Kamis, 25 Oktober 2012

SUKSES TANAMKAN ETIKA PADA BUAH HATI

      
        Menjadi seorang ibu muda bagiku adalah hal yang sangat indah dan menakjubkan.  Awalnya aku begitu panik saat menghadapi anakku yang suhu tubuhnya tinggi.  Sementara saat itu tak ada orangtua atau keluarga didekatku sebagai tempatku bertanya dan berbagi cerita.  Bertanya pada siapa?  Tetangga?  Sepertinya sangat sukar kulakukan, entah kenapa sejak aku menikah aku menjadi sulit bergaul dengan masyarakat, mungkin karena tipikalku yang tidak begitu suka dicampuri dan tak suka terjadi pergesekan, sehingga aku memilih membatasi diri untuk berbagi cerita dengan tetanggaku yang rata-rata jauh lebih tua dariku.
    Akhirnya aku mencari informasi lewat majalah.  Saat itulah pertama kalinya aku mengenal ayah bunda.  Kesan pertama saat itu,"Aku Jatuh Cinta!".  Aku jatuh cinta pada majalah ini, pada artikel-artikelnya yang tersaji apik.  Infonya sangat bermanfaat dan lengkap. 
       Suatu hari aku mendapat kiriman satu kardus majalah Ayah Bunda dari kakak ipar.  Seneng banget, terutama resep-resep MPASI-nya.  Memang dasarnya aku suka masak, setiap resep yang tersaji semua kupraktikan, salah satunya adalah pure buah kesukaan anakku.


     Segala tanda tanyaku tentang teori mendidik buah hati diulas lengkap di sini.  Salah satunya adalah artikel Agar Balita Tahu Tata Krama pada anak yang sukses kuterapkan pada jagoan kecilku Favian Attar Firdaus.

     Menghadapi pria kecil ini, aku harus cerdik, karena dia adalah anak yang cerdas dan halus perasaannya.  Aku harus menekan emosiku saat marah sekalipun, bila tidak apa yang kusampaikan padanya takkan mudah diterima olehnya.  Caranya hanya satu yaitu hujan cinta dan kasih sayang.  Menegurnya harus benar-benar menggunakan trik-trik yang cantik agar dia tidak merasa sedang dinasehati atau digurui.  Tanpa bantuan majalah Ayah Bunda akan sedikit sulit bagiku menahan emosiku yang meledak-ledak.

     Suatu malam, aku terbangun mendengar suara Favianku yang saat itu berusia 3 tahun menangis di depan pintu kamarku yang tidak terkunci.  Entah kenapa, dia hanya berdiri menangis tanpa membuka pintu.  Aku pun bangkit dan keluar dari kamar, memeluknya dan bertanya dengan lembut,"Kenapa nangis De?".
  "Ade mau pipis, Bunda!" katanya.  Aku pun tersenyum dan segera mengantarnya ke kamar mandi.  Kejadian itu sering terjadi.  Sepertinya dia paham betul, bahwa dia tidak selayaknya masuk ke dalam kamar ayah dan bundanya di saat malam hingga subuh tiba.  Kadang kala dia hanya mengetuk pintu kamar tiga kali, sampai aku menjawab ketukannya, bila aku sudah mempersilahkannya masuk, barulah ia melangkah masuk ke dalam kamarku.

SUKA BERBAGI

      Waktu itu aku aku sedang menunggu antrian di sebuah rumah sakit swasta di kotaku Sidoarjo.  Favian asyik bermain di salah satu arena bermain anak yang disediakan di rumah sakit tersebut.  Begitu asyiknya Favian ku bermain kuda-kudaan, lalu datanglah seorang wanita dengan anaknya yang masih berusia 11 bulan.  Kulihat Favian terus mengamati si gadis kecil tersebut yang terlihat sangat ingin bermain kuda-kudaan.  
     "Ayuk naik sama aku di belakang!" ajak Favian pada si gadis kecil yang belum bisa bicara.
     "Makasih, Mas!  Nanti ade jatuh bila di belakang" kata si wanita.  Favian terlihat sedang berpikir, kemudian tanpa ku duga, anak lelaki ku itu turun dan menyerahkan kuda-kudaan yang sedang di naikinya pada gadis kecil tersebut.  Menoleh dan tersenyum padaku, aku pun membalas senyumannya dan memberi acungan jempol sebagai rasa kagumku pada sosok kecil berhati lembut itu.



LIBURAN ASYIK BERKAT AYAH BUNDA

      Artikel lain yang juga sangat saya rasakan adalah 20 Aktivitas Seru Mengisi Liburan.  Berkat artikel ini kami dapat menciptakan suasana liburan yang menyenangkan di manapun.  Liburan menjadi menyenangkan seru dan bermanfaat.  Biasanya saya dan suami menghabiskan waktu libur kami dengan berjalan-jalan ke tempat wisata atau ke pegunungan.
  





      SELAMAT ULANG TAHUN AYAH BUNDA, SEMOGA SEMAKIN SUKSES DAN DICINTAI


Tulisan ini diikutkan dalam lomba blog  "AKU dan AYAH BUNDA"

Tidak ada komentar:

Total Absen

Pengikut