Sabtu, 01 September 2012

Memasak Itu Mudah




            Setiap wanita yang telah menikah mau tidak mau, suka tidak suka akan bergelut dengan urusan SDK (sumur, dapur, kasur), yang merupakan kodrat alamiah.  Walau tidak sedikit juga dari mereka yang melepas tanggung jawab itu dengan cara membayar tenaga orang lain (pembantu) untuk melakukannya.
            Namun sadarkah kita bahwa ada hal-hal yang sebaiknya tidak dikerjakan oleh pembantu dalam rumah tangga kita dan itu adalah urusan masak-memasak.  Mengapa saya mengatakan demikian tidak lain karena makanan yang dimasak penuh cinta akan memberikan taste yang berbeda dengan masakan yang dimasak oleh orang lain tanpa cinta. 
Cinta memiliki magnet yang bisa menarik siapa saja, oleh karena itu bumbu cinta adalah bumbu yang sama pentingnya dengan bumbu masakan yang lain.  Artinya bumbu cinta mutlak harus ada di dalam rumah.  Namun jagalah jangan sampai bumbu cinta yang terlarang masuk dalam makanan yang akan dimakan keluarga.
Namun saya memahami permasalahan yang mungkin timbul bagi ibu-ibu bekerja yang memiliki keterbatasan waktu.  Para ibu golongan ini akan berpikir praktis dengan alasan waktu yang sedikit, tidak bisa masak, malas karena sudah membayar pembantu, dan sebagainya.  Marilah kita mencoba mengurainya:
1.Tidak ada waktu
            Setiap wanita diberikan jumlah waktu yang sama yaitu 24 jam sehari, luangkanlah waktu dengan bangun lebih pagi satu jam saja.  Sebelumnya minta pembantu anda menyiapkan semua bahan masakan, jadi anda hanya tinggal membuat bumbu dan memasaknya.  Ini tidak akan menghabiskan waktu lebih dari satu jam.
2.Tidak Bisa Masak
            Adakah manusia yang terlahir dengan kemampuan memasak? Tentu saja tidak.  Kemampuan memasak diperoleh melalui suatu proses coba-coba dan belajar.  Di sini siapapun dapat menguasainya, bukankah menjerang air adalah kegiatan memasak yang sangat mudah?  Mulailah memasak sesuatu yang mudah dan simple dengan perasaan yang senang, misalnya telur mata sapi, tempe goreng, telur dadar.  Pastinya andapun bisa melakukannya.

3. Malas Karena Sudah Ada Pembantu
            Pembantu = orang yang membantu artinya meringankan pekerjaan kita, bukan mengambil alih semua pekerjaan.   Ingatlah satu hal bahwa masakan itu akan dimakan oleh orang-orang yang kita cintai, jadi pastikan bahwa masakan yang dimakan adalah makanan yang sehat dan higienis. 
Apabila anda yang memasaknya tentulah anda tahu semua bahan dan kebersihannya, tetapi apabila pembantu anda yang memasak, bisakah anda menjamin kebersihan dan kualitas masakan anda?  Mungkin pembantu anda lupa belum mencuci tangan sehabis memegang sampah, atau terbiasa menggunakan vetsin dalam memasak.  Vetsin adalah salah satu bahan yang dapat memicu munculnya kerusakan otak, dan radang tenggorokan.  Tentunya kita tidak ingin buah hati kita sakit bukan, berapa banyak waktu dan uang yang terbuang kala kita harus menginap di rumah sakit?  Jadi biasakanlah dengan makan makanan yaang terjamin kebersihan dan kesehatannya.
Memasak sebenarnya bukanlah hal yang sulit, asal kita mau mencobanya.  Untuk memudahkan anda memasak ada beberapa hal yang perlu kita ketahui :
Tips Memasak Mudah dan Lezat
1. Hilangkan semua pakem dan aturan
     Kita sering terjebak dengan pakem  dalam memasak, misalnya kita ingin memasak soto, tetapi ada satu bahan yang tidak kita miliki, misalnya ketumbar kita habis, dan akhirnya kita tidak jadi memasak soto.  Hal itu seharusnya tidak menjadi kendala, tetaplah memasak dengan bumbu yang lebih simple.  Anda dapat menikmati soto ala anda sendiri dengan bumbu minimalis yaitu bawang putih, jahe, daun jeruk, kunir, dan kemiri, tambahkan sereh jika anda suka.  Hasilnya tidak akan berbeda jauh dengan soto.
     Kalau kita terbiasa terjebak pada aturan memasak, maka kreativitas dalam masakan tidak dapat berkembang.  Kita akan tahu efek penggunaan bumbu masak tertentu pada masakan bila kita tidak ragu untuk mencobanya.  Sop memang terasa lebih enak bila ditambahkan biji pala di dalamnya, namun tanpanya rasa lezat sop tidak akan berkurang selama anda menggunakan bumbu dengan pas.
2. Siapkan bahan masakan sebelum memasak
    Biasakan untuk menyiapkan bahan masakan yang akan kita masak jauh sebelum kita memasak bila kita memiliki keterbatasan waktu.  Contoh, siapkan bahan-bahan yang akan dimasak untuk sarapan pagi di malam hari, terutama bumbu dan sayuran harus sudah dalam kondisi bersih dan siap masak.  Masukkan ke dalam kulkas.
3. Mulailah dengan membaca bismillah dan dengan perasaan yang senang
    Bacalah Bismillah dengan perasaan yang senang, hal ini akan membuat masakan kita terlindung dari hal-hal yang tidak tampak, dan citarasa masakan kita menjadi lebih baik.  Percaya atau tidak Allahu a’lam bissawab.
4. Hilangkan semua beban dan ketakutan akan tidak enaknya masakan
    Beban perasaan akan menjadikan masakan kita menjadi terasa tidak enak dan menggantung.    
5. Masaklah masakan dengan bumbu-bumbu yang simple
     Bila anda memiliki keterbatasan waktu, pilihlah masakan dengan komposisi bumbu yang sederhana.  Contoh: tumis, sop, semur, nasi goreng, telur dadar,  bandeng goreng, pecel dan masih banyak lainnya.
Selamat Mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Absen

Pengikut