Jumat, 18 Agustus 2017

Rindu

Hai!

Kamu! iya kamuuu..!
Begitu cepatnya kah kamu lupa padaku? padahal baru beberapa bulan kita tidak saling menyapa. Tapi aku tau, kamu selalu memandangiku dari sudut sana. Kamu pasti heran kan, bagaimana bisa aku melihatmu?  Iya, aku melihatmu!  Walau aku tidak bisa menyentuhmu, memelukmu atau sekedar menjabat tangan dinginmu.

Aku melihatmu menangis... walau tanpa isak tangis.  Entah.. apakah karena kami yang kini tak pernah lagi bicara tentangmu...atau karena kerinduanmu pada mereka.

Yay.. wajahmu tampak bercahaya. tubuhmu tak seperti dulu.  Kamu cantik bagai bidadari surga...walau sebenernya aku tak pernah lihat rupa dari bidadari surga.  Kemarilah, duduk di sampingku dan ceritalah padaku bagaimana di alam sana?

Tidak ada yang menyakitimu kan?
yay,,kamu masih ingat kalung dari batuan berwarna ungu, serta batik berwarna ungu yang kamu hadiahkan?  Aku masih menyimpannya.  Benda-benda itu kini jadi pelipur rinduku..selain tulisan-tulisanmu.

Kamu tau?  Aku rinduuu sekali padamu.  Seolah tidak bisa "Move On".  Orang lain boleh lupa padamu..tapi percayalah..bahkan caramu tertawa aku masih ingat.  Terkadang aku membuka WA lamamu.. berharap kamu online.

Terkadang jemari ini gatal ingin menuliskan chat di ruang itu...tapi aku sadar bahwa mustahil kamu membacanya.

Yay!  Kamu mau kemana?  Kita belum lama bicara..kenapa kamu membalikkan tubuh??

Jangan pergiii!

Yayyyy! Kamu dimana? Aku tidak bisa melihatmu lagi.
Yayyy....! kamu dengar aku??

Hiks..  baik-baik disana ya sobat.  Doakan aku melahirkan bayi yang sehat.  Calon dokter yang akan menjadi kebanggaan ummat dan akan mampu menekan angka penderita kanker!  Semoga ponakanmu ini nanti bisa menjadi salahsatu dokter terbaik di dunia.


2 komentar:

  1. aamiin... semoga jadi anak yang sholeh/sholeha...

    BalasHapus
  2. Bukan aku kan?
    Karena aku masih dalam kesendirian ku yang menyenangkan :)

    BalasHapus

Total Absen

Pengikut