Jumat, 09 September 2016

Investasi Pendidikan, Bekal Masa Depan Anak

" Bu, katanya mau pindah ya?" ,tanya seorang teman padaku saat kami berbincang kemarin.
"iya, Bu.  Suami saya pindah tugas ke Jawa Timur" tukasku.
"Wah, tempat baru, rumah baru, sekolah baru dan budget sekolah juga baru dong?" cetusnya.

Seketika hatiku seperti diingatkan.  Ya, benar! Di tempat baru tentu biaya pendidikan takkan sama.  Persaingan antar siswa di kota yang akan kami datangi terkenal sangat tinggi.  Para orang tua murid berlomba untuk memilihkan sekolah terbaik yang tentunya memiliki biaya lebih tinggi bila dibanding sekolah negeri.  Tentu hal ini akan menjadi masalah besar bila kami tidak mempersiapkan diri sejak awal.  Namun kami menyadari bahwa konsekuensi tugas yang diemban oleh suami ku yang selalu berpindah kota mengharuskan kami memiliki investasi untuk pendidikan anak-anak kami.  Padahal setiap tahunnya biaya pendidikan akan terus naik seiring dengan perkembangan perekonomian negeri ini.  Menurut hasil survey yang dilakukan, biaya pendidikan di Indonesia rata-rata meningkat 7% - 15 % setiap tahunnya.  Bisa dibayangkan betapa beratnya usaha kita bila tak memiliki investasi pendidikan, sementara kenaikan pendapatan tidaklah signifikan dengan kenaikan beban hidup.  Inilah yang menjadi latar belakang bagi saya untuk memikirkan berbagai upaya untuk menyiapkan Bekal Masa Depan Anak

Farhan sangat hobi membaca. Bukau menjadi investasi ilmunya
 Saat ini Farhan Duduk di Bangku SD

Saya pun mulai mencari informasi berbagai tips untuk bisa mempersiapkan dana pendidikan ini dengan cara bertanya pun membaca.  Saya menemukan sebuah tips menarik yang dikemukakan oleh Prita Hapsari Ghozie, SE, MCom GcertFinPlanning, CFP,QWP , seorang penulis buku Make It Happen! dan perencana keuangan independen dari ZAP Finance.  Menurut Bu Prita ada beberapa langkah penting dalam mempersiapkan dana pendidikan anak, yaitu:
  1. Ayah dan Ibu harus mendiskusikan pendidikan anak sejak anak masih dalam kandungan.  Lakukan survei dan kunjungi berbagai pameran pendidikan dan sekolah sekolah tuk mencari informasi terkait pendidikan anak
  2. Lakukan riset untuk kebutuhan biaya pendidikan berdasarkan pilihan pendidikan favorit Ayah dan Bunda
  3. setelah diperoleh besarnya kebutuhan dana, maka Ayah dan Bunda sebaiknya melakukan pengecekan terhadap saldo investasi yang sudah dilakukan, cukupkah? Atau belum? Bila belum maka sebaiknya Ayah dan Bunda mulai merevisi rencana pendidikan
  4. Jangan lupa, periksa juga apakah keuangan keluarga sudah aman. Sebab berinvestasi akan lebih mudah dilakukan pada saat kita sebagai orang tua masih produktif.  Padahal sebagai manusia kita memiliki resiko kematian di usia produktif, lalu bagaimana nasib anak-anak kita, masa depan pendidikan mereka bila kita meninggal di usia produktif?  Siapa yang akan membiayai mereka?
Di sini saya berpikir akan pentingnya sebuah asuransi jiwa dalam merencanakan masa depan pendidikan anak agar saat terjadi sesuatu pendidikannya tak putus. Sebagai ilustrasi biaya pendidikan anak untuk setiap jenjang pendidikan saat ini bisa kita lihat pada gambar berikut:

Saat saya sedang berselancar di du5nia maya saya menemukan informasi tentang program Bekal Masa Depan dari Morinaga Chil*Go! Sebuah perusahaan yang telah dikenal dengan produk-produk makanan dan susu yang berkualitas.  Rupanya Morinaga sangat peduli dengan masa depan generasi muda Indonesia.  Pada artikelnya di http://www.bekalmasadepan.com/articles/mempersiapkan-masa-depan-pendidikan-anak morinaga memberikan sebuah ilustrasi untuk menghitung kebutuhan investasi pendidikan dengan alat bantu Kalkulator financial.  Kalkulator financial ini bisa kita download secara gratis loh.  Saya menggunakan kalkulator ini untuk menghitung kebutuhan investasi pendidikan M. Farhan di Jenjang S1.


                 Kalkulator pendidikan M. Farhan

Hasil penghitungan menunjukkan bahwa mulai saat ini saya harus melakukan investasi sebesar  Rp. 1.807,950,- /bulan. Belum untuk jenjang yang lebih tinggi lagi.  Bisa dibayangkan berapa total yang harus saya keluarkan? Tapi setelah membaca program Morinaga Chil*Go! saya tertarik untuk bisa mendapatkan beasiswa investasi pendidikan senilai 3 Milyar Rupiah

"Bekal Masa Depan Chil*Go! merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Morinaga untuk mendukung gerakan Siap Cerdaskan Bangsa yang ditujukan untuk para orang tua dengan mengajak mereka menciptakan berbagai stimulasi ide kreatif untuk mengembangkan kecerdasan majemuk anak sehingga menjadi Generasi Platinum Multitalenta "


Semua saya lakukan demi mewujudkan cita-cita Muhammad Farhan untuk menjadi seorang Ahli Purbakala. Untuk mewujudkan cita citanya saya berusaha untuk memberikan nutrisi terbaik yang mampu menunjang kecerdasan otaknya, dan pilihan saya jatuh pada Morinaga chil*Go! Minuman bergizi yang sehat dan praktis dibawa kemana saja. Selain itu morinaga chil go juga mendukung gerakan cerdaskan anak bangsa dengan program Bekal Masa Depan.  Langsung aja deh, setelah membaca syarat dan ketentuan saya pun mulai mendaftar untuk bisa memperoleh beasiswa Asuransi dana pendidikan Farhan.  Caranya sangat mudah loh, bunda tertarik ikutan?

1. Beli 6 produk Morinaga Chil*Go! di swalayan terdekat


2. Download formnya dan kirimkan bersama struk pembelian untuk mendapatkan kode uniknya

3. Daftarkan diri anda di www. bekalmasadepan.com
4. Setelah akun terdaftar, Bunda bisa memasukkan kode uniknya
5. Lalu tulis ide permainan dan beri penjelasan. Tunggu sampai ide bunda terverifikasi

Morinaga menawarkan hadiah utama berupa Dana Asuransi Untuk Pendidikan Anak dengan Total Nilai 3 Milyar Rupiah yang terbagi menjadi 3 kategori, yaitu:
  • Platinum : Asuransi pendidikan senilai Rp. 500.000.000
  • Gold  : Asuransi Pendidikan senilai Rp. 300.000.000
  • Silver : Asuransi Pendidikan senilai Rp. 200.000.000
Keren kan hadiahnya?  Bunda tidak perlu susah memikirkan biaya sekolah ananda bila berhasil memenangkan lomba ini.  Ayo ikut berkompetisi dan utarakan berbagai ide permainan yang bunda punya.  Bantu anak-anak kita menjadi Generasi Platinum


Tidak ada komentar:

Total Absen

Pengikut