Selasa, 29 Desember 2015

AKU BUKAN SUAMIMU


Kemarin adalah jadwalku untuk kontrol ke dokter dan melakukan serangkaian pemeriksaan medis mulai dari cek darah hingga USG.  Sebelumnya aku harus berpuasa selama 8 jam lebih hingga tiba waktu pemeriksaan.  Jam baru menunjukkan pukul 8 dan perutku sudah bernyanyi riuh, namun aku masih harus menahannya hingga jam 11.00 WITA. Tubuhku mulai lemas.. sehingga hanya bisa bersandar saja di bahu sambil menahan hasrat buang air kecil.
Jam 11.30 WITA dokter memanggilku tuk USG, Kemudian aku  mendapat ijin ke toilet setelah pemeriksaan kantung urine.
jujur..aku takut dengan hasil pemeriksaan ini.  aku takut  kondisi kesehatanku akan membuatnya semakin jauh.  Siapa yang ingin menjalani hidup dengan pesakitan sepertiku?  (batinku)
Dia mengantarku ke toilet dan menungguku di depan lab. Hatiku tak karuan rasanya..berharap semua baik baik saja.
 Sejenak aku mematut diri di depan cermin toilet, menghela nafas panjang dan bersiap dengan semua keputusan.  Kulangkahkan kakiku perlahan menghampiri lelaki berkacamata dan berbaju  batik hijau lumut ke abu-abuan..
"ayo say,.. aku udah selesai."ucapku
kulihat dia begitu asik dengan gadgetnya tanpa menoleh ke arahku.  Kulihat gadgetnya berwarna putih..berbeda dengan yang biasa dia pegang, mungkinkah inventaris baru dari kantor?
"gadgetan terus sih yang? pakai punya siapa? kok putih warnanya?" rajukku sambil memegang bahunya dari samping. Dia menatapku...,"maaf..aku bukan suamimu!" ujarnya dengan tatapan bingung dan salah tingkah...
Sementara tepat di depan pintu laboratorium sesosok lelaki berkacamata dan berbatik dengan warna yang sama menatapku sambil geleng-geleng kepala.
OMG!!!!

 Lelaki itu mirip suamiku. ..trus yang disampingku siapa?????
Aku langsung berjingkat malu.. dan memohon maaf pada pria yang kukira suamiku dan segera berlari menjatuhkan tubuhku dalam pelukan suamiku yang sesungguhnya.  Mukaku memerah, sementara suamiku senyum-senyum..dengan ulahku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Absen

Pengikut