Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Maret 2018

sumber:wikipedia.org

Lelah mengikuti rangkaian demi rangkaian pesta pernikahan, ada baiknya kalau kamu memikirkan Pulau Lombok untuk berbulan madu. Lombok yang tidak terlalu ramai seperti di Bali adalah solusi ketika ingin melepaskan diri dari keriuhan keluarga. Gili Nanggu adalah pilihan tepat untuk berbulan madu. Selain untuk beristirahat, kamu juga bisa mengenal pasangan lebih dekat. Apa saja yang bisa dilakukan berdua di Gili Nanggu?

Memejamkan Mata di Resort Terbaiknya

 sumber:gotravelly.com

Ada Gili Nanggu Cottages dan Bungalow yang mengadopsi arsitektur rumah adat Sasak untuk dipilih di pulau dengan luas hanya 12,5 hektar ini. Setiap cottagenya menghadap ke pantai sehingga kapan saja ingin melihat deburan ombak, kamu tinggal membuka kamar saja. Apalagi ketika senja tiba, kelip-kelip lampu di antara rimbun pepohonan bisa jadi pemandangan teromantis yang pernah kamu lihat bersamanya. Bangun pagi di samping si dia sambil mendengarkan hempasan ombak, romantis banget ya!

Ngobrol di Pinggir Pantai


 sumber:lombokmandiri.com

Bosan di dalam cottage, kamu bisa memilih pantai untuk tempat ngobrol selanjutnya. Gili Nanggu memang layak mendapat julukan sebagai 'Pulau Surga' karena pantainya yang indah luar biasa. Ngobrol di pinggir pantai pasir putih dengan pemandangan laut biru seakan memberi ketenangan yang dibutuhkan setiap pasangan dalam proses adaptasi satu sama lain. Asyiknya lagi tidak ada penjaja souvenir yang berkeliaran di pantai. Obrolan demi obrolan pun bisa mengalir seiring ombak yang memecah di tepi pantai.

Bermain Air di Gili Nanggu

 sumber:lomboksecretstour.com

Begitu sampai di Gili Nanggu, kamu akan disambut dengan keindahan alam di permukaan laut. Tapi jangan lupa, di dalam air juga ada keindahan yang tidak boleh dilewatkan. Siapa yang bisa menolak untuk tidak bermain air melihat lautnya yang jernih dan tanpa sampah? Jalan-jalan di tepian pantai, dan masuklah ke dalam airnya untuk snorkeling. Ribuan ikan warna-warni berenang dengan tenang di antara terumbu karang yang terjaga keindahannya. Untuk mengundang ikan-ikan itu mendekat juga gampang, bawa saja roti yang sudah dihancurkan. Mereka akan berlomba-lomba menyantap di sekitar tempatmu berenang.

Menanti Saat Senja Hari

Seharian di pantai adalah agenda sehari-hari ketika menjelajahi Gili Nanggu. Tapi jangan lewatkan ketika senja tiba. Menjelang senja, duduklah bergandengan di tepi pantainya. Hitung menit demi menit matahari mulai meluncur ke peraduannya. This is the magical moment.
Lepas senja, ini saatnya makan malam romantis di pinggir pantai Gili Nanggu Cottages dan Bungalow. Kamu bisa merencanakannya dengan pemilik cottages. Paling romantis kalau makan malam tepat di saat bulan purnama. Debur ombak agak sedikit pasang, tapi dihiasi bayangan bulan di lautan, so perfect!

10

Jumat, 19 Agustus 2016




Sun Rise Di Papandayan (foto milik Agung Fajar)


            Berbicara tentang gunung selalu membuat hati ini berdesir.  Betapa tidak, jiwaku seolah terpanggil untuk menikmati pesonanya. Menikmati Keindahan ciptaan Allah yang tiada tara.  Entah mengapa aku suka sekali dengan, gunung, hutan dan pantai.  Membauinya membuat penatku seolah menguap begitu saja.  Namun, sejak menjadi seorang ibu aku sedikit membatasi hobby petualanganku yang satu ini.  Hal ini kulakukan dengan beberapa pertimbangan salah satunya adalah anak-anak yang masih terlalu kecil.
            Kini semua sudah beranjak besar, kami sudah bisa melakukan petualangan bersama.  Menyusuri setiap sudut negeri ini dan menapaki lembah demi lembah. Ada beberapa destinasi yang kami susun untuk dikunjungi salah satunya adalah Gunung Papandayan Garut.  Pesona Gunung Papandayan Garut seolah menghipnotis kami dan menarik kami untuk berkunjung. Gunung yang memiliki ketinggian 2.600 meter dari permukaan laut ini terletak di kota Garut Jawa Barat. Di atasnya ada sebuah padang Eudelweis yang bernama Tegal Alun.  Konon gunung ini memiliki jalur pendakian yang cukup pendek, namun meski demikian calon pendaki tetap harus mempersiapkan rencana pendakian dengan baik. Untuk itu kami harus mengumpulkan berbagai informasi terkait, jalur pendakian, medan yang ditempuh, sumber air dan berbagai hal yang boleh dilakukan maupun tidak.
            Bagi wisatawan yang berasal dari luar Jakarta dan Bandung, anda bisa menggunakan moda transportasi darat seperti kereta menuju Bandung, bisa juga menggunakan transportasi udara seperti pesawat untuk menghemat waktu perjalanan.  Sesampainya di Bandung perjalanan bisa anda lanjutkan dengan transportasi umum menuju Terminal Guntur Garut. Kami biasa menggunakan jasa Traveloka untuk memesan tiket pesawat dan hotel saat berkunjung ke suatu kota yang cukup jauh.
            Sesampainya di Terminal Guntur, perjalanan bisa dilanjutkan dengan minibus ke arah pertigaan Pasar Cisurupan, dari sini biasanya para pendaki menggunakan kendaraan pick up untuk menuju titik awal pendakian.  Dari titik pendakian inilah petualangan di mulai.  Namun sebaiknya anda memastikan perbekalan anda cukup bergizi  untuk memberikan cukup kalori dan nutrisi. Melalui informasi yang kami dapatkan, kebutuhan air selama pendakian bisa didapatkan di beberapa pos pendakian seperti Pos Persimpangan Pondok Salada-Houberhout , Pondok Salada, dan Pos Pundak Kawah.
            Berbekal informasi ini para calon pendaki bisa menyiapkan rencana perjalanan dengan matang sehingga pendakian dapat dilalui dengan minim resiko. Ada yang tertarik seperti saya? Yuk, kunjungi sekarang juga kota Dodol ini.

0

Selasa, 12 Juli 2016

Mudik tlah tiba.. mudik tlah tiba.. Horeee!! Hatiku gembira...

Siapa sih yang ngga seneng mudik? Semua pasti menantikan saat-saat mudik kan? Sammmaaaa dong! akyu juga loh (alay).  Eh...eh tapiii, tau ngga kalau kata orang gaya mudikku nyeleneh bin asyik.  Kok gitu??
Iya gimana ngga nyeleneh, kalau orang-orang mudik kan bawa oleh-oleh plus dompet penuh terisi lembaran merah 100 ribuan, nah aku??? Aku mudik bawa tenda, kompor, alat masak dan kawan-kawannya.  Coolbox juga penuh logistik, pokok jangan sampai kelaparan dijalan akibat terjebak macet.  Tau sendiri kan, mendekati H-1 arus pemudik selalu padat berjubel.  Kemacetan merajalela,  bahkan di Brexit kemarin sempat pecah telor tuh!  Gimana ngga pecah telor, macet sampai 36 jam, sampai-sampai jatuh korban jiwa karena kepanasan dan kelaparan.  Ngga mau dong sampai kaya gitu..dan untuk antisipasi kami selalu bawa perbekalan yang lebih dari cukup, bahkan kalau perlu kami masak di pinggir jalan.
Tapi mudik kali ini agak berbeda, akibat kurang tidur karena begadang semalaman, jadi kurang fokus. Alat masaknya tertinggal di rumah, untung saja logistik cukup meski hanya makanan ringan dan jus buah, perjalanan tetap asik. Mudik kali ini urusan nata menata bagasi aku serahkan pada belahan jiwa. Doi paling pinter tuh bikin hotel berjalan.  Bagian bagasi mampu disulap jadi tempat tidur yang nyaman buat Duo jagoan Farhan Favian.  Untuk bisa menahan kuat tubuh kedua bocah, Doi meletakkan coolbox dan koper di bawah kasur kecil tepat di bagian tengah sehingga kasur darurat menjadi kuat dan nyaman dipakai.
Bagasi Yang Disulap Jadi Tempat Tidur
Tampil Cantik Saat Mudik

Perjalanan kami mulai pada pukul 10.00 WITA, dan kami sempat berhenti di Museum Ogoh-ogoh untuk menunaikan sholat Dzuhur dan rehat sejenak.  Lokasi ini merupakan salah satu lokasi yang acap menjadi tempat singgah para wisatawan karena memiliki restoran, mini market, tempat ibadah dan taman di tepi pantai dengan resort dan panorama yang cantik (secantik yang cerita). Jadi anda bisa berfoto-foto ria di tempat ini untuk mengabadikan perjalanan anda (seperti saya). Baru deh lanjutkan perjalanan lagi.  Bila hati kita senang puasa pun tetap terjaga walau traveling.  Tapi, kami ngga nyangka guys...ternyata di daerah  Melaya terjadi kemacetan panjang yang menjebak perjalanan kami.  Mulai jam 13.00 WITA hingga 20.00 WITA kami terjebak antrian kendaraan pemudik yang mengular hingga pelabuhan Gilimanuk.  Tampak di kanan kiri jalan warung-warung dadakan bermunculan untuk menangkap peluang pasar di tengah kemacetan, arus lalulintas pun dibuang melalui perkampungan penduduk.  Sayangnya kemacetan dan arus pemudik tidak hanya mendatangkan rezeki bagi masyarakat sekitar, melainkan juga mendatangkan tumpukan sampah akibat prilaku para oknum pemudik yang tidak bertanggungjawab (jangan ditiru ya guys), sedih banget melihatnya.  Apalagi setelah membaca berita di media cetak bahwa kemacetan telah meninggalkan sampah berton-ton, malu ngga sihhh? Bisa beli mobil tapi ngga bisa buang sampah pada tempatnya.
 Sampah dan kemacetan

 Warung -warung kaget







Kemacetan yang mengular memaksa Mba Sri untuk berbuka puasa di jalan, namun meski begitu tidak membuat kenikmatan berbuka menjadi hilang. Kami tetap ceria menikmati perjalanan walau harus antri 7 jam lamanya untuk bisa sampai di pelabuhan ketapang.  Mau tau rahasianya? Simak catatan tips mudik di bawah ini:

Tips Mudik A la Mba Sri
Aktivitas mudik di hari raya merupakan sebuah rutinitas yang acap mengundang haru dan menguras air mata, baik itu airmata bahagia pun airmata duka karena ditinggal orang -orang terkasih yang mengalami kemalangan dalam perjalanan mudiknya.  Tentu semua pemudik berharap bisa tiba dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga demikian pula dengan kami. Untuk mempersiapkan mudik yang nyaman, aman dan lancar kami punya beberapa tips yang mungkin bisa pembaca praktekkan.
1. Siapkan stamina tubuh dan cek kondisi kendaraan
2. Jangan lupa untuk membawa perbekalan dari rumah  karena kita tidak bisa memprediksi arus mudik yang berubah setiap saat. Ini merupakan antisipasi bila kita terjebak dalam kemacetan panjang di daerah hutan. Bawa juga obat-obatan P3K, dan mainan anak -anak. Buat jaga -jaga bila ada yang membutuhkan dan mengusir kebosanan
3. Bawa tenda, alat masak, kasur dan batal sebagai antisipasi bila kita tak mendapat hotel namun kondisi tubuh sudah lelah
4. Tata barang-barang dengan baik sehingga anda bisa menempatkan sebuah kasur kecil di dalam mobil untuk beristirahat.
5. Pastikan ban serep anda berada dalam kondisi siap digunakan, so anda tidak akan mengalami apa yang saya alami tahun lalu. Terjebak di hutan dengan kondisi ban bocor, jauh dari pemukiman dan bengkel dengan cuaca hujan
6. Siapkan selalu kamera anda untuk menangkap kejadian -kejadian menarik. (Siapa tau dapat kejutan mudik MetroTV)
7. Selalu mengucap doa sebelum berangkat
8. Pantau terus laporan arus mudik.
9. Selalu waspada dengan segala bentuk kejahatan. Sediakan semprotan cabai, tongkat bisbol atau apapun yang bisa melindungi anda dari kejahatan
Nah itulah beberapa tips mudik ala Mba Sri.
Kami tidak memasang target pada perjalanan kami kali ini, yang penting bisa tiba dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga, bahkan kami sempat beristirahat di sebuah SPBU langganan kami yang merupakan salah satu rest area favorit para traveller. Meluruskan kaki beberapa jam hingga waktu sahur tiba.  Setelah itu kami menyempatkan diri untuk membasuh tubuh dengan air hangat di Toilet VIP nya.  Untuk fasilitas ini anda akan dikenakan biaya Rp. 7000,- dan mendapatkan fasilitas sabun, shampoo dan air panas, tubuhpun menjadi bugar.  Tapi sayangnya mandi air hangat justru membuat pak Supir kesayangan menjadi mengantuk, so perjalanan kami jadi banyak istirahatnya untuk mencegah terjadinya kecelakaan.

Ini adalah perjalanan mudik tahun lalu (masak di jalan)

Menjaga fokus selama perjalanan merupakan salah satu tips mudik  a la mba Sri, tidak perlu ngebut kaya diuber setan, yang penting selalu menjaga sholat, istirahat pada waktunya dan penuhi asupan gizi
0

Jumat, 06 Mei 2016

Long weekend adalah saat yang paling ditunggu untuk  melepaskan penat, setelah berbulan-bulan berkutat dengan pekerjaan dan target yang penuh pressure. Sejenak hening dan berkumpul bersama keluarga atau berwisata ke suatu tempat yang dingin dan sejuk. Tujuannya hanya satu, yaitu merasakan kesenangan tuk  mengendurkan saraf-saraf yang tegang, membuat kualitas hidup menjadi lebih baik.

Yah, hidup tak sekedar memikirkan materi semata, ada kebutuhan rohani yang juga tidak boleh kita abaikan. Kebutuhan akan unsur religi, ketenangan dan kesenangan.  Jadi tak salah bila kita menikmati sedikit jerih payah kita untuk berlibur dan mengobati kelelahan fisik dan jiwa.


Tapi, apakah sebuah wisata dapat menjamin bahwa tubuh dan pikiran kita menjadi fresh? Bagaimana bila ternyata selama berwisata justru mood menjadi jelek? Wah-wah, sepertinya kalau keadaannya begini lebih baik kita relaksasi di rumah saja ya.  Berwisata ataupun sejenak hening tujuannya hanya satu,"Senang!".  Untuk itu ada beberapa tips perjalanan  yang mungkin bisa kita lakukan, di antaranya:
1. Rencanakan perjalanan jauh-jauh hari dengan memastikan destinasi wisata, tiket keberangkatan dan tempat menginap. Browsing tiket dengan harga terbaik. Liburan tanpa persiapan hanya akan menimbulkan banyak masalah bila kita tidak bisa menyikapi semua dengan santai

2. Gunakan jasa perjalanan wisata yang terpercaya bila anda tak punya cukup waktu untuk mempersiapkan perjalanan. Anda bisa memesan tiket pesawat,  kereta api maupun hotel melalui provider- provider yang tersedia  seperti tiket.com, traveloka, Pagoda, ataupun Trivago
3. Ikuti perkembangan lalu lintas terkini. Kenali jalur -jalur kemacetan.
Perjalanan udara adalah salah satu alternatif untuk menghindari kemacetan tak berujung.
4. Hindari berwisata ke kota yang menjadi langganan macet di saat longweekend, sebab hanya akan membuat waktu anda terbuang sia-sia
5. Siapkan stamina, perbekalan dan obat-obatan yang dibutuhkan untuk menunjang perjalanan anda.
6. Pilihlah destinasi wisata yang tenang, unik dan memiliki nilai edukasi agar perjalanan anda menjadi lebih bermanfaat dan bermakna.
                      Museum Topeng
7. Bila anda menggunakan transportasi pribadi, pastikan kendaraan anda dalam kondisi terbaik dan siap jalan.
8. Bila anda menggunakan jasa pihak ketiga untuk pemesanan tiket dan hotel, segera pastikan sebelum check in bahwa fasilitas yang anda dapatkan sesuai dengan yang tertera pada bukti transaksi.  Tujuannya agar tidak terjadi perselisihan di belakang akibat fasilitas yang tidak sesuai
9. Bila terjadi ketidak sesuai an, musyawarahkan dengan pihak maskapai ataupun hotel dan hindari debat kusir.
10. Bila tidak menemukan jalan keluar, ucapkan terima kasih dan buatlah review, lalu cari alternatif terbaik untuk situasi anda. Upayakan tidak ada emosi yang bermain, nikmati semua sebagai sebuah pengalaman berharga di kemudian hari.

Jadikan setiap momen liburan anda menjadi momen terindah.
Selamat berlibur.
0

ASUS OLED WRITING Competition

atau

Intellifluence

Intellifluence Trusted Blogger

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Part of BloggerHub

Total Absen


Pengikut