Minggu, 06 Juni 2021

Bermain Peran Bareng Genzy, Ciptakan Ruang Kolaborasi Yang Cantik Tuk Membangun Mental Health

 Selamat malam happy parents,

Menyambut Juni ceria saya mau ajak kalian tukar cerita yuk...

Topiknya adalah tentang Tips Membangun Mental Health. Menarik sekali ketika kita bicara tentang mental health di masa pandemi begini.  Mengapa? karena pandemi telah membuat banyak perubahan di segala lini kehidupan terutama pada anak.  Pandemi telah mengambil ruang bermain dan ruang belajar mereka.  Tiba -tiba saja mereka harus berhadapan dengan dinding pembatas yang memisahkan mereka dengan teman dan guru.

Salah satu cara kami Belajar Biologi di Dapur


Sedih sekali membayangkan senyum yang hilang dari wajah mereka.  Sekolah menjadi rutinitas yang tidak asik lagi.  Setiap hari isinya hanya tugas, tugas dan tugas saja.  jika anak normal saja tertekan, apalagi anak berkebutuhan khusus seperti Favian putra kami.  Favian yang didiagnosa ADHD semakin terbebani dengan banyaknya tugas yang harus dikerjakan.  Siswa stres, guru stres dan ortu pun ikutan stres.

Di media sosial pun bertebaran video yang menggambarkan, dampak pandemi pada kegiatan belajar mengajar.  Ada yang lucu, ada juga yang menguras emosi. 

Sebenarnya Apa Sih Mental Health?

Menurut WHO, kualitas kesehatan mental berhubungan erat dengan kebahagiaan seseorang secara mental dan psikologis. Orang yang memiliki mental health yang baik adalah mereka yang mampu mengatasi tantangan dalam hidupnya, mampu mengendalikan emosi, mampu berpikir, dan bertindak dengan baik serta selalu bahagia.

Pandemi telah mengakibatkan kesehatan mental sebagian besar orang terganggu. Bukan hanya orang dewasa, bahkan anak anak pun terganggu keseimbangan mentalnya akibat pandemi. Senyum mereka berkurang karena tidak lagi bisa bermain bersama teman - temannya. Akibatnya kebahagiaan mereka pun hilang. 

Sementara beban tugas mereka meningkat. Banyaknya tugas sekolah membuat mereka lelah dan bosan. Akhirnya mereka enggan, ..orangtua menjadi pusing untuk membujuknya. Bila sudah berbagai cara dilakukan tidak berhasil, keluarlah "tanduk" di kepala para emak ๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†. 

Nah topik ini sempat di bahas di acara zoominar kemarin, yang menghadirkan Zata Ligouw



Kondisi seperti ini sempat kami rasakan juga saat membersamai daring di awal pandemi.  Pihak sekolah tidak mau tau masalah yang orangtua alami di rumah untuk membuat anak mau mengerjakan tugas. Guru menegur orangtua karena tugas tidak selesai, lalu orangtua negur anak. 

Yuk, Bermain Peran Sama Genzy

Nah, anak ADHD seperti Favian tidak bisa dikeras. Pernah satu kali kami keras padanya.. dan efeknya dia pergi dari rumah sambil menangis. Di sini kami gagal membangun mental health.  

Kami sempat bingung karena berbagai cara yang kami lakukan tak membuahkan hasil.  Pengetahuan kami yang minim tentang penanganan anak disleksia, dan kesabaran kami yang kurang telah menjadi hambatan bagi kami dalam membersamai ananda.

Sampai suatu hari kami mengikuti sebuah zoominar tentang Blended Learning School yang diprakarsai oleh SMA Pintar Lazuardi. Materinya telah membuka wawasan kami tentang bagaimana sih menghadapi Genzy di era serba gadget dan pandemi gini. Baca juga Parents Wajib Tau 3 Hal Utama Ini

Akhirnya kami kontak ibu Sonya Sinyanyuri  untuk konsultasi. Beliau adalah kepala SMA Pintar Lazuardi Blended Learning School. Selama 30 menit kami sharing tentang pola asuh kami selama ini. Diskusi ini membuka mata dan wawasan kami untuk merubah  cara kami dalam mendampingi proses belajarnya.

Terciptalah ide bermain peran untuk memudahkan Genzy memahami materi yang di dapat. Ternyata, bermain peran bersama Genzy sangat asik. Orang tua dan anak menjadi senang. Si Kakak Vian juga tidak lagi tertekan. Kami jadi bisa bekerjasama lebih baik. Semua berkat ilmu yang kami dapat dari zoominar dan Bu Sonya Sinyanyuri Kepala SMA Pintar Lazuardi.

Hmm kebayangkan, kalau zoominarnya aja sarat ilmu, dan ramah anak, apalagi kurikulumnya.  Kalau dari pemaparan yang kami dengar tentang sistem LMS dan PINTAR yang dipakai serta kurikulum yang digunakan, sekolah ini menjadi jawaban kegalauan para orangtua di masa pandemi ini. Sistem Blended Learning yang di terapkan sangat cocok untuk dunia pendidikan kita saat ini. 

Nah kalau mau tau lebih jauh langsung Kepoin aja IG nya

https://www.instagram.com/smapintarlazuardi

Atau kontak no.yang tertera pada brosur ini


SMA pintar Lazuardi






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

'; (function() { var dsq = document.createElement('script'); dsq.type = 'text/javascript'; dsq.async = true; dsq.src = '//' + disqus_shortname + '.disqus.com/embed.js'; (document.getElementsByTagName('head')[0] || document.getElementsByTagName('body')[0]).appendChild(dsq); })();

Blogger Perempuan

Blogger Perempuan

Part of BloggerHub

Total Absen


Pengikut