Rabu, 23 November 2016

Metamorfosa Di Usia Cantik

Kuper, minder dan selalu bersembunyi di balik bejibun kegiatan. Begitulah hari -hari ku dahulu.  Rentetan beban hidup membuatku rasanya tak sanggup mengangkat wajah. Namun sampai kapan akan menunduk terus?

Layaknya seekor ulat yang lambat laun bermetamorfosa menjadi seekor kupu-kupu, begitulah aku di #usiacantik.
Bicara tentang usia cantik, setiap orang memiliki makna tersendiri, namun patokannya adalah usia 35-40 tahun. Nah seperti saya yang kini berada di fase itu. #Usiacantik bukanlah bicara tentang kecantikan wajah namun lebih ke arah inner beauty.
Usia cantikku di mulai tahun 2012. Saat itu saya hanyalah seorang Ibu Rumah Tangga yang bermimpi untuk menjadi penulis papan atas. Perjuangan yang penuh air mata lambat laun berbuah manis. Judul demi judul buku pun lahir di tahun itu. Di tengah himpitan musibah yang datang silih berganti aku terus bangkit dari setiap ketakberdayaan. Aku berjuang, menjadi seorang dokter, perawat, juru masak dan mesin pencetak uang untuk buah hatiku tersayang. Meski terseok semua masih mampu kulalui dengan gagah.


Tahun 2013 sebuah badai besar menghantamku. Menggoyahkan seluruh sendi dan menghancurkan rasa percaya diriku, menghempaskanku pada titik nol dimana diriku tampak bagaikan debu dan daun jatuh.  Hidup terasa tak berarti lagi. Aku lumpuh dalam kata.

Nanar ku pandangi jalan yang tampak kian berkelok. Begitu banyak persimpangan, sementara kegundahan telah memangsa habis semangatku. Aku benar-benar lumpuh.  Satu persatu kekuatanku terlucuti. Tak ada lagi keceriaan, hanya sebuah senyum palsu yang terlukis di antara sudut bibirku.

Godaan pun datang.  Tawaran dan uluran tangan-tangan gagah berusaha menarikku untuk bangkit namun tak sedikitpun mampu menggerakkanku.
Dua sosok bocah kecil menatapku penuh harap seakan berkata,"Bangkitlah Bunda, masih ada kami yang membutuhkanmu!" Seperti terkesiap,  hatiku meluluh, jiwaku pun kembali berjuang untuk bangkit dari keterpurukan.  Bukankah aku seorang Warior? Seorang warior pantang menyerah sebelum kalah.
"Bangkitlah yu! Masa depanmu masih panjang dan masih banyak masyarakat yang membutuhkanmu" bisik nuraniku.
Tahun 2014 aku mulai melangkah. Kurajut masa depanku dengan mendirikan sebuah Dapur online , Dapur Sehat Bunda Sri. Kutajamkan mataku tuk melihat  betapa cantiknya dunia ini. Hari itu juga aku bertekad untuk berubah menjadi kupu kupu cantik.



Akupun menyusun berbagai agenda tuk membuat hidupku berarti, di antaranya
1. Terus berkarya hingga tak kumiliki waktu untuk  meratapi kemalangan
2. Terus berbagi, memberi apapun yang bisa kuberikan, ilmu, semangat dan bahkan waktuku yang sangat terbatas
3. Tutup mata dan telinga dari hal negatif
4. Yakin dan percaya bahwa Allah selalu disisi.

Akupun mulai menyadari bahwa hidup tak melulu berkisah tentang kita, tak selalu berjuang untuk diri sendiri melainkan untuk lingkungan. Kujejaki setiap masa di #Usiacantik dengan menjadi relawan mengajar dan pengusaha makanan sehat. Tak ada waktu untuk meratapi  setiap kesulitan.
2016, si kepompong mulai berubah menjadi kupu kupu. Berbagai penghargaan di raih, di antaranya inspiring mom versi Sleek Baby,dan perempuan inspiratif versi OCBC NISP.
Diusia cantik ini kutemukan arti cantik yang sesungguhnya.      

"Lomba BLOG  ini diselenggarakan oleh BP  Network dan disponsori oleh L'Oreal Revitalift Dermalift     "                                                                                                                                                                                                                                                                    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Absen

Pengikut