan seperti biasa setiap akhir tahun kota Malang diguyur hujan yang cukup deras.  Letak kota Malang yang berada di dataran tinggi membuat suasana sore itu semakin sejuk dengan kehadiran rinai hujan.  Kami pun memutuskan untuk menepi di sebuah bangunan mirip sebuah pertokoan yang ternyata adalah sebuah penginapan berkonsep boutiqe bergaya kolonial.  Semakin didekati semakin kami tertarik untuk masuk. Ornamen bangunan hotel yang dilengkapi dengan kincir angin serta rumah-rumah bergaya Belanda di bagian atas hotel memberi kesan colonial modern dengan warna warni cat yang cantik.  Sesampai di teras hotel  tampak beberapa set meja kursi berjajar, jika pengunjung pandai mencari angel foto, spot ini bisa menjadi spot foto yang menarik.

Loby Yang Nyaman

Kami melanjutkan langkah kami masuk  menuju front office, meja resepsionis panjang khas hotel kokoh berdiri di hadapan kami, di atasnya terdapat beberapa tumpuk kopi hasil bumi sang Owner.  Kopi bubuk tersebut berasal dari biji kopi yang ditanam di wilayah Dampit Malang.  Aromanya cukup khas.  Kopi ini bisa kita beli untuk oleh-oleh loh. Di depan meja front office terdapat kursi panjang untuk menunggu sambil bersantai sejenak.  Nuansa putih menghiasi interior hotel yang didesain modern minimalis. Namun karena udara dingin cukup menggelitik, saya mengajak team Kedai Blogger Pintar untuk duduk di De Colonial Resto tuk menikmati secangkir hot tea dan beberapa cemilan ringan, salah satunya Bala-bala.

Bala-bala bukan tolak bala yaa.  Kata Bala-bala ini digunakan oleh masyarakat sunda untuk menyebut gorengan yang terbuat dari tepung, telur, irisan kubis, toge , daun bawang dan wortel.  Makanan ini sebenarnya berasal dari Cina dengan nama asli Bakwan.  Bak sendiri dalam bahasa Cina mengandung arti daging, kemudian terjadinya akulturasi budaya menghadirkan inovasi dari segi menu, yang tadinya bakwan berisi sayuran dan daging udang lalu digoreng, berganti menjadi sayuran (orang sunda suka sekali sayuran) yang digoreng dengan tepung dan bumbu bawang putih, merica, garam dan gula hingga krez-krezz saat digigit.  Menu ini disajikan dengan sambel petis yang cukup kuat petisnya sehingga terasa nikmat.. meskipun sebenarnya ditemani cabai rawit  hijau juga sudah enak.

Menikmati sepotong bala-bala ditemani secangkir minuman hangat membuat dinginnya udara sore itu sedikit menguap. Interior resto yang didesain minimalis dengan hiasan photo hitam putih sejarah kota Malang membuat kami betah duduk berlama-lama di resto sampai rasa lapar hinggap.  Kami pun tak kuasa untuk menolak aneka menu yang disajikan oleh chef Sulthon.





"Salah satu menu yang cukup menggoda saya adalah Nasi Goreng Rendang. Tastenya unik. Paduan rempah yang ditumis bersama potongan daging dan nasi sukses mengasilkan aroma yang bikin cacing perut menari kelaparan"


Nasi goreng rendang ini hanyalah satu di antara sekian menu yang bisa kita nikmati di resto ini.  Masih ada nasi goreng rawon, omelet, roti kuno, Kentang goreng londo dsb.  Semua menu yang tersaji disini cukup nikmat dan harganya ngga bikin kantong menjerit. cucoklah buat dompet emak yang lagi tanggal tua.  Oh iya, De colonial Resto ini terbuka untuk umum loh bukan hanya untukj tamu hotel.  Tempatnya homy banget dan bisa menjadi referensi kamu yang ingin tea time bersama teman pun keluarga.  Jika ingin menginap disini juga bisa. Soal rate kamar akan kita bahas di postingan berikutnya yaa..

Jadi buat kamu yang bingung mau makan dimana, artikel ini bisa membantu kamu untuk mencari solusi.
5

Sabtu, 15 Desember 2018

Libur selalu menjadi hari yang dinanti baik oleh pelajar maupun pekerja.  Namun tidak semua libur nasional memberi kesan yang dalam di hati masyarakat.  Biasanya liburan dilalui dengan berbagai aktivitas baik travelling ataupun staycation. Saat masih tinggal di Bali dulu, salah satu libur nasional yang kami nanti adalah Maulid Nabi Muhammad S.A.W.  Maulid Nabi di pulau ini terasa berbeda tidak seperti di pulau Jawa.


Foto pinjam di Sang Pencerah


Mengapa Perayaan Maulid Nabi Muhammad Di Bali Terasa Berbeda?

Perayaan maulid nabi merupakan satu moment yang paling ditunggu oleh ummat muslim.  Biasanya kami menyelenggarakan berbagai lomba menjelang hari lahirnya Rasullullah tersebut.  Aneka lomba MTQ, puisisasi, terbangan dan berbagai lomba sepeda hias turut memeriahkan acara yang berlangsung setahun sekali ini.  Semua muslim bersatu tanpa sekat.  Kaya miskin tak lagi menjadi pemisah jarak.  Namun ketika kami pindah ke pulau Dewata, dimana muslim merupakan golongan minoritas, semua menjadi terasa berbeda.  Kebersamaan itu terasa sangat kental disana.  Kami berkumpul di majelis yang lokasinya bisa jadi jauh dari pemukiman kami.  Rasa  persaudaraan di antara para perantauan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri.

Tradisi Berbagi Kue Apem

Bagaimana yang tidak bisa berkumpul di masjid?? Biasanya  kami berkumpul di sekolah anak - anak sambil berbagi kue apem dan mengadakan lomba - lomba kecil antar siswa. Setiap siswa berkewajiban membawa 1 kotak kue yang berbeda - beda. 
Setiap moment Maulid Nabi ada 1 jenis kue yang selalu ada yaitu kue apem. Sebenarnya ini adalah salah satu tradisi Jawa  yang sudah turun temurun ada sejak jaman Sunan Gunung Jati yang mana kue Apem ini mempunyai maksud untuk tolak bala ( menolak bencana dan penyakit).  Kue yang terbuat dari tepung beras ini seketika menjadi primadona di moment Maulid.  Begitupun yang terjadi di  kota lain.
Nama kue Apem sendiri berasal dari bahasa Arab "Affan" yang mempunyai arti ampunan. Dengan membagi kue apem ummat muslim juga memohon maaf pada sesama dan melebur dosa. Aktivitas ini juga merupakan wujud permohonan ampun terhadap Sang Pencipta.

Di Klaten Jawa Tengah, perayaan maulid nabi dimeriahkan dengan kehadiran 2 gunungan kue apem yang dibedakan menjadi Kue Apem "Jalar" dan "Estri".  Gunungan tersebut di arak menuju kompleks makam Ki Ageng Gribig untuk dibacakan doa bersama dan selanjutnya diserbu oleh puluhan warga.  Tradisi seperti ini yang tidak akan kita jumpai di Pulau Dewata.  Tradisi yang dikenal dengan sebutan "Yaa Qowiyyu " dipercaya warga dapat mendatangkan rezeki.

Asal Muasal Tradisi Ya Qowiyyu

Menurut kisah yang pernah saya dengar tradisi ini bermula dari zaman Ki Ageng Gribig.  Saat Beliau ziarah ke Mekkah di tanggal 15 bulan Safar, beliau mendapatkan kue apem yang masih hangat.  Di bawalah pulang kue itu ke Jatianom tempat tinggalnya.  Ternyata kuenya masih tetap hangat dan dia membagikan kue tersebut kepada anak cucunya.   Namun, jumlah oleh-oleh itu tidak cukup sehingga dia meminta sang istri untuk membuatkan kue apem dan membagikannya kepada keluarga yang belum dapat.  Ki Ageng Gribig juga memerintahkan kepada warganya  agar setiap bulan Safar untuk berbagi kepada sesama.

Jadi Ya Qowiyyu bukanlah ajaran rasulullah melainkan sebuah tradisi yang hanya ada di pulau Jawa untuk menghormati Maulid Nabi Muhammasd S.A.W dan mengeratkan silahturahmi sesama ummat muslim
5

Senin, 03 Desember 2018


Freya Collection Hadir di Store Goldmart Malang Olympic Garden

Jumat 30 November 2018 lalu beberapa blogger diundang untuk menghadiri launchingnya "Freya Collection" dari Goldmart.  Bertempat di Lantai 1 No.86 Pusat perbelanjaan Malang Olympic Garden tepatnya di store Goldmart. Event ini sekaligus re opening store goldmart yang mulai berdiri tahun 2007.

Ada beberapa koleksi yang ditampilkan hari itu mulai dari goldmaster collection, hingga yang terbaru freya collection. Koleksi Freya hadir karna terinspirasi dari kisah Dewi Freya.  Dalam cerita mitologi Nordik, Dewi Freya adalah seorang Dewi pecinta keindahan yang menyukai semua bentuk kemewahan di antaranya adalah perhiasan emas dan batu mulia.  Meski memiliki kepribadian yang lembut, rendah hati dan suka melindungi, Dewi Freya  dikenal sebagai Dewi Pelindung yang berani memimpin pasukan melawan tirani sehingga beliau sangat dicintai dan dipuja semua orang. (Semoga goldmart juga menjadi pujaan semua orang).

Event yang merupakan rangkaian kegiatan roadshow goldmart ke beberapa kota di Indonesia antara lain Bali, Bandung, Surabaya, Bekasi, Tanggerang, Depok, Malang dan Palembang dan merupakan rangkaian acara untuk memperkenalkan produk terbaru  Freya Collection By Goldmart.  Dimulai tanggal 20 September lalu bertempat di Wyl's Kitchen Hotel Veranda Kebayoran Baru Jakarta.

Pak Rocky Kantono Assisten Retail Manager Goldmart

Di Store Goldmart Malang Olympic Garden acara dibuka oleh Bapak Rocky Kantono Assisten Retail Manager PT. Goldmart, yang memaparkan berbagai koleksi freya of collection.

Desain Interior Yang Menarik

Pelayanan Yang Ramah

Goldmart Malang di desain elegan dan memancarkan kilau sehingga membuat pengunjung mall tertarik untuk meliriknya, glowing gitu. Pelayanannya juga ramah, di sini pengunjung bebas tanya-tanya dan mencoba perhiasan yang ingin dipilih.  Kemarin saya juga manfaatkan untuk tanya-tanya ke Mba Komang.  Menurut beliau koleksi goldmart ini cocok buat investasi.  Zaman sekarang memang harus pandai pandai melihat peluang investasi dan emas merupakan salahsatu investasi yang cukup stabil.  Harganya cenderung kian naik apalagi koleksi perhiasan goldmart ini juga menerima pembayaran dengan kartu credit, debit atm ataupun cicilan.. hmm makin mudah aja kan?

Koleksi Goldmaster

Pakai Freya dan Rasakan Sentuhan Mewahnya

Sesampainya di lokasi, saya bertemu beberapa blogger dan media lokal di Malang. Tampaknya mereka lagi asik menikmati koleksi goldmart yang ada. Transaksi jual beli pun mulai tampak disana. Saya mendapati koleksi freya di sebelah kiri pintu masuk. Ternyata freya collection adalah koleksi perhiasan emas putih bertahta berlian.  Koleksi ini memiliki rate harga 5 - 90 juta tergantung model, berat gram emasnya, jumlah dan karat berliannya.  Model dari koleksi ini menurut saya juga cantik dan unik serta bisa dikombinasikan satu dengan lainnya.  Mewah dan mampu #sempurnakancantikmu.
Freya collection by goldmart di desain sedemikian rupa agar mampu mewakili sifat dan karakter dari Dewi Freya, seorang Dewi kecantikan dan kemakmuran  dari Skandinavia.  Koleksi ini ditampilkan dalam 3 jenis untuk mewakili berbagai karakter Dewi Freya, yaitu:


Freya Of Lavish Glow

  • Freya Of  Lavish Glow.  Desainnya mewah dengan banyak taburan berlian di atasnya.  Pantes banget jika dikenakan wanita yang percaya diri, glamour, dan tidak sungkan untuk menampilkan kepribadiannya. Koleksi ini hadir dalam bentuk cincin, anting, gelang, dan kalung.
  • Freya Of Beauty. Terinspirasi dari kecantikan Dewi Freya.  Desainnya feminim dengan memadukan keindahan dan cinta. Koleksi ini membuat kecantikan wanita kian sempurna.  Mewah dan tetap elegan (tidak norak).  Cocok untuk wanita yang suka keindahan dan kesederhanaan.
  • Freya Of Modesty.  Gayanya modern minimalis dengan koleksi lebih bervariatif.  Simple dan mencerminkan kesederhanaan.   Cocok banget untuk dipakai sehari -hari. Koleksi ini  memiliki harga lebih terjangkau.
Gelang koleksi Freya Of Modesty

Saya pribadi termasuk wanita yang suka keindahan dan kemilau berlian.  Namun karena saya tipe wanita aktif yang sedikit simple, saya lebih cocok dengan Freya Of  Modesty (nyesuaikan budget juga wkwkwk).  Tapi kalau ditawari gratis saya milih yang Lavis Glow (buat investasi).  Koleksi Freya ini memang mewah sehingga cocok untuk investasi dan kado pada seseorang yang paling istimewa bagimu.  Salah satunya adalah "Ibu" sebagai bentuk terima kasih atas segala yang telah diberikan kepada kita.

Katakan Cinta Katakan dengan Goldmart

Dapatkan cashback 250.000

Jika cinta telah hadir, tidak ada kata mahal, sebab dia menjadi hal yang tak ternilai harganya. Nah kalimat ini cocok banget buat kamu yang lagi taaruf.  Jika kamu sulit untuk ungkapkan cintamu, kamu bisa hadiahkan  satu set Freya collection ini pada calon istri untuk melukiskan betapa berharganya dia untukmu.  Atau buat pengusaha hantaran pengantin dan mahar, koleksi freya ini juga bisa kamu jadikan pilihan untuk membuat paket -paket lamaran, ataupun ulangtahun buat ditawarkan ke calon customer.  Aku juga mau loh ayank beibs Judistiro...

yuk ah kunjungi goldmart malang dan pilih koleksi favoritmu..

Goldmart Malang 
MOG Lantai 1 No 86
☎ (0341) 363408
0

Total Absen

Pengikut