Selasa, 17 Mei 2016

Evrina Sang Petualang

Manis bersahaja begitulah kesan saya saat pertama melihat fotonya. Wanita yang bertugas sebagai penyuluh pertanian ini dikenal dengan nama Evrina SP.  Hmm,  apa ya kepanjangan SP?  Saya sih menduga nya sama seperti huruf SP di belakang akun medsos saya yang merupakan singkatan Sarjana Pertanian hehehe (bangga amat jadi petani ya, saya?).

Saya mengenal wanita ini di sebuah group WA yang berisi para blogger kondang (bukan saya). Orangnya supel dan sarat prestasi (tapi saya tidak bahas prestasinya apa aja ya).  Berawal dari bincang ringan akhirnya saya tau kalau wanita lulusan Fakultas Pertanian IPB ini gemar sekali melakukan penjelajahan gunung hutan, seperti perjalanan ke Gunung Rinjani yang baru saja diselesaikan .

Emang sih kalau bicara gunung hutan saya selalu excited banget.  Melihat hamparan pohon pinus dan rimbun dedaunan, birunya langit dan kumpulan awan yang berarak seperti kapas, hmm...bikin mata dan pikiran rileks.
Rupanya apa yang saya rasakan mirip-mirip dengannya. Rasa haus akan petualangan yang kadang mengusik hati, membuat semangatnya tak pernah padam untuk bisa menjelajahi gunung hutan.  Sebagai seorang gadis belia saat itu, dia harus berjuang keras untuk menahan rasa cintanya pada alam.  Maklumlah saat itu dia belum memiliki penghasilan sendiri untuk bekal perjalanan, padahal untuk menuju tempat -tempat itu tak sedikit biaya yang harus dikeluarkan.  Bukan itu saja, rasa sayang kedua orangtuanya membuat dia tidak mendapatkan restu untuk bertualang.  Nah, restu orangtua ini sangat penting. Jangan sekalipun melakukan pendakian tanpa restu.  Akibatnya bisa fatal! Anda bisa mengalami berbagai kejadian yang tidak diharapkan.

Lepas tamat kuliah, Evrina bekerja dan ditugaskan di wilayah Jawa Timur.  Provinsi ini merupakan salah satu provinsi yang memiliki gunung-gunung yang tersebar dari ujung ke ujung. Tentu kesempatan ini tidak dilewatkan begitu saja.  Inilah awal dia menjelajahi gunung hutan, mulai Bromo, kelud dan gunung wisata lainnya yang ketinggiannya masih dalam batas aman untuk pemula.  Tapi memang dasar rezeki, kesempatan untuk naik gunung pun datang.  Blogger wanita ini bertemu dengan seorang pria yang kemudian menjadi jodohnya dan memiliki hobi yang sama dengannya yaitu bertualang menjelajahi gunung demi gunung.  Rasanya seperti gayung bersambut.  Wanita yang memulai karir bloggernya di tahun 2010 ini pun akhirnya mulai menjelajahi gunung hutan bersama suami terkasih.



Satu demi satu gunung mulai dia taklukan di antaranya Gunung Guntur, Mahameru, dan yang baru saja dia jelajahi minggu lalu adalah Rinjani. Hobby uniknya ini bukan tanpa tantangan.  Banyak kejadian yang sangat berkesan yang dia alami, salah satunya saat dia melakukan pendakian ke Gunung Mahameru di wilayah Lumajang.  Saat mendaki gunung tertinggi di Pulau Jawa ini, wanita yang berprofesi sebagai penyuluh pertanian ini hampir saja mengalami hypotermia.  Anda tau kan apa itu? Hypotermia adalah salah satu gangguan yang sering dialami oleh para pendaki akibat suhu dingin yang tidak mampu ditolerir oleh tubuh.  Untunglah dia segera terselamatkan dengan membawanya masuk ke dalam sebuah tenda dan menghangatkan tubuhnya yang mulai menggigil.  Peristiwa yang menegangkan ini rupanya tak pernah membuat wanita berhijab ini kapok dan menyerah.  Justru semakin tertantang. Begitu banyak suka duka yang dia alami selama pendakian dan dia menuliskan semua itu dalam blog pribadinya.
Pengalaman terbarunya di puncak Rinjani dapat anda baca di tulisannya yang berjudul Petualangan Rinjani. Anda penasaran dan ingin mengenal dekat wanita ini? Silakan kepoin akun media sosialnya di bawah ini:

Blog : www.evrinasp.wordpress.com
IG.    : @evrinasp
Twitter : @evrinasp


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Absen

Pengikut