Selasa, 10 Maret 2015

"Baby tuna, Bu!"seorang pedagang ikan segar menawarkan dagangannya.
Sekilas tampak seperti ikan tongkol, namun bila diamati barulah kita bisa melihat perbedaannya, terutama dari dagingnya.  Saya mendekati dan membolak balik ikan tersebut untuk memastikan bahwa ikan tersebut masih segar dan layak konsumsi.  Membuka insangnya dan menekan tubuh ikan.  Setelah yakin bahwa ikan tersebut segar tanpa banyak berpikir saya mengambil dua ekor untuk persediaan lauk di rumah.

Tuna memang merupakan salah satu menu favorit keluarga kami.  Berbagai olahan tuna sering saya sajikan sebagai hidangan selingan ataupun menu utama, mulai otak otak bakar, pempek tuna, sambel tuna, sampai bakso tuna.

Kali ini saya ingin mengolah tuna menjadi bakso yang nikmat.  Bakso ini nantinya bisa anda olah menjadi aneka menu utama yang tak kalah lezatnya.  Kita siapkan bahan-bahannya yuk...

Bahan
350 gr daging baby tuna (bisa tuna biasa)
3 sdm tepung sagu
1 sdm bawang putih goreng
1 sdm bawang merah goreng
3 lembar daun jeruk (cincang)
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt gula
1/2 sdt garam (atau sesuai selera)
1 butir telur (ambil putihnya saja)
2 batang daun bawang merah (cincang)
1000 ml air untuk merebus

Cara Membuat
  1. Cuci baby tuna hingga bersih , buang kulit dan durinya lalu simpan beberapa saat di lemari es (kurleb 2 jam)
  2. giling tuna bersama seluruh bahan-bahan sampai halus dan tercampur rata (bisa pakai food processor)
  3. Panaskan air di atas kompor dengan api kecil
  4. ambil adonan bakso lalu cetak menggunakan dua buah sendok sampai berbentuk bulat atau sesuai selera
  5. celupkan adonan yang sudah dibentuk ke dalam panci berisi air yang dipanaskan di atas kompor.  lakukan sampai adonan habis, lalu besarkan api kompor. 
  6. Masak bakso sampai terapung dan air mendidih.  Angkat lalu dinginkan bakso dengan diangin angin atau bisa juga dicelupkan ke dalam air es. simpan di dalam freezer
0

Rabu, 04 Maret 2015

"Duren Bun!"
Eh,...duren lagi?? Bukannya kemarin sudah pesta durian?  Hmm..anak, anak ini kalau sudah bicara duren ta ada bosannya.  mereka bisa menghabiskan dua buah durian sendirian.. sereeeem yaa.  Hmm .. tapi ngga bisa gitu terus kan, selain mahal perut juga harus dijaga.  Sifat daging buah durian yang panas dapat membuat cacing perut kepanasan, asam lambung juga meningkat, perih dan sebagainya.  Jadi tidak boleh terlalu banyak makan durian ya..

Tapi gimana mensiasatinya ya?  Ah, gimana kalau kita buat pancake saja, dan sehari kita batasi makannya dua buah biar ngga terlalu banyak.  Selain itu dengan mengolahnya jadi pancake kita bisa menyimpannya lebih lama dan bisa menikmati buah durian sewaktu waktu kita ingin walau tidak musim..

Pancake durian bisa menjadi alternatif usaha untuk menambah pemasukan rumahtangga anda.

Bahan-bahannya
4 butir telur
400 ml susu segar (bisa pakai susu kemasan)
150 gr tepung terigu
75 gr gula pasir
1/6 sdt vanili bubuk
150 gr daging buah durian
150 gr whipedcream siap pakai
margarin tuk mengoles

cara membuat
1. Kocok lepas telur  dan gula menggunakan whisk sampai tercampur rata
2. tambahkan susu dan vanili sambil diaduk
3. Tuangkan tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga tercampur rata
4. panaskan pan dadar yang telah dioles margarin
5. tuangkan adonan kulit pancake sambil menggoyangkan pan dadar sampai adonan memenuhi permukaan pan lalu masak selama 1-2 menit (jangan sampai gosong) angkat dan tuang kulit ke atas piring
6. ambil selembar kulit pancake dan isi dengan daging buah durian dan whipedcream
7. Bungkus seperti amplop  kemudian simpan di dalam freezer hingga beku

Pancake durian nikmat disajikan saat beku, seperti makan es krim durian loh..

nikmatnyaaa...pancake durian mba sri

0

Total Absen

Pengikut