Sabtu, 16 April 2016

Naqiyyah Syam Kembar Nama Beda Hoky

Selamat malam sahabat, apa kabar?

Beberapa hari ini inet trouble terus sehingga aktivitas menulis sedikit terhambat. Bisa dibayangkan betenya kan? Apalagi kalau saat itu terjadi kita saya lagi butuh terapi jiwa, beuhhh.... jengkelnya ampyuunnn...untung tidak kubanting laptop ini (hehehe..jangan dong, laptopkan mahal Boo!).  Menulis bagiku memang lebih karena hobi dan salah satu bentuk terapi jiwa saat galau, daripada menuhin wall dengan umpatan, lebih baik menulis tuk menyalurkan semua emosi menjadi sebuah karya yang indah.

Hobi menulis membawa saya berkenalan dengan para tokoh hebat yang banyak menginspirasi saya, mulai dari kalangan bawah hingga public figure.  Perjumpaan yang terkadang singkat pun memberi aura positif bagi saya untuk terus maju dan berkarya.  Satu di antara mereka yang menjadi inspirasi saya menulis  adalah seorang wanita pejuang FLP, namanya Naqiyyah Syam.  Saya mengenalnya 4 tahun lalu di sebuah komunitas menulis yang menjadi awal kegiatan tulis menulis saya.  Tulisan dan status-statusnya merupakan bacaan yang rutin saya konsumsi setiap hari kala itu.  Hati saya terus bertanya, bagaimana cara dia menulis semua itu, mendapatkan ide menulis yang sepertinya tak pernah ada habisnya. Sayapun mencoba mengenalnya lebih jauh lewat sekedar sapa salam ringan dan saling komentar di status masing-masing, sehingga perkenalan pun terjadi.

Wanita kelahiran Jambi, 17 Juli 1980 silam ini dibesarkan di Bengkulu dan memulai karir menulisnya sejak duduk di bangku Sekolah Dasar.  Keren kannn.... masih SD sudah punya hobi yang positif, kalau saya mah zaman begitu hobinya main lompat tali wkwkwkk.  Emang pantes lah kalau ibu dari Faris, Fatih dan Aisyah ini menjadi sumber inspirasi saya.  Wanita yang menikah dengan Ahmad Suryanto ini memulai karir menulis secara profesional sejak di bangku kuliah dan menjadi salah satu wartawan kampus yang bertugas meliput berita apapun.

Mba Naqiyyah ini meski lebih muda dari saya, dia merupakan senior saya dalam menulis loh.  Buku dan tulisannya banyak beredar di jagad perbukuan nasional dan media cetak maupun online.  Yang membuat saya terkejut adalah wanita ini memiliki nama yang sama dengan saya, "Sri rahayu".  WOW! Rasanya sesuatu banget saat itu.

Banyak hal yang saya pelajari dari wanita yang diberi sebutan Ratu Antologi ini.  Eh, kenapa kok disebut Ratu Antologi? Makanan apa itu antologi?

Antologi adalah sebuah kumpulan tulisan dari berbagai pengarang yang kemudian dijadikan satu dan diterbitakn bersama dalam satu judul.  Biasanya kisah - kisah nya memiliki tema yang sama.  Nah, mba Naqiyyah ini saat itu hobi banget ikut ambil bagian dalam proyek -proyek penyusunan buku antologi saat itu, sehingga namanya banyak mewarnai dunia perbukuan antologi, satu di antaranya berjudul Pengantin- Pengantin Al Quds terbitan Pro U 2011.





 Naqiyyah dan Buku Karyanya

Satu yang menarik adalah buku yang bertema tentang poligami (Gado-gado Poligami). Hehehe... bahasan poligami memang selalu menjadi topik yang tak ada habisnya, selalu seru dan menguras emosi. Bahkan terkadang diskusi tema poligami menjadi sebuah perdebatan yang panas dan tak berujung. Penasaran ya, apa sih yang ditulis mba Naqiyyah dalam buku Gado-gado poligami?  Yuk, kita hubungi dia dan korek abis segala hal tentang alasan dia menulis kisah itu lewat sapa salam via inbox.  Jangan khawatir, kembaran saya ini sangat ramah kok, meski terkadang sering berapi-api kalau bicara. atau contact aja ke 085273656432 (telegram).

Selain menelurkan 100 buku antologi, wanita yang pernah berprofesi sebagai guru ini juga memiliki berbagai prestasi, di antaranya;
  1. Juara 3 Lomba Cerpen Islami FLP se Propinsi Bengkulu (2001)
  2. Juara 2 Lomba Menulis Cerpen HIMIKOM (2001)
  3. Juara 2 Lomba menulis Cerpen FOSI (2002)
  4. Juara 3 Lomba Essay Faperta UNIB (2002)
  5. Juara 2 Lomba Menulis Cerpen FLP wilayah Lampung
  6. Juara 3 Esai Kepemudaan Menpora (2010)
  7. Juara Harapan Menulis Resensi Penerbit Indiva (2013)
Wow! keren banget kan prestasinya?  Belum lagi prestasi nge-blognya wuihh...inspiring banget kan?  Meski kami memiliki nama yang sama, tapi saya mah apa tuhh..beda hoky.  Untuk lebih jelasnya kepoin yuk blognya Naqiyyah

Nah selain menulis, wanita ini juga merupakan ibu rumahtangga yang sangat peduli dengan anak-anak.  Beberapa tulisannya mengangkat tentang dunia anak dan tips- tips seputar pengalaman merawat buah hatinya.  Salah satu tipsnya adalah tentang MPASI ( baca di http://www.naqiyyahsyam.com/2016/01/mpasi-1-tahun-bola-tempe.html).

Satu hal lain yang saya kagumi dari si Pejuang Literasi ini adalah dia komitment untuk memajukan dunia tuli menulis, dia juga menyebarkan virus menulis kepada siapa saja bersama teman-temannya di FLP, contohnya dengan membuat sebuah perpustakaan keliling seperti gambar di bawah ini

 

Keren kan?
 Eh tapi ternyata wanita keren ini sangat takut sama binatang yang namanya ULAR, widiwww.. kalau ini mah saya juga takut, meski tidak sampai parah seperti mba Naqiyy yang melihat gambarnya saja sudah merinding. Pokoknya aku padamu deh mba... asal jangan galak- galak ya (takut ah ma mantan aktivis nih hihihi).

Penasaran dengan wanita inspiratif ini? yuk kepoin semua akun sosial medianya

Twitter :@Naqiyyah_syam
IG : @naqiyyahsyam
Email : naqiyyah_syam@yahoo.co.id
FB  :https://www.facebook.com/naqiyyah.syam?fref=ts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Absen

Pengikut