Minggu, 16 Oktober 2016

5 Tips Memilih Madu Yang Baik Untuk Anak






Bicara tentang madu membawa kita pada pokok bahasan tentang “Sehat ala Rasul”, sebab madu merupakan salah satu produk lebah yang menjadi andalan dalam pengobatan “Thibbun Nabawi”. Tidak diragukan lagi, madu merupakan salah satu bahan obat yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit kecuali “assam” (maut).  Hal ini tertulis jelas dalam Al Quran surat An Nahl: 69 yang berbunyi :
“Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya (madu).  Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.  Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang-orang yang memikirkan”
Bila Al Quran yang kita jadikan sebagai pedoman hidup saja sudah terang-terang mengatakan demikian, masihkah kita meragukan khasiat madu?  Sebagian orang ada yang begitu khawatir memberikan madu pada bayinya dengan alasan sang bayi selalu diare setiap mengkonsumsi madu, dan dinding ususnya luka.  Tetapi benarkah itu karena madu? Jawabannya bisa ya dan bisa tidak.  Kenapa demikian, padahal jelas – jelas tertera dalam ayat itu bahwa madu adalah obat yang tak terbantahkan khasiatnya?
Jadi, analisanya adalah seperti ini, sebuah hasil penelitian yang berjudul  Could Honey Have a Place in colitis Therapy, yang dilakukan oleh Bilsey dkk, disebutkan anti oksidan pada madu yang diujikan pada seekor tikus ternyata mampu mengurangi kerusakan yang terjadi di usus besarnya, artinya madu yang baik tidak akan  menimbulkan masalah pada pencernaan, justru sebaliknya. So, permasalahannya bukan pada madu tetapi pada proses untuk menghasilkan madu itu sendiri.  Seperti kita ketahui bersama, madu yang beredar di pasaran begitu banyak, dengan kemasan berbeda dan  harga yang tentu berbeda.  Ibarat pepatah jawa “ ono rego ono rupo” , bila kita ingin mendapatkan madu dengan kualitas baik tentu kita harus mengeluarkan harga yang lebih.  Hal inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa efek konsumsi madau pada setiap orang berbeda, kemungkinan kandungan yang ada di dalamnya juga berbeda.  Banyak produsen madu nakal yang mencampurkan madu dengan gula untuk mendapatkan keuntungan lebih.
Madu yang baik memiliki kandungan gula alami, vitamin, mineral, senyawa anti oksidan dan beberapa jenis enzim. 

Dalam 100 gr madu terkandung komposisi sebagai berikut:

Karbohidrat -82,4 mg
Serat pangan- 0,2 mg
Gula- 82,12 mg
Protein – 0,3 mg
Air -17,10 mg
Riboflavin- 0,038
Niacin – 0,121 mg
Besi 0,42 mg
Kalsium- 6 mg
Vitamin B6- 0,024 mg
Asam pantotenat -0,068 mg
Folat- 2 ug
Vitamin C – 0,5 mg
Fosfor -4 mg
Magnesium- 2 mg
Fosfor – 4 mg
Kalium – 52 mg
Seng -0,22 mg
Sodium -4 mg
Energi – 300 kkal (1270 kJ)

Nah, berarti bukan madunya yang salah tapi pemilihan produk yang butuh ketelitian.  Seperti halnya dengan saya dan keluarga.  Kami semua sangat suka dan percaya bahwa madu merupakan salah satu makanan terbaik yang dihasilkan oleh lebah, sehingga kami menjadikan sebagai salah satu obat untuk menyembuhkan berbagai gangguan kesehatan dan menjaga stamina tubuh.  Meski demikian, kami sangat selektif dalam memilih madu asli, sebab  hal ini berkaitan dengan kesehatan buah hati tercinta, agar tidak terjadi pelukaan pada usus akibat mengkonsumsi madu yang banyak campurannya.
 Ada 5 tips memilih madu yang baik untuk anak, yaitu: 

  1.   Pastikan segel nya masih utuh
  2. Perhatikan komposisinya. Kami memilih madu yang mengandung royal jely, pollen dan bahan berkhasiat obat yang baik untuk kesehatan.  Selain itu kandungan air pada madu sebaiknya di bawah 19 % 
  3.  Expired date.  Pastikan tanggal expirenya masih lama, sehingga aman dikonsumsi 
  4. warna dan kekentalan.  Pilihlah madu yang berwarna pekat dengan kekentalan yang cukup, cara mengetesnya teteskan madu pada kertas, bila tembus berarti madunya encer, kurang baik untuk dikonsumsi 
  5. Periksa keasliannya dengan cara menuangkan madu pada piring ceper, kemudian beri air lalu goyang kan piring.  Bila asli madu akan membentuk bidang hexagonal seperti sarang lebah.






Nah bicara soal madu yang baik untuk anak, saya mau sharing nih. Sebagai pecinta madu kedua putra saya paham benar mana madu yang enak mana yang tidak.  Ceritanya kemarin saya mendapat kiriman madu dari seorang teman, mereknya Grow n Health.  Madu ini sangat kental, dan warnanya tidak bening seperti madu pada umumnya. Madu yang diproduksi oleh CV.Gilang Persada Nusantara ini tidak hanya berisi madu, di dalamnya ada campuran temulawak dan ekstrak kulit manggis yang terbukti berkhasiat dalam menyembuhkan berbagai penyakit.  Uniknya madu ini juga mengandung ekstrak ikan gabus.  Tau kan khasiat ikan gabus? Ikan gabus dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit.  Lengkap banget kan?  Dalam satu botol madu berisi 200 ml.
Komposisi lengkap dari produk ini sebagai berikut:

Tiap 15 ml madu mengandung:
Madu murni   23,2 gr
Albumin.         480 mgr
Ekstrak temu lawak  168 mgr
Ekstra kulit manggis. 120 mgr

 Semua bahan baku yang digunakan merupakan bahan pilihan yang telah melalui proses uji sertifikasi halal dan keamanan pangan.



Saat mencoba pertama kali terlihat sekali mereka sangat menikmati, bahkan mereka minta lagi dan lagi.  Komentar pertamanya adalah “Enak!”, dan memang enak.  Cocok untuk teman makan roti ataupun campuran pada minuman dingin seperti air es.  Setelah mencoba konsumsi selama 3 hari terasa benar khasiatnya.  Meskipun cuaca sedang tidak bersahabat, hujan turun tiap hari, namun alhamdulillah anak-anak bisa tetap sehat dan ceria.

Madu Grow n health ini memiliki 4 manfaat utama yaitu:
1. Membantu stamina dan daya tahan tubuh anak
2. Membantu meningkatkan nafsu makan anak
3. Membantu meningkatkan kecerdasan anak
4. Membantu proses pertumbuhan anak

Bagi anda yang tertarik untuk mencoba produk ini anda bisa memesannya melalui  nomer WhatsApp atau Pin BB di bawah ini, dengan mencantumkan kode KBGNH13. Grow N Health sangat cocok untuk merangsang nafsu makan pada anak picky eater.
Oh iya buat pembeli yang menggunakan kode pembelian di atas grownhealth memberikan potongan harga sebesar 10 %. Asik kan? Yuk ah dicoba madunya, biar anak selalu sehat dan kuat

Untuk informasi lebih jelas anda bisa menghubungi semua akun sosial media produk ini.

IG. @grownhealth
Email : tanya@grownhealth.co.id
FP : GrowNHealth
Twitter : @grownhealth
Web : www.grownhealth.org

Tidak ada komentar:

Total Absen

Pengikut