Rabu, 25 April 2018

Jelajah Rasa di Festival Kuliner India

Apa Yang Terlintas Saat Kamu Dengar Kata India?

Kalo denger kata "India" apa yang terlintas di benakmu? Artis yang cakep? Goyang semolohai? atau Kemegahan Tajmahal? Kalau saya pasti inget makanannya (hobby makan wkwkwk).  Makanan India merupakan salah satu menu yang punya rasa khas.  Cara memasaknya pun unik. Umumnya bahan bakunya ngga jauh dari susu dan mentega (kebanyakan nonton film BIMA).

Bicara tentang makanan India, sebenarnya ngga jauh beda dengan masakan nusantara.  Kenapa begitu? Yah sebab kuliner nusantara sangat dipengaruhi oleh akulturasi budaya.  Tau sendirikan kalau sejak zaman nenek moyang kita kebudayaan Hindu mengakar kuat di beberapa provinsi.  Bukan hanya kulinernya, tapi pakaian, seni, bahkan keyakinan terhadap Dewa Dewi.  Masuknya kebudayaan ini ke nusantara di jembatani oleh para pedagang  dari Gujarat.  Hubungan baik yang terjalin sejak Zaman nenek moyang kita...hingga kini tetap terpelihara dan semakin erat dengan adanya jalinan kerjasama antar negara terutama di bidang perdagangan. Salah satunya adalah dalam hal pariwisata.

Ada apa saja di India?

Nah, kemarin ceritanya saya sempat diajak menghadiri event India Seminar Tourism di Keraton Ballroom Hotel Tugu Malang.  Acara tersebut dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia Mr. Pradeep Kumar Rawat  beserta jajarannya, Kadisbudpar Kota Malang Ibu Ida dan Pak Agung beserta jajarannya, perwakilan biro travel and tour, Maskapai penerbangan terbesar di Indonesia (Garuda), Jet Airways, perwakilan pengelola wisata (POKDARWIS), akademisi serta insan media. Pada kesempatan tersebut masing-masing negara mempresentasikan daya tarik wisatanya.  Hal ini dilakukan mengingat jumlah wisatawan yang datang ke India dari Indonesia pun sebaliknya kian meningkat.  India yang selama ini kita lihat lewat buku, berita, dan layar kaca tidak hanya punya tajmahal, namun banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi.  Bukan hanya wisata religi yang ditawarkan, namun wisatawan juga bisa menikmati wisata belanja dan wisata Kuliner..

Selain tajmahal, kita juga bisa mengunjungi candi Parasvanath, Gulmarg, Kota Matahari, Candi Hidimba Devi, Gua Ajanta, Benteng Amber, air terjum Kempy, sungai gangga, atau main ke kebun binatang.  Sambil berkeliling kita juga bisa menikmati aneka kuliner India.  Taukah kamu bahwa makanan merupakan bagian penting dalam kebudayaan India dan merupakan unsur pelengkap dalam setiap upacara keagamaan dan festival yang ada.  Perbedaan demografi dan keragaman etnik sangat berpengaruh terhadap perkembangan kuliner. Umumnya masakan India dibuat dari bahan baku hasil ternak (susu, yoghurt, ghee atau mentega olahan) dan rempah-rempah seperti kunyit, cabai, kayu manis, kacang.  Ini menjadikan kuliner India khas.

Yuk, ke Festival Kuliner India..

Minggu 22 April 2018 lalu, kami juga berkesempatan mencicipi berbagai kuliner khas India di Festival Kuliner India yang berlangsung di Melati Restoran Tugu hingga 6 Mei mendatang.  Ada 20 menu yang ditawarkan dengan harga IDR 52000 +++ hingga IDR 78000+++.  Salah satu yang membuat saya tertarik adalah Gulab Jamun dan Jalebi.  Keduanya memiliki taste manis karna mengandung sirup gula.  Gulab jamun terbuat dari bahan dasar tepung, susu dan sirup gula, sedangkan jalebi mirip seperti kerupuk tapi dimakan dengan siraman sirup gula yang diberi kayu manis dan lemon.  Tadinya saya kira ladoo..ternyata bukan (padahal berharap bisa lihat yang namanya ladoo dan mencicipinya).  So far sih kalau kata saya semua menunya full rempah-rempah.  Ada yang cocok dengan lidah saya tapi ada juga yang tidak cocok.  Salah satu menu yang tidak saya suka adalah Lassi, yaitu minuman yang terbuat dari susu dan rempah-rempah.  Buat saya rempahnya terlalu kuat.  Tapi saya suka yoghurtnya plus gulab jamun dan jalebi.  Lamb rogash nya juga enak.

                              Gulab Jamun
Di festival kuliner ini saya baru tau yang namanya roti chapati dari dekat.  Ternyata rotinya tebal tidak tipis, rasanya sedikit hambar (ya iyalah kan makannya sama kari, dan karinya sudah gurih). berbeda dengan garlic naan dan butter naan yang terasa gurih.  Ada lagi menu yang namanya Papad, ini semacam cemilan seperti tachos kalau saya bilang. crunchy dan crispy dengan toping tomat bertabur rempah-rempah (but i don't like it).  Ada juga Indian salad, Butter chicken yang nikmat, Curd Rice dan masih banyak menu lezat lainnya.  Biar ngga penasaran yuk kunjungi festivalnya, tapi siapkan kocek cukup tebal yaa biar puas menikmatinya.  Oh iya, semua menu ini dibuat oleh seorang chef yaang langsung didatangkan dari India loh jadi jangan khawatir..rasanya pasti otentik.


2 komentar:

  1. Gua nggak tau itu apa, kayaknya enak hehe

    BalasHapus
  2. Apa Yang Terlintas Saat Kamu Dengar Kata India?
    Acha nehi-nehi, Teh..wkwk
    Kalau soal kulinernya belum tahu sama sekali saya. Itu rasanya gimana ya, penasaran. Kok teksturnya kayak jenang ya..hehe

    BalasHapus

Total Absen

Pengikut