Rabu, 25 Januari 2017

Dancok!! Cafe Hitz Di Tengah Rimbunnya Hutan Pinus

Dancok!!

Kata itu terdengar saat seorang pria menggigit sepotong tahu yang disajikan di sebuah cafe di tengah hutan.  Sekilas yang mendengarnya langsung menoleh kaget termasuk saya.  Kaget dan penasaran kenapa ekspresinya sampai seperti itu?  Ahhh.. ternyata di dalam tahu yang memiliki nama menu Tahu Dancok itu  terselip beberapa potongan cabai rawit.  Pantesaaan..
Pedasnya Tahu Dancok Yang Menggigit



Salah satu menu andalan dancok malang Pisang Pasir





Teh Eucalyptus ini mungkin hanya ada di sini


Ucapan pria itu memang sedikit membuat telinga gatal karena terdengar seperti suara "pisuhan" ala Jawa Timur", eitsss jangan salah sangka dulu.. pria itu tidak sedang "misuh" tapi dia sedang menikmati lezatnya menu itu sampai histeris dan menyebut nama cafenya.. (saking nikmatnya).  Dancok sendiri sebenarnya kependekan dari Daun Coklat.  Sebuah nama cafe yang didirikan oleh Pak Bambang salah satu pejabat Perhutani, Mas Iwan dan beberapa anggota lainnya.  Nama ini diambil sesuai dengan menu berbahan coklat yang ditawarkan di cafe ini, salah satu yang Favorit adalah Ja Co alias Jahe Coklat.  Sebuah paduan minuman coklat dengan sari jahe yang begitu sempurna di lidah.
Menikmati Nikmatnya Vietnam Drip


Cafe yang berlokasi di dalam area wisata Coban Rondo Waterfall ini memang menjadi salahsatu spots wisata kuliner yang lagi hitz di Instagram dan media sosial.  Tak heran memang, sebab Cafe yang dikenal dengan nama DancokMalang ini memiliki panorama yang cantik, udara yang segar, dan Selfie Booth yang menarik.  Memasuki area cafe pengunjung diwajibkan membayar tiket masuk Rp.2500,- untuk bisa berfoto di selfie booth, Istirahat di dalam hangatnya hammock dan bisa juga sekedar duduk sama pasangan menikmati segarnya aroma hutan pinus.  Buat anda yang membawa rombongan dan ingin mengadakan sebuah acara gathering, bisa juga loh.  Menu-menu di cafe ini cukup nikmat, harganya pun relatif terjangkau untuk kelas cafe Hitz.  Harga menu tertinggi di cafe ini tidak sampai Rp.20.000.

Harga yang terjangkau menjadi daya tarik untuk cafe ini

jujur sih aku suka banget cui mie dan pisang pasirnya plus tahu dancok.  Minumnya aku suka teh Eucalyptus dan Ja Co.  Eucalyptus adalah nama latin dari tanaman pinus. Teh ini memang dibuat dari daun pinus segar yang direbus.. rasanya seperti teh hijau.  Pemilihan tembikar sebagai wadah teh ini sungguh membuat citarasanya terasa alami. mirip seperti teh hijau hanya saja teh eucalyptus ini punya taste yang khas.
Video milik Sandi Iswahyudi

Cafe yang terletah di tengah rimbunnya hutan pinus ini juga menyajikan kopi special buat kamu pecinta kopi.  Namanya Vietnam Drip, harganya cukup murah hanya Rp.10.000,-.  Nah benerkan kata saya?  Mau menikmati kopi enak tidak perlu rogoh kocek terlalu dalam..datang aja ke DancokMalang.  Bukan cuma kopi yang kamu dapat, melainkan juga kepuasan dan ketenangan jiwa.  Sejenak hening sambil merenung di pinggir dek Cinta.

Apa itu Dek Cinta?  Bukan si Cinta loh.  Ini adalah istilahku untuk menyebut salah satu spot selfie booth di tempat ini.  Sebuah dek dari kayu yang berdiri di atas pohon pinus.  Cocok banget deh buat selfie ama si cinta 💖💗💘  ihiiirrr... aseek.

Kemarin tuh rombongan blogger Malang Citizen tampak menikmati berbagai keseruan yang ada di cafe ini, tidak terkecuali baby bloggernya Aim dan Aira.  Mas Iwan selaku pengelola cafe ini juga sangat welcome menjawab keingintahuan para blogger.  Lain kali kami pasti berkunjung lagi ke sini ..bawa keluarga.



2 komentar:

  1. enak banget kayaknya mba, pengen nyobain deh

    BalasHapus
  2. Anak-anak pasti suka kalo diajak tempat liburan kayak begini

    BalasHapus

Total Absen

Pengikut