Jumat, 31 Mei 2019

Gejala Hernia Pada Bayi


"Ibu telah melahirkan anak yang cacat dan bodoh" tukas dokter sepuh itu.  Sejenak aku tak sanggup mengucapkan apapun.  Bukan karena anakku cacat,tapi karna amarah membuncah di dada mendengar perkataan sang dokter. Bungsuku ini memang sungguh special, terlahir dengan jantung bocor, syndrom down, hipotiroid, hernia, dll tak membuatnya patah arang.  Hal inilah yang membuat kami semangat untuk terus mengupayakan kesembuhannya.

          Aku bukan tidak tau anakku cacat lahir, namun melihatnya selamat dari kematian adalah sebuah kado terindah untukku.  Tak peduli apakah dia terlahir sempurna atau cacat.  Aku hanya ingin mengasihinya dan merawatnya penuh kasih. Ucapan sang dokter dengan gaya sinisnya membuat hatiku marah, terlebih saat dia bilang bahwa usia anakku takkan lebih dari 6 minggu.  Antara mau nangis, takut dan marah bercampur jadi satu.  Seperti berhadapan dengan malaikat maut saja diri ini.  "Oh, Gusti...paringono sabar..", batinku dalam hati.
Kehadirannya sungguh menjadi penyumbang senyum di istana kecil kami.  Faiz Sofyan Nur Rahman, pejuang tangguh kami adalah bayi yang luar biasa.  Terkadang saat melihatnya berjuang menahan sakit hati kami serasa tersayat perih.

Gejala Hernia Umbilikalis

      Suatu hari Baby Faiz mengejan kami mendapati sesuatu yang tidak wajar saat dia menangis.  Pusarnya melembung seperti balon yang terkena minyak. Oh Tuhan, kenapa dengan bayi kecil kami? Setiap kali dia menangis ataupun mengejan tali pusarnya akan melembung seperti  itu.  Dokter berkata kalau bayi kami terdiagnosa mengalami Hernia umbilikalis.

      Hernia umbilikalis ditandai dengan munculnya benjolan lunak di sekitar pusar.  Benjolan ini umumnya mencuat saat bayi menangis, tertawa, batuk ataupun saat mengejan.  Pada beberapa kasus hernia umbilikalis yang dialami oleh anak-anak akan hilang dengan sendirinya saat menginjak usia 1-2 tahun.  Namun jika sampai usia 4 tahun benjolan ini tidak juga menghilang, dokter menyarankan untuk menjalani operasi.  Tanda lainnya yang perlu diwaspadai adalah jika benjolan terasa sakit dan diameternya lebih dari 1,5 cm.  Jika ini di alami buah hati bunda sebaiknya segera konsul ke dokter ya, khawatirnya terjadi komplikasi ataupun peradangan dan infeksi di rongga perut.



Apa Penyebab Hernia Umbilikalis?

Hernia umbilikalis disebabkan oleh gagalnya otot perut menutup lubang bekas tali pusat secara sempurna.  Umumnya kondisi ini dialami oleh bayi yang lahir prematur atau bayi dengan berat badan rendah seperti Baby Faiz. Masyarakat umumnya menyebut kondisi ini sebagai "bodong".  Sedangkan pada orang dewasa umumnya disebabkan oleh kenaikan berat badan, adanya bekas operasi, batuk kronis ataupun adanya penumpukan cairan.

Alhamdulillah di usia baby Faiz yang menginjak 16 bulan, benjolan perlahan mengempes. Semoga kondisi ini diiringi dengan membaiknya kesehatan Baby Faiz.  Oh iya, sebagian orang menyarankan untuk menempelkan koin yang sudah dilapisi kasa untuk menyembuhkan hernia ini.  Namun sepertinya langkah ini tidak dianjurkan oleh dokter dan tidak efektif.

Nah bunda bunda cantik sahabat faiz, jika bayi anda mengalami kondisi seperti Faiz , coba konsultasikan dengan tenaga medis ya, atau bisa juga dengan melakukan konsultasi online lewat aplikasi halodoc.  Kita bisa mendapatkan informasi yang tepat terkait kondisi kesehatan buah hati kita. Caranya mudah kok, download aja aplikasi di playstore android Bunda semua. Kehadiran aplikasi Halodoc ini benar - benar membantu saya saat kebingungan untuk konsultasi atapun kesulitan keluar untuk menebus obat. Bahkan saat ini beberapa Rumah Sakit sudah menggunakan aplikasi halodoc untuk pelayanan farmasi mereka loh.  Salah satunya adalah RS. Lavalet Malang

Jangan sesekali coba -coba untuk sesuatu yang tidak kita ketahui ya Bunda, sebab anak bukan untuk coba-coba.   Salah mencoba bisa berakibat fatal terhadap kesehatannya. Selamat belajar dan semangat untuk memberikan perawatan terbaik untuk buah hati tersayang.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

Total Absen

Pengikut