Senin, 13 Februari 2017

10 Alasan Wanita Melakukan Perselingkuhan

"Mba, kok sepertinya dalam kasus perselingkuhan wanita selalu disalahkan? Kenapa bukan si lelaki?"
Itu adalah salah satu pertanyaan yang muncul acap diskusi tentang kasus perselingkuhan.  Tema perselingkuhan memang selalu hangat untuk dibahas, selain selalu up to date, tema ini banyak dicari sebagian wanita yang berusaha untuk selalu introspeksi dan mencegah keretakan dalam rumahtangga.

Gambar milik cdn.pixabay

Di sisi yang lain seorang pria bertanya, " kok kesannya hanya lelaki yang berselingkuh, padahal tidak sedikit wanita yang juga berselingkuh?"

Yup, kedua pertanyaan ini sangat menarik. Semuanya benar. Dalam kasus perselingkuhan kesalahan bukan terletak hanya pada wanita. Tapi pada kedua belah pihak. Tak sedikit wanita yang sudah berusaha berbuat yang terbaik untuk suaminya tetapi tetap menjadi korban perselingkuhan (Baca juga 10 Alasan Lelaki Melakukan Perselingkuhan).
Bila seorang wanita memiliki segalanya yang diidamkan lelaki tetapi tetap menjadi korban kasus perselingkuhan... maka biasanya kasus ini terjadi karena habbits. Artinya sang suami mengalami sebuah gangguan seksual seperti hipersex atau kepribadian bawaan yang memang tidak puas hanya dengan satu wanita. Bahkan bisa juga disebabkan oleh lingkungan kerja, pergaulan dan lemahnya iman si lelaki terhadap godaan yang datang.

Bagaimana dengan wanita? Apa penyebab wanita melakukan perselingkuhan? Untuk menjawab pertanyaan ini. Penulis terjun melakukan sebuah interview mendalam pada beberapa wanita yang pernah berselingkuh, di antaranya:

1. Kurang perhatian Suami.  Kondisi seperti ini timbul dikarenakan sang suami sibuk mencari uang demi keluarga.  Khawatir tidak bisa membahagiakan anak istrinya bila pendapatan sangat terbatas. Sayangnya lelaki lupa bahwa sebuah keluarga bukan hanya butuh uang, tetapi juga butuh perhatian dan kasih sayang.

2. Suami menderita lemah syahwat. Hmm.. soal hasrat sex, sebenarnya setiap wanita juga memilikinya.  Tak semua wanita menomorduakan  "hasrat sex"dalam kehidupan berumahtangga.  Untuk beberapa wanita, ketidakpuasan dalam pelayanan hubungan ranjang bisa menjadi pemicu kasus perselingkuhan.  Namun sebenarnya hal ini bisa dibicarakan dan dicari solusinya dengan berobat ke dokter

3. Kurangnya komunikasi antar pasangan.  Komunikasi adalah faktor pembangun sebuah keluarga.  Komunikasi yang kurang acap memicu terjadinya salah paham antar suami istri.  Biasanya kurangnya komunikasi disebabkan oleh kesibukan kedua belah pihak baik lelaki maupun wanita

4. Suami yang pemarah, kasar dan ringan tangan.  Wah.. siapa yang mau dikasari, dimarahi dan disakiti? Pada dasarnya wanita adalah mahluk berhati lembut dan halus perasaannya, mudah sekali baper, jadi tentu kecewa sekali bila diperlakukan kasar. Alih -alih ingin mencari perlindungan pada teman ternyata malah jatuh cinta

5.Jalaran tresno suko Kulino .  Ini adalah istilah orang jawa, artinya cinta itu bisa tumbuh seiring waktu dan interaksi yang intens.  Contoh, kedekatan dengan teman kantor, sahabat lama, ataupun kebiasaan chat.  Aktivitas yang sering dilakukan bersama membuat kedua pihak menjadi semakin mengenal satu sama lain dan tumbuh rasa kagum, nyaman dan getar-getar listrik .

6. Hipersex.  Bila ada lelaki hipersexual ..maka wanitapun demikian.  Wanita seperti ini biasanya membutuhkan kepuasan lebih dalam layanan "ranjang".  Bahkan tak jarang dari mereka yang mencari daun muda untuk memenuhi hasratnya

7. Kemiskinan.  Harta memang acap menjadi salah satu penyebab lemahnya iman seseorang.  Terbiasa hidup dalam kemewahan lalu menikah dan harus menjalani kehidupan dalam keterbatasan tentu bukanlah hal mudah.  Jika iman seorang wanita tidak cukup kuat, dia akan mencari kepuasan di luar, terutama dari para pria yang mampu memberi kenyamanan bukan hanya materi tetapi juga kenyamanan.

8. "Kakak Adikan".  Hay..hai.. istilah ini cukup ngetrend sekarang dan bukan hanya milik anak muda loh.  Alih -alih mencari figur seorang kakak pada seorang lelaki, ujung-ujungnya malah jatuh cinta dan tak jarang yang pindah ke hotel ataupun villa.  So, hati-hati ya guys.  Boleh kakak adikan asal suami juga dikenalkan dan didekatkan dengan sang "kakak".  Itung-itung pager "betis".

9. Pengkhianatan.  Wanita mana yang mau dikhianati? Tak satupun wanita.  Dahulu saat melamar seorang pria berjanji akan setia sehidup semati tapi kenapa setelah menikah, dan mereguk semua kenikmatan dunia, hidup mapan istilahnya menjadi "gue hidup lo mati"?.  Padahal bagi sebagian wanita, dikhianati sama saja dengan "dibunuh" bahkan lebih menyedihkan.  Rasanya seperti "mayat hidup" katanya.  Pengalaman ini bagi sebagian wanita menjadi bara api dan dendam.  Maksud hati ingin memaafkan tetapi rupanya ingatan selalu "menghantui".  Mau tidur.. terbayang suaminya tidur dengan wanita lain, mau ML terbayang wajah wanita lain dan akhirnya ngga bisa move on .   Rasa sakit hati ini akhirnya mendorong wanita untuk balas dendam pada suaminya (serem ya? jangan ditiru ya guys)

10. CLBK (cinta lama bersemi kembali).  Duh - duh para wanita, berhati-hatilah dalam membentengi diri.  Ingat anak dan suami yang dirumah menanti.  Percayalah bahwa Allah telah memilihkan jodoh yang terbaik buat kita, so jangan biarkan satu pun kumbang menggoda. Masa lalu dengannya biarlah menjadi masa lalu, tak perlu dikenang lagi.

Gambar milik pixabay

Yah.. hidup berumah tangga memang tak semudah membalik telapak tangan, butuh komitmen keduanya untuk terus bertahan.  Ibarat menanam sebuah pohon, bila kita tidak merawat dan memupuknya, maka lama kelamaan dia akan semakin kurus dan layu.  Seperti halnya cinta pasangan yang harus terus dipupuk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Absen

Pengikut