Rabu, 25 Januari 2017

Wana Wisata Coban Rondo Destinasi Wisata Favorit Keluarga


Pernahkah teman-teman pernah mendengar wana wisata Coban Rondo? Saya pribadi telah mendengar nama tempat ini sejak puluhan tahun yang lalu saat masih duduk di bangku kuliah di Universitas Brawijaya, namun baru beberapa waktu lalu sempat mengunjunginya.  Coban Rondo berasal dari kata "Coban" dan "Rondo".  Coban artinya air terjun, sedangkan rondo dalam bahasa jawa kasar memiliki arti "Janda".

Asal -usul Coban Rondo


Istilah coban rondo sebenernya memiliki sebuah sejarah tersendiri yang terpampang di sebuah papan dekat air terjun.  Alkisah pada zaman kerajaan Majapahit dahulu ada sepasang suami istri bernama Dewi Anjarwati dan Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro.  Keduanya belum lama menikah.  Saat usia pernikahannya menginjak 38 hari, sang Dewi mengajak suaminya untuk bertandang ke Gunung Anjasmoro.  Menurut adat leluhur mereka, seorang penganti baru tidak boleh melakukan perjalanan jauh bila usia pernikahannya belum mencapai "selapan hari".  Tapi mereka keukeh untuk melakukan perjalanan itu meskipun dilarang oleh orang tua Dewi Anjarwati.  Ditemani beberapa Punokawan mereka berangkat.  Tak dinyana saat memasuki hutan rimba mereka dihadang oleh seorang lelaki entah darimana asalnya.  Lelaki yang dikenal dengan nama Joko Lelono itu jatuh cinta pada Dewi Anjarwati dan bermaksud untuk merebutnya.  Tentu saja Raden Baron tidak tinggal diam,  dia menyuruh punokawan untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati ke balik sebuah air terjun di dalam hutan.  Pertarungan antara Raden Baron dan Djoko Lelono pun tak terelakkan.  Keduanya gugur dalam pertarungan itu.  Saat berada di balik air terjun itulah Dewi Anjarwati menjadi "Rondo".  Sejak itu air terjun tersebut dikenal dengan "Coban Rondo".



Indahnya CobanRondo Waterfall



Di Papan ini Terpampang Kisah Dewi Anjarwati

Hijaunya Dedaunan 

Nah sekarang pasti teman -teman sudah tidak penasaran lagi dengan namanya kan?  
Awal mengunjungi tempat ini kira-kira bulan Desember lalu, kami membawa beberapa keluarga.  Perjalanan memasuki area wisata terasa begitu sejuk, ini baru jalan masuknya loh yaa.  Bayanganku tentang air terjun ini adalah sama dengan air terjun lainnya yang membutuhkan effort sangat besar untuk mencapainya.  Kebayang deh bagaimana capeknya.  Namun ternyata aku salah.  Air terjun ini jalannya sudah di paving, fasilitasnya juga sudah lengkap..so buat emak "endut" banyak lemak kaya saya atau buat lansia sekalipun cocok banget.  Semua usia bisa menikmati keindahannya.  Bikin pengen datang lagi dan lagi.
Panorama alam yang cantik dihiasi deretan pepohonan pinus yang menjulang tinggi sungguh menjadi terapi mata buat kita yang telah suntuk dengan pemandangan kota dan kemacetan dimana mana. Udaranya juga sangat segar, Sepanjang mata memandang hanya hijau dedaunan dan aroma tanah basah yang mampu membuatku terlena.

Air terjun yang terletak pada ketinggian 1135 mdpl ini memiliki ketinggian 84 m dari permukaan tanah.  Airnya berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo.  Sedangkan Coban Dudo sendiri berasal dari aliran dua buah air terjun kembar yang dikenal dengan nama "Coban manten" yang terletak di Kepundan, sebuah dataran tanpa pohon yang berada di puncak.
Air terjun coban rondo ini mulai dikelola sebagai wanawisata sejak 1980 dan berada di bawah pengelolaan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perum Perhutani Malang.  Selain sebagai wisata alam, air terjun ini juga digunakan sebagai sumber air bagi perusahaan pengelolaan air minum PDAM.

Ada Apa Aja Ya di Coban Rondo

Akhirnya tanggal 21 kemarin saya datang lagi bawa rombongan blogger 14 orang.  Ada banyak spot menarik di air terjun ini.  melewati gerbang masuk anda akan diminta untuk membayar tiket Rp. 19.000,- per orang (masih terjangkaulah) lalu kita akan melewati deretan hutan pinus dengan pemandangan perkampungan di bawah gunung ...tepatnya kota Batu.  Setelah menempuh jarak kurang lebih 1,5 Km kita akan sampai di sebuah taman bermain.  Anda bisa memarkir kendaraan anda disini dan mengajak keluarga menikmati berbagai wahana yang ada.  Tiket permainannya sangat murah, sebagai berikut :
ATV 


Wahana Memanah yang Asyik
  • Berkuda.  Untuk bisa jalan-jalan naik kuda anda hanya diharuskan membeli tiket seharga Rp.15.000 untuk satu kali putaran.  Kebayangkan kita bisa bergaya ala- ala joki ..tapii..jangan takut, anda tetap aman kok, karena tali kekangnya dipegang oleh sang joki aslinya
  • Labirin.  Nah ini cocok banget buat yang mau mengenang masa kecil.  Main petak umpet di dalam labirin dan bertemu di tengah labirin.  Disini anda ditantang untuk bisa menemukan jalan yang benar ke pusat labirin.  Menguji kecerdikan kita.  Tiketnya hanya Rp. 10.000,-
  • Memanah.  Wah ini olahraga yang menarik.  Taukan bahwa cabang olahraga ini adalah salah satu cabang olahraga yang disunnahkan Rasulullah untuk kita kuasai selain renang dan berkuda.  Bahkan perintahnya tertulis di dalam kitab Suci Al Quran Nur Qariim.  Anda bisa mencoba olahraga ini hanya dengan membayar Rp. 5000,- untuk 5 anak panah
  • Pintbal.  Nah ini buat kamu yang suka shoot sasaran.  Menembak dengan peluru karet.  sama seperti labirin anda juga hanya diminta membayar Rp.10.000,-
  • ATV
  • Play land.  Ini adalah arena bermain anak yang terdiri dari prosotan, jungkat-jungkit, ayunan dan sebagainya.  Tiketnya Rp. 10.000
  • Berkemah.  Ini salah satu kegiatan yang cocok untuk anak-anak remaja.  Dengan membayar Rp.100000 untuk 2 hari 1 malam anda sudah bisa menikmati malam di tengah hutan pinus.Tapii untuk berkemah minimal 50 orang yaa
  • Flyingfox.  Ini adalah kegiatan uji adrenalin.  Tiketnya hanya Rp. 30.000,- anda sudah bisa meluncur di atas udara dengan bantuan tali dan webbing Insya Allah aman
  • Treewalk.  Tiketnya Rp.50.000 untuk 4 rangkaian/set
  • Segway.  Untuk permainan ini anda diwajibkan membeli tiket  Rp. 30.000,-
  • Sepeda Gunung.  Mau membakar kalori?  cobain deh olahraga yang satu ini. Bakar kalori sambil menikmati pemandangan gunung dan hutan
  • Fun Tubing.  Buat anda yang cukup suka bermain air anda bisa mencoba olahraga yang satu ini, mengarungi sungai dengan bantuan ban.  Tiketnya  Rp. 35.000,-
  • Outbond.  Kalau outbond ini adalah paketan..silakan menghubungi marketingnya langsung untuk memilih jenis paketnya  (antara 100.000 - 1.000.000 )
  • Rafting.  Kurang puas ber fun tubing? kurang menantang? coba deh yang satu ini  hanya dengan Rp. 175.000 per 2,5 jam anda bisa menikmati olahraga arus deras menggunakan perahu karet (syaratnya minimal 5 orang ya)
  • petik apel
dan masih banyak program permainan lainnya untuk anak dan keluarga, yang pasti di sini Gak Cuma Air Terjun. Bukan sembarang tempat wisata.  Pokonya asiiik banget.  Bukan itu aja fasilitas di tempat ini juga lengkap.  Ngga perlu takut cari tempat makan, sebab banyak kedai yang menjajakan berbagai menu nikmat disini dengan harga terjangkau koceklah.

Kocek terbatas? Ngga usah bingung..kamu masih bisa jalan jalan ke air terjunnya aja tanpa dikenai biaya tambahan.. tapi harap waspada dengan barang bawaan anda ya, sebab hutan ini masih terjaga habitatnya..banyak monyet liar yang mengincar barang bawaan anda.  Mereka jinak sih..cuma sedikit usil sama makanan aja.

Wana wisata yang dikelola oleh Perum Perhutani ini recomended banget buat segala kalangan, bahkan kemarin kami bertemu dengan team marketing dari Morinaga, salah satu produk makanan bayi yang cukup ternama milik Kalbe Group.  Sekelas Kalbe aja milih tempat ini lohh..kamuu yang ngaku asli malang dan batu jangan sampai belum pernah yaa.  Ngga perlu bingung cari tempat wisata ke luar negeri.. Indonesia punya banyak pesona yang belum kita jelajahi.  Pastinya Murah, Meriah dan Mewah (3 M).


Rute Ke Lokasi

Wana wisata yang terletak di daerah Pandesari Pujon Kabupaten Malang ini dapat dijangkau dengan beberapa alternatif moda transportasi tergantung dari mana pengunjung berasal
  • Bila anda datang dari Surabaya anda bisa menuju terminal Landungsari menggunakan angkutan AL, ADL dari terminal Arjosari (ongkosnya Rp. 6000,-).  Kemudian perjalanan bisa dilanjutkan menggunakan Bis ke arah Pujon ( Ada Bagong ) turun di Patung Sapi Pujon.  Dari sini anda bisa menumpang sebuah ojek motor ke dalam (kurang lebih Rp. 10.000,-)
  • Bila anda dari Kediri. Anda bisa menggunakan bis Bagong dari terminal Kediri menuju ke arah Pujon.  Turun di Patung Sapi dan dilanjutkan dengan Ojek Motor
  • Bila dari Blitar anda bisa naik kereta ke Malang, turun di stasiun kota Malang, lalu lanjutkan dengan menumpang Angkot AL menuju  Terminal Landungsari.  Dari sini anda bisa melanjutkan perjalanan menggunakan bis ke patung sapi Pujon lalu dilanjutkan dengan ojek.
  • Moda termudah adalah dengan menggunakan Uber Taxi atau pun rental mobil

Coban Rondo waterfall memang bukan sembarang coban.  Kalau kita mengenal istilah One Stop Shooping...wana wisata ini bisa diibaratkan seperti itu.  Segala bentuk permaianan dan wisata alam bisa kita nikmati disini.

Info lebih lanjut hubungi
Marketing Pemasaran Coban Rondo
Desa Pandesari Kec. Pujon Kab. Malang 65391
Jawa Timur
www.cobanrondo.co.id
email : cobanrondopalawi@yahoo.com
Telp. 0341- 502 5147

Tidak ada komentar:

Total Absen

Pengikut