Rabu, 25 Oktober 2017

Gara-gara Masa Lalu, Seorang Istri Melarang Suaminya Masuk Rumah!


Nahas betul nasib pria itu, setelah menempuh 3 jam berkendara demi memenuhi rasa rindu sang istri, Pria yang berprofesi sebagai Supervisor Marketing itu harus memendam gemas karena ulah sang istri yang tidak memberinya ijin masuk ke rumah. Gara-gara masa lalu Ayu melarang suaminya masuk.
Hari itu mungkin menjadi hari yang takkan terlupakan bagi Judis (nama sebenarnya). Rencananya pria yang bekerja di sebuah perusahaan alkes ternama itu hari ini dinas ke luar kota untuk 3 hari ke depan.
Ayu sang istri sebenarnya sedikit berat melepas suaminya pergi pagi tadi. Kondisi kehamilannya yang acap menimbulkan gangguan kesehatan, membuatnya terkadang sedikit manja. Terlebih lagi baru saja kemarin dia berbagi cerita horor dengan kawan-kawannya di group.
Alkisah di tahun 2009 kedua pasangan ini kost di sebuah Pavilyun bekas sebuah rumah sakit. Di sebelah kamar mereka tinggal pasangan muda bernama Martha dengan seorang bayi kecilnya.
Selama kost di gunungsari tersebut, banyak kisah mencekam yang mereka alami dan dengar. Suara anak kecil yang bermain di tengah malam, sosok wanita tua yang menyapu halaman ataupun kisah-kisah yang lain yang membuat bulu kuduk mereka berdiri.
Malam itu, Roni suami Martha berpamitan pada sang istri untuk mengunjungi orangtuanya di Mojokerto. Entah kenapa..para bayi termasuk Favian kecil tak henti menangis. Saat suami dan anak sulungnya tertidur, Ayu mendengar sebuah ketukan di jendela kamar. Sedikit takut..wanita mungil itu bangkit untuk melihat siapa yang mengetuk jendela malam-malam? Mungkinkah Martha membutuhkan bantuannya?
Ternyata tak ada siapapun di luar.
Bulu kuduk Ayu berdiri,..Buru-buru dia merapat ke tubuh suaminya sambil mendekap Favian kecil. Tak lama berselang dia mendengar suara Martha berteriak," Atas nama Yesus! Atas nama Yesus!"
Dada Ayu berdegub kencang mendengar teriakan Martha. Segera dibangunkannya sang suami untuk mengecek kalau-kalau Martha membutuhkan pertolongan. Suami istri itupun lekas keluar dan berjalan menuju kamar Martha.
"Mba Martha..ada apa mba?" Tanya Ayu dari depan kamar yang terbuka. i hadapannya tampak wajah Martha begitu pucat dengan keringat dingin sebutir-butir jagung. Kedua tangannya mendekap erat bayi perempuan mungilnya. Sambil mengatur nafas Martha menyalakan lampu kamarnya yang redup. Setelah tenang, wanita muda itu bercerita dengan terbata.

"Baru saja ada sosok pria menyerupai suamiku datang. Tanpa bicara apa-apa dia langsung berbaring di sampingku. Aku bertanya padanya, kenapa tidak jadi ke Mojokerto? Tapi dia diam saja tidak menjawab dan memelukku erat. Kupikir dia sangat lelah hingga mengurungkan niatnya pergi, jadi kubiarkan dia tertidur memelukku. Semakin lama semakin erat hingga kusulit bernafas dan bayiku menangis dengan gelisah. Aku berusaha meraih bayiku dan saat itulah aku melihat bahwa sosok disampingku bukan lagi suamiku melainkan sosok hitam besar yang berusaha mencumbuku. Aku teriakan nama Yesus berkali-kali dan tiba-tiba dia hilang entah kemana" tutur Martha.

Ayu dan suaminya bergidig ngeri.. mahluk apakah itu? malam itu mereka berdua tidak bisa tertidur. Kalam-kalam illahi berkumandang se-antero kamar dari MP3 milik Ayu. Tak hentinya Ayu berdoa memohon perlindungan Allah dan keselamatan bagi penghuni kost.
Kisah masa lalu itu terus membekas dalam ingatan, bahkan kemarin kisah itu di ceritakan Ayu di sebuah group para blogger.
Siapa yang mengira kalau judis suaminya tiba-tiba pulang? Padahal jelas-jelas sore tadi sang suami menelpon kalau dia sedang ada di probolinggo. Benarkah pria di depan pagar rumahnya adalah suaminya? Atau hanya mahluk jejadian? Karena rasa khawatirnya yang berlebih Ayu melarang kedua anaknya membukakan pagar meski sang anak bilang kalau ayah mereka datang. Rupanya rasa kangen anak-anak pada sang ayah membuat mereka melanggar perintahku.
Sosok pria itu berhasil masuk ke halaman rumah, kemudian berjalan memasuki rumah. Mendengar ucapan salam dari pria yang mengaku suaminya, Ayu berteriak melarang pria itu melangkah lebih jauh.
"Siapa kamu? Jawab! Suamiku sedang ke luar kota, jangan coba-coba mengaku-aku suamiku atau kamu akan menyesal...karena terbakar oleh ayat kursy!" bentak ayu.
Pria itu hanya tersenyum dan terus berjalan mendekat,"Bunda..bunda.. ini aku suamimu" ucapnya sambil duduk di pinggir tempat tidur dimana aku terbaring.
"Buktikan kalau kamu benar manusia! Coba bacakan ayat kursy!" pinta Ayu. Judis semakin gemas dengan polah istrinya. Tak sabar rasanya ingin uyel-uyel istrinya. Namun demi menyakinkan sang istri dan agar bisa cepat istirahat, Judis pun mematuhi permintaan istrinya untuk melantunkan ayat Kursy.
Tapi rupanya itu juga belum cukup, Ayu memintanya untuk berwudhu sebelum dekat-dekat dengannya dan menyapa bayi kecil dalam rahimnya dengan sentuhan kasih. Benar-benar hari yang nahas bagi Judis

18 komentar:

  1. wakakakaka kasian suaminya jadi korban masa lalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gara gara kemarin sharing cerita horor jadi kebayang bayang

      Hapus
  2. Bentar..jadi itu agamanya apa? Di awal bilang jesus tapi di akhir suruh baca ayat kursy?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suami Martha muslim..sedangkan Martha Nasrani. Ayu dan suaminya muslim mba.ini kisah ku dengan tetangga kamarku

      Hapus
  3. Ini kisah mba Sri ya, hihiii
    Jadi ingat tetangga yg dikleoni suami jadi2an, ternyata gendruwo

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba wkwkwk kisah ini terjadi di dua masa yang berbeda.

      Hapus
    2. Tapii..memang kita harus hati-hati mba. Kisah ini real terjadi..aku aja takut kalau suamiku pulang tengah malam. Pasti kuselidiki dulu

      Hapus
  4. Balasan
    1. Mba Fel turut andil bikin aku parnoo

      Hapus
  5. Bhahahaha ... bisaaa aja! πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„

    BalasHapus
  6. Eh di daerahku ada jg mba ini..
    Persis sperti yg dialami martha..

    Hadreewwhh untung baca pagi2 hahaaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah iyakah mba? Berarti harus hati hati. Tadi pagi ART ku juga cerita kalau tetangganya sering ngalami itu sampai dikeloni..hiyy

      Hapus
  7. Harus teliti dan waspada ga,mbak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wajib waspada mba. Ternyata banyak terjadi

      Hapus
  8. Hahaha... Kasihan suaminya πŸ˜ƒ untung sabar

    BalasHapus
  9. Hahaha... Kasihan suaminya πŸ˜ƒ untung sabar

    BalasHapus

Total Absen

Pengikut